Siapa sih yang nggak tau Laut Mati di Yordania? Destinasi satu ini emang terkenal akan kandungan garamnya yang sangat tinggi. Bahkan paling tinggi di dunia, yaitu sekitar 32%. Dinamain laut mati karena emang nggak ada kehidupan di sana. Nggak ada tumbuhan maupun hewan laut yang mampu bertahan dengan kandungan garam sebanyak itu. Tapi Laut Mati tetap jadi destinasi wisatawan karna kamu bisa mengapung tanpa takut tenggelam! Yeps, karna berada di titik terendah di permukaan bumi dan kandungan garam yang tinggi maka seberat apapun kamu pasti bakal ngapung.

Nah, penasaran gimana rasanya ngapung di laut meski nggak bisa berenang? Tapi nggak ada budget kalau harus ke Laut Mati? Tenang, Indonesia juga punya kok. Penasaran?

Pantai Tureloto, salah satu keindahan di barat Indonesia yang bikin kamu ingin berlama-lama di sana

Pantai Tureloto, Nias Utara via scontent-hkg3-1.cdninstagram.com

Salah satu keindahan yang dititipkan Tuhan ini ada di bagian Barat Indonesia, tepatnya di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan laut biru luas tak berbatas, karna pantai Tureloto menghadap langsung ke samudra Hindia. Nah, jika pantai lainnya seperti pantai Lagundri dan pantai Sorake yang terkenal dengan pasir putih dan ombaknya, maka pantai yang ada juga ada di Nias ini terkenal dengan julukannya, yaitu Laut Mati-nya Indonesia.

Kamu bisa ngapung ala-ala Laut Mati, nggak perlu jauh-jauh ke Yordania

Laut Mati-nya Indonesia via sportourism.id

Advertisement

Seperti Laut Mati di Yordania yang terkenal dengan “laut anti tenggelam”-nya, di pantai Tureloto ini kamu juga bisa mengapung layaknya di Laut Mati sana. Hal ini dikarenakan kandungan garam di pantai Tureloto ini juga terbilang tinggi, meskipunn nggak setinggi Laut Mati. Jadi kamu yang nggak bisa renang tapi pengen ngerasain enaknya ngapung di air laut datang ke sini aja!

Bukan hanya pasir putih, tapi juga hamparan batu karang yang enak dipandang

Hamparan gugusan karang di pantai Tureloto via scontent-hkg3-1.cdninstagram.com

Dahulunya, pantai Tureloto sama seperti pantai-pantai Indonesia lainnya. Laut biru, pasir putih, dan ombak yang mendebur bibir pantai. Namun, setelah gempa hebat mengguncang Nias 2005 lalu, air laut mulai surut dan meninggalkan hamparan batu karang yang bergugus. Dijamin ini adalah salah satu destinasi yang bagus!

Sejernih langit biru, bikin kamu bisa mandangin kehidupan bawah laut dari atas perahu

Indahnya pantai Tureloto via www.garudasocialmiles.com

Karna pantai Tureloto yang dipenuhi gugusan batu karang, nggak heran kalau ombak pantainya tenang. Jadi kamu bisa bersantai di atas perahu tanpa harus takut digulung ombak. Enaknya lagi saking jernihnya air laut, kamu bisa melihat kehidupan bawah laut hanya dari atas perahu! Atau kalau kamu hanya ingin berkeliling pantai dengan perahu juga bisa kok!

Pengen nikmatin keindahan alam bawah lautnya juga bisa! Tinggal snorkeling aja

Snorkeling juga bisa! via scontent-hkg3-1.cdninstagram.com

Nah, bagi kamu yang lebih suka menikmati keindahan alam bawah laut, di sini kamu juga bisa snorkeling loh! Berenang di antara biota laut yang beragam, ditambah gugusan karang yang unik, tentu bakal jadi pengalaman tak terlupakan saat berkunjung kesini.

Nggak sabar pengen datang ke sana tapi nggak tau dimana? Begini caranya

Indahnya Pantai Tureloto via scontent-hkg3-1.cdninstagram.com

Habis baca pesona laut mati-nya Indonesia ini pasti bikin kamu cepet-cepet pengen ke sana kan? Nah, bagi kamu yang berasal dari luar Medan, ada dua jalur nih agar sampai ke tujuan. Pertama, jalur udara. Kamu bisa memilih penerbangan dari Bandara Kuala Namu Medan menuju Bandara Binaka Gunung Sitoli. Atau yang kedua, melewati jalur darat plus laut. Kamu bisa naik bus atau taksi ke pelabuhan Sibolga. Kemudian menyeberang dengan kapal sampai ke Gunung Sitoli. Setelah sampai di Gunung Sitoli kamu bisa ngelanjutin perjalanan darat ke dengan menggunakan kendaraan sewa dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam.

Jadi siapa yang bakal kamu ajak ke sini?