Buang anganmu jauh-jauh kalau bule itu selalu punya uang dan penampilannya selalu keren. Stigma yang kadung mendarah daging akibat penjajahan ratusan tahun itu sebaiknya dihilangkan dari isi kepala kamu semua. Bule dan orang Indonesia sama saja, ada yang kaya maupun yang tak berpunya. Ada yang duitnya banyak maupun pas-pasan.

Kisah dua bule yang keabisan ongkos di Pekalongan ini patut dijadikan pelajaran berharga. Perjalanan liburan mereka di Indonesia (yang bikin betah) ini menuai masalah di kemudian hari. Ketika sampai Pekalongan ongkos mereka habis. Nah, kabar baiknya mereka pun ditolong oleh hotel dan juga kepolisian. Seperti apa kisah lengkapnya, yuk simak sama-sama.

Jadi ceritanya begini, ada dua orang turis asal Eropa yang tengah berlibur ke Indonesia selama beberapa hari. Nah, ketika akan pulang, mereka mengaku kehabisan uang ketika sampai di Pekalongan

dua bule kehabisan ongkos via news.detik.com

Dilansir dari Detik.com, dua turis itu bernama Nedomelel Petr (36), laki-laki asal Ceko dan Bratska Jara (29) perempuan asal Slowakia yang tengah mengisi liburan ke Indonesia. Mereka diketahui telah berlibur di Bali dan Jawa Timur. Nah, dalam rencananya pulang inilah, mereka kehabisan uang ketika di Pekalongan. Pada Sabtu 9 September lalu, mereka memutuskan menginap di sebuah hotel di Wiradesa, Pekalongan. Mereka mengaku tak mampu membayar hotel karena uangnya sudah habis. Nah, kisah mereka kehabisan ongkos ini membuat banyak pihak membantunya, termasuk kepolisian Sektor Wiradesa, Pekalongan.

Karena iba, pihak hotel pun menggratiskan biaya hotel dan menelpon kepolisian untuk mencarikan batuan agar mereka bisa kembali ke Jakarta

hotel pun digratiskan via news.detik.com

Advertisement

Mereka sejatinya akan ke Jakarta untuk kembali ke negaranya. Namun karena kesehatan Nedomelel menurun, akhirnya mereka turun di Pekalongan dan menginap di sebuah hotel. Pihak hotel yang kebingungan karena mereka tak mampu bayar akhirnya menghubungi polisi untuk membantu. Pihak kepolisian yang agak terkejut dengan informasi tersebut segera datang ke lokasi untuk mengecek identitas kedua turis tersebut.

Kabar baiknya, pihak hotel menggratiskan biaya menginap untuk keduanya. Polisi pun mencarikan armada bus untuk mereka. Pihak bus pun juga menggratiskan biaya transport ke Jakarta. Polisi pun patungan untuk memberikan mereka uang saku ke Jakarta. Ya Allah, mulia sekali hati orang-orang ini. Mau menolong bule yang kehabisan ongkos pulang.

Kejadian ini jadi bukti kalau orang Indonesia memang ramah dan suka menolong. Kalau di luar negeri ada turis asal Indonesia mengalami kejadian yang sama, belum tentu mendapat bantuan seperti itu

mulia sekali orang-orang yang membantu via travel.detik.com

Hal ini tentunya menjadi sebuah oase sejuk di balik banyaknya isu perpecahan dan permusuhan di sosial media. Orang Indonesia di dunia nyata masih ramah dan suka membantu orang lain. Bahkan orang yang nggak dikenal sekalipun. Sungguh mulia sikap pemilik hotel, kondektur bus dan polisi Sektor Wiradesa, Pekalongan.

Belum tentu lho kalau kejadian ini menimpa orang Indonesia di luar negeri, akan mendapat perlakuan yang sama. Di negara lain, bisa jadi mereka nggak peduli sama sekali dengan nasibmu yang kehabisan uang. Salah-salah, kamu bisa ditangkap polisi. Hehehe. Maka perilaku mulia warga Pekalongan ini layak kita apresiasi. Ya memang beginilah wajah masyarakat Indonesia yang ramah dan suka menolong sesama. Nggak seperti gambaran sosial media yang isinya didominasi pertengkaran dan saling hujat.

Kelak ketika mereka sampai negaranya, semoga kisah ini menginspirasi orang-orang lain di Ceko dan Slowakia sana untuk berlibur ke Indonesia. Yuk tunjukkan Indonesia yang ramah dan penuh kasih sayang!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya