Perjalanan antarkota dengan mengendarai Bus AKAP memang biasanya membutuhkan waktu yang relatif panjang. Maklum jarak yang ditempuh biasanya lumayan jauh. Entah Jogja-Surabaya, Semarang-Jakarta, atau Surabaya-Bali, banyak sekali bus bergenre AKAP ini. Dengan durasinya yang lumayan lama, maka wajarlah penumpang dan supirnya juga butuh hiburan. Alhasil, bus menyediakan berbagai jenis musik agar senantiasa terhibur.

Buat kamu bus mania yang sering bepergian menggunakan bus, tentu sudah hafal dengan lagu-lagu yang sering diputar dalam bus ya. Mulai dari tembang kenangan sampai dangdut koplo ada. Berikut ini 10 lagu yang sering diputar di dalam bus. Kamu pasti hafal kalau suka naik bus, hehe…

Pertama, buat pecinta bus malam, Gelas-gelas Kaca dari Nia Daniaty pasti udah hapal banget di kepala. Lagunya sendu dan beraroma patah hati gitu, jadi kaya pas sama perasaan. Hiks…

Nia Daniaty adalah penyanyi pop paling populer di tahun 80’an. Mantan istri Farhat Abbas ini (kok bisa ya) punya tembang andalan berjudul Gelas-gelas Kaca yang rutin sekali diputar di bus malam. Tak cuma bus, tembang ini juga acapkali diputar di kapal Ferry.

Lagu kenangan yang paling sering diputar di bus malam, Hati yang Luka dari Betharia Sonata. Lagunya sedih banget men. Jadi galau deh di bus…

Kalau kamu sedang naik bus malam dan mendengar lagu ini, dijamin kamu jadi ikutan baper. Ya maklum aja, ini lagu patah hati karena KDRT dan minta dipulangkan saja ke orangtuanya. Sedih ‘kan ya?

“Pulangkan saja aku pada ibuku, atau ayahku. Huhu…”

Kalau lagu yang masih dibilang baru, Wali memang harus diakui punya promosi ampuh di dalam bus malam. Sering banget Men lagunya diputar. Salah satunya lagu, Dik…

Advertisement

Wali band yang sejatinya tidak terlalu bisa bersaing dengan band-band pendatang baru di blantika musik Indonesia, entah kenapa mereka justru kuat di level akar rumput. Lagu-lagu mereka diremix jadi dangdut koplo, diputar di acar kondangan sampai jadi lagu rutin di bus malam. Kuncinya sederhana sepertinya lagu mereka cocok untuk kalangan akar rumput.

Bikin ngantuk tapi terus jadi sedih, lantunan senandung mendayu-dayu ala Ebiet G Ade bakal sering menemani dalam perjalanan. Apalagi lagu sendu, Berita Kepada Kawan…

“Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk di sampingku kawan.”

Lantunan lagu Berita Kepada Kawan memang cocok disetel dalam perjalanan apapun. Nggak cuma naik bus, naik kereta maupun naik angkot pun bisa. Cocok buat yang sedang di jalan sih. Lagu tentang kehidupan yang syahdu dan bikin galau.

Dangdut tak pernah bisa lepas dari Bus yang lewat Pantura atau Bus Jawa Timuran. Sakitnya Tuh Di Sini dari Cita Citata udah kaya jadi idola para supir bus dan kondekturnya…

Sakitnya Tuh Di Sini adalah lagu dangdut yang cukup hits dalam beberapa tahun terakhir. Lagu yang asik berpadu dengan paras Cita Citata yang cantik, membuat banyak orang yang menggandrunginya. Lebih-lebih supir bus yang berusaha tetap terbuka matanya ketika mengemudi.

Lagu legendaris, Antara Benci dan Rindu dari Ratih Purwasih memang tak bisa dilepaskan dari image Bus Malam. Syahdu sekali Gais lagunya…

“Yang, hujan turun lagi. Di bawah payung hitam ku berlindung…”

Ratih Purwasih sangat terkenal di bus malam dengan tembang kenangan yang sangat didengarkan dalam perjalanan jauh. Apalagi buat yang lagi baper dan lagi hujan. Wah cocok banget.

D’Bagindaz dengan lagunya C.I.N.T.A. juga tak jarang jadi lagu yang menemani perjalanan jauhmu. Jadi galau nggak sih?

Selain Wali, lagu C.I.N.T.A. dari D’Bagindaz juga tak bisa lepas dari playlist Bus AKAP. Kenapa sih supir dan kondektur suka lagu-lagu yang sendu dan bikin baper kaya begini. Kasian penumpangnya ya…

Kereta Malam dari Tia Zig Zig ini sering diputar dalam bus meskipun judulnya kereta. Dangdut koplo ini emang kece sih, cuman banyak bikin kesel karena berisik banget kalau di bus…

Dangdut koplo yang sangat enerjik ini cocoknya emang diputar di acara pesta yang ramai gitu, bukan di bus yang seharusnya buat istirahat. Tapi ya nggak tahu ya, mungkin biar jadi suplemen buat supirnya biar nggak ngantuk kali ya…

Buat yang di Jawa Tengah, tambang campursari Sewu Kuto dari Didi Kempot nggak boleh kamu lewatkan. Sedih banget nih lagu…

Maestro campursari, Didi Kempot sangat populer di zamannya dengan tembang campursari yang rutin diputar di radio maupun bus. Meskipun sekarang tidak sesering dahulu, lagu Sewu Kuto masih diputar di bus-bus Jawa Tengahan. Tapi asli, lagu ini ngenes banget.

Dan terakhir, yang paling hits, Via Vallen dengan Sayang. Lagu gubahan dari lagu Jepang berjudul Mirae yang diramu jadi dangdut koplo yang asik…

Jadi lagunya ini aslinya syahdu banget, berjudul Mirae dari Kiroro. Nah, kemudian lagu ini diremix jadi dangdut koplo oleh NDX AKA, penyanyi koplo asal Jogja. Nah, sama Via Vallen dinyanyikan ulang dengan lebih soft. Kamu mungkin pernah mendengarkannya di bus, entah versi NDX atau Via Vallen. Lagi hits sih lagu ini. Hehehe.

Buat kamu bus mania, tambahin dong list lagunya. Yuk nostalgia dengan lagu-lagu di Bus AKAP. Siapa tahu nanti pas mudik dengar lagu ini juga. Hehehe.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya