Pesona yang dipunyai Jawa Timur memang gak ada habisnya digali. Lewat gunung-gunung serta pantainya, kamu pun menyadari betapa kaya potensi wisata yang dimiliki provinsi ini. Nah, kali ini ikut Hipwee menjelajah salah satu kabupatennya, yaitu yang bernama Tulungagung.

Tulungagung merupakan kabupaten di pesisir pantai selatan yang terkenal sebagai penghasil marmer. Nama Tulungagung berasal dari bahasa Kawi tulung yang berarti air dan agung yang berarti besar, karena konon di kabupaten ini terdapat sumber mata air yang besar. Berbatasan dengan pegunungan Wilis-Liman di barat serta samudera Hindia di selatan, gak heran jika kabupaten ini memiliki sejumlah potensi wisata yang menarik dikunjungi. Nah, apa aja sih daya pikat yang dimiliki kabupaten Tulungagung? Yuk, simak sama-sama!

1. Berada di pegunungan Kidul yang terkenal dengan pantai-pantainya nan indah, Pantai Popoh adalah salah satu destinasi andalah Tulungagung

Pantai Popoh via www.dphotographer.co.uk

Berada di ujung timur pegunungan Kidul yang memanjang dari Gunung Kidul, Yogyakarta, Pantai Popoh menjadi salah satu objek wisata andalan kabupaten Tulungagung. Di pantai ini, kamu akan disuguhi panorama pantai berupa teluk nan elok, berombak relatif tenang dengan latar perbukitan di kiri kanannya. Perahu-perahu nelayan yang ditambatkan juga makin mempercantik pemandangan pantai.

Untuk bisa mencapai pantai ini, kamu mesti berkendara menuju ke desa Besole, kecamatan Besuki, kurang lebih 30 km ke arah selatan Tulungagung. Karena menjadi salah satu objek wisata favorit, jalan menuju ke pantai ini pun sudah terbilang mulus.

2. Tak jauh dari Pantai Popoh, ada Pantai Coro yang masih alami dan tersembunyi di balik rimbunnya hutan jati

Advertisement

Pantai Coro via jambulrhoma.blogspot.com

Berada di pesisir selatan Pulau Jawa membuat Tulungagung diberkahi dengan sejumlah pantai yang cantik. Masih di kecamatan Besuki tak jauh dari Pantai Popoh, ada Pantai Coro yang juga layak untuk kamu singgahi. Tapi, sedikit berbeda dengan pantai Popoh, pantai ini masih alami dan jarang dikunjungi karena letaknya yang tersembunyi.

Pantai yang terletak di desa Gerbo, kecamatan Besuki ini berada di balik hutan jati milik Perhutani. Untuk bisa mencapai pantai ini, kamu mesti menyusuri jalan setapak menembus hutan selama sekitar 40 menit—lumayan bikin kaki gempor. Tapi, hasilnya sepadan dengan usahanya kok. Pantai cantik berpasir putih ini siap membuat kamu terlena karena keindahannya.

3. Saksikan deburan ombak menghantam karang dan membuncah ke udara di Pantai Pathok Gebang

Ombak membuncah ke angkasa di Pantai Pathok Gebang via wisatatulungagungtulungagungtourisme.blogspot.com

Buat kamu yang suka blusukan ke pantai, datanglah ke desa Jengglungharjo, kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Ada sejumlah pantai tersembunyi dan masih alami di sana, salah satunya adalah Pantai Pathok Gebang. Pantai ini termasuk pantai yang masih perawan dan tersembunyi, apalagi dengan akses yang agak sulit dan jauh dari pemukiman. Untuk sampai di pantai ini, kamu mesti trekking selama kurang lebih 1 jam.

Tenang, jerih payahmu akan terbayar lewat  keunikan yang ditawarkan pantai ini. Kamu gak cuma bisa menikmati tekstur pasir putihnya di kakimu. Saat pasang, kamu bisa menyaksikan ombak yang menghantam batu karang raksasa dan membuncah ke angkasa sampai ketinggian 20 meter. Mungkin mirip dengan seruling laut di Pantai Klayar, Pacitan. Inilah yang bikin pantai Pathok Gebang ini wajib dikunjungi.

4. Buat kamu yang ingin menikmati suasana sejuk dan tenang, air terjun Lawean adalah salah satu yang tak boleh dilewatkan

Air terjun Lawean via ensiklopediaindonesia.com

Kalau kamu hendak mencari objek wisata yang sejuk dan tenang di Tulungagung, datang aja ke dusun Turi, desa Geger, kecamatan Sendang, atau sekitar 25 km arah barat pusat kota Tulungagung. Di sana, kamu akan menemukan air terjun Lawean. Air terjun bertingkat yang tingginya mencapai 100 meter ini tentu menawarkan panorama yang menawan, apalagi ditambah dengan kesejukan yang ditawarkan oleh lereng Gunung Wilis di ketinggian 1.200 mdpl.

Tentunya, gak mudah menggapai air terjun yang masih perawan ini. Dari lokasi parkir terdekat, kamu masih harus menempuh perjalanan sejauh tiga kilometer dengan jalan kaki. Wah, objek wisata di Tulungagung memang bikin sehat, ya!

5. Tak cuma pantai, wisata air yang tak kalah menawan di Tulungagung juga bisa kamu temukan di Waduk Wonorejo

Waduk Wonorejo yang berada di desa Wonorejo, kecamatan Pagerwojo, ini adalah salah satu tempat wisata keluarga yang gak kalah istimewa. Terletak kurang lebih 12 km dari pusat kota Tulungagung, kamu bisa bersantai menikmati suasana waduk sembari menjajal sejumlah fasilitas pariwisata yang disediakan di waduk ini. Ada cottage, restoran, taman, kolam renang, area pemancingan, area, berkemah, speed boat, banana boat, outbond sampai panggung untuk pementasan seni.

6. Tulungagung juga sarat dengan nilai sejarah lewat koleksi candi-candinya. Tengoklah Candi Dadi yang terletak di atas bukit di kawasan Boyolangu

Tak cuma wisata alamnya yang kece, Tulungagung juga diberkahi dengan objek-objek wisata yang bernilai sejarah. Sejumlah candi bisa kamu datangi di kabupaten ini. Salah satunya adalah Candi Dadi yang terletak di desa Sanggrahan, kecamatan Boyolangu. Kawasan Boyolangu ini memang terkenal sebagai salah satu situs sejarah tempat ditemukannya fosil manusia purba serta sejumlah candi.

Candi Dadi sendiri letaknya di puncak bukit. Dari sini, kamu bisa menikmati pemandangan desa Sanggrahan serta kota Tulungagung dari ketinggian.

7. Sambangi uniknya Goa Pasir dengan relief-relief cantik di dinding goanya

Relief di dinding Goa Pasir via tatkalam.blogspot.com

Mendengar kata “Goa Pasir”, jangan membayangkan goa alami dengan stalagmit dan stalagtit yang menggoda, karena kamu gak akan menemukannya di sini. Alih-alih, kamu akan menemukan sejumlah relief di dinding goanya. Ya, Goa Pasir ini merupakan situs purbakala yang dulunya digunakan sebagai tempat pertapaan. Objek wisata ini ada di dusun Pasir, desa Junjung, kecamatan Sumbergempol. Goanya sendiri berupa sebuah ceruk di batu besar dengan relief berbentuk manusia.

Akses menuju kemari tidaklah sulit, apalagi kamu akan disambut dengan panorama lereng Gunung Podo. Untuk sampai ke Goa Pasir ini, kamu tinggal menempuh perjalanan sejauh 10 km ke arah timur kabupaten Tulungagung.

8. Kunjungi juga magisnya Telaga Buret yang konon airnya tak pernah surut atau kering

Telaga Buret via www.okeygan.com

Telaga Buret adalah salah satu telaga yang terkenal di Tulungagung. Telaga ini terletak di desa Sawo, kecamatan Campurdarat, yang bisa kamu capai dengan menempuh 25 km dari pusat kota. Konon, meski berada di perbukitan kapur, telaga ini tak pernah kering dan selalu mengeluarkan air. Oleh desa setempat, telaga ini dikeramatkan. Jadi, gak heran jika kamu bisa menyaksikan ritual selamatan di telaga ini.

9. Wisata ke Tulungagung tentu belum lengkap tanpa menyambangi sentra kerajinan marmernya

Kerajinan marmer via bisnisukm.com

Tulungagung memang terkenal sebagai kabupaten penghasil marmer. Bukan cuma satu atau dua tahun, melainkan sejak zaman Belanda. Kabarnya, cadangan marmer di kota ini sangat melimpah. Makanya, main ke Tulungagung tentu belum lengkap jika kamu belum menyambangi sentra industri marmernya di desa Besole, kecamatan Besuki.

Di sini, kamu bisa menyaksikan batuan marmer diolah menjadi aneka bentuk, mulai dari patung, guci, peralatan makan, sampai bak mandi. Selain marmer, perajin di sini juga mengolah bahan-bahan mirip marmer seperti onyx dan granit.

Nah, itu dia sejumlah objek wisata yang menarik dan layak kamu kunjungi di kabupaten Tulungagung. Hei, kamu yang asli Tulungagung, kalau ada objek wisata favoritmu yang belum masuk di sini, bantu tambahin di kolom komentar, ya!