Setiap kampus pasti punya kisah horornya sendiri. Seperti halnya kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang juga menyimpan kisah misteri. Adapun spot yang dikenal punya aura mistis adalah gedung Isola. Meski hingga kini belum ada bukti otentik yang mengungkap kebenaran kisah mistis gedung Isola, namun kisah tentang bangunan tersebut seolah sudah menjadi urban legend.

Mahasiswa dan alumni UPI pasti sudah sering mendengar kisah kehororan gedung berarsitektur art deco tersebut. Buat kamu yang penasaran dengan kisah mistis di balik kemegahan gedung Isola, pada kali ini Hipwee Travel mencoba merangkum kisahnya untukmu. Kisahnya akan membawamu kembali pada masa pemerintahan Belanda

Gedung Isola yang nampak anggun di pagi dan sore hari tersebut nyatanya menebar aura mistis di malam hari

Isola pada malam hari. via wisatalokalbandung.blogspot.com

Jika kamu kebetulan berkunjung ke Bandung dan melintasi kampus UPI, gedung Isola nampak anggun menjulang. Bangunan berarsitektur art deco dengan cat putih ini begitu menarik perhatian. Bukan hanya karena bentuknya yang indah, tapi juga karena bangunan ini yang nampak selaras dengan taman dan pepohonan di sekitarnya. Tak pelak, keelokannya membuat banyak orang terpanggil untuk singgah sejenak demi menikmati keindahannya. Tak lupa berselfie ria di depan gedung satu ini.

Dikelilingi oleh dua taman yang rindang dan meneduhkan mata yakni taman Partere dan taman Barrety,taman satu ini kerap dijadikan tempat ngumpul para mahasiswa, dari sekadar duduk santai hingga ngobrolin himpunan. Malah banyak juga yang pacaran di sini. Hehehe.

Advertisement

Tapi, itu hanya terjadi pada pagi, siang, atau sore hari aja. Jangan harap deh ada yang berani nongkrong di sana kala malam hari tiba. Lantaran gedung Isola dan taman di sekelilingnya seolah memancarkan aura mistis. Entah mengapa terkesan begitu horor.

Dari melodi kematian hingga penampakan hantu berdansa, seolah sudah menjadi rahasia umum yang identik dengan Isola

Pada malam-malam tertentu kerap terdengar melodi kematian. via writerscafe.org

Pada malam-malam tertentu kerap terdengar denting piano yang mengudarakan melodi kematian. Penampakan hantu wanita yang mati bunuh diri juga seolah sudah menjadi urban legend dari gedung yang menjadi ikon Bandung ini. Tak hanya itu, penampakan hantu bule yang tengah berdansa di bagian atas gedung ini juga seolah sudah menjadi rahasia umum. Mahasiswa dan alumni UPI setidaknya pasti pernah mendengar kisah penampakan hantu-hantu tersebut. Diduga, penampakan hantu bule itu adalah Dominique Willem Berretty, sang pemilik villa Isola sendiri. Adapun hantu wanita itu diduga bernama Anna salah satu anak Berretty.

Kisah tentang sang pemiliknya Berretty yang kesepian juga semakin menguarkan aura mistis gedung ini

M Isolo E Vivo.. via dualapanjuli.blogspot.com

Alkisah, gedung Isola dulunya adalah vila milik seorang pria keturunan indo Jawa-Belanda yang berprofesi sebagai pengusaha media, lebih tepatnya pemilik perusahaan koran. Gedung ini sendiri dibangun tahun 1933 dan dirancang oleh arsitek Belanda kenamaan, Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker. Kisah kehidupan sang pemilik Isola, Berretty bisa dibilang penuh dengan lika-liku permasalahan. Itu sebabnya mengapa Berretty lebih suka menyendiri dan Isola adalah tempat yang tepat baginya untuk berhibernasi . Jangan kaget kalau kamu kebetulan mengunjungi gedung ini dan diizinkan untuk masuk ke dalamnya, kamu akan menemukan petikan quotes yang berbunyi M Isolo E Vivo di salah satu dindingnya, yang artinya menyendiri untuk bertahan hidup.

P.S: Peraturan 3 tahun lalu mengatakan kamu diizinkan untuk masuk ke dalamnya untuk berfoto, asalkan izin lebih dulu sebelumnya dan di atas jam 5 sore. Selepas jam kerja.

Kisah tentang Berretty yang kesepian harus berakhir tragis lantaran sang pengusaha koran tersebut konon meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat

Berretty. via geospotter.org

Kisah sang pengusaha koran yang kaya raya dan berganti-ganti wanita, namun hidupnya kesepian tersebut, sayangnya harus berakhir tragis. Berretty konon meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat. Hingga hari ini, kecelakaan yang menimpa Berretty belum terungkap kebenarannya. Sungguh tragis, karena konon ia begitu sebentar menikmati kesendiriannya di vila miliknya itu. Sebelum akhirnya ia pergi untuk selamanya. Sepeninggal Berrety, Isola kemudian diakuisisi oleh Savoy Homann, dan beberapa waktu kemudian (lebih tepatnya pada 20 Oktober 1954) dijadikan gedung IKIP (UPI red-) dan digunakan sebagai kantor rektorat.

Meski gedung ini menyimpan kisah misteri yang cukup membikin bulu kuduk merinding, tapi sempatkan diri untuk mengunjungi gedung ini ya kalau ke Bandung!

Jangan lupa untuk mengabadikan eloknya gedung ini ya. via thetravelearn.com

Di luar cerita horonya yang melegenda, gedung Isola dengan segala pesonanya tetaplah obyek wisata yang memikat. Kalau kebetulan kamu lagi main-main ke Bandung, sempatkan diri untuk mengunjungi gedung satu ini ya. Jangan lupa untuk mengabadikan keelokannya dengan lensa kamera.

Jadi, berani nggak nih, menyusuri keelokan Isola di malam hari?

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!