Sejauh ini Dubai memang menduduki posisi pertama sebagai negara yang memiliki gedung pencakar langit tertinggi di dunia. Adalah Menara Burj Khalifa yang menjulang luar biasa di Dubai dengan ketinggian 827 meter. Tak rela ketinggian menara ini yang digadang-gadang akan digeser oleh gedung lain di Arab Saudi, Dubai pun kembali berencana buat gedung tertinggi lagi. Sungguh, ambisi yang luar biasa~

Pada akhir 2015 lalu, pembangunan Kingdom Tower di Jeddah, Arab Saudi dikabarkan akan menjadi pencakar langit pertama yang melebihi 1 kilometer. Jelas saja bangunan itu nantinya akan mengalahkan Burj Khalifa di Dubai sana

kalau kamu belum tahu, ini yang paling tinggi namanya Burj Khalifa via curbed.com

Akhir tahun lalu, mayoritas media di dunia pun gencar-gencarnya mengabarkan tentang hal ini. Pembangunan Kingdom Tower di Jeddah, Arab Saudi yang diprediksi selesai pada 2018 mendatang diduga menjadi pencakar langit tertinggi di dunia, yang akan membuat Dubai melepas gelarnya. Dilansir dari news.com.au, pencakar langit setinggi 1000 meter itu akan dibuka pada tahun 2018 mendatang, sementara pembangunan menara itu akhir tahun lalu saja sudah mencapai lantai 26. Sebagai perbandingan, Burj Khalifa memiliki ketinggian 827 meter atau dengan kata lain 173 meter lebih rendah dari pencakar langit baru asal Arab Saudi itu.

Nampaknya, tak rela predikat gedung tertinggi diambil oleh negara lain, Dubai pun sudah berencana membuat bangunan lain yang lebih tinggi lagi

ini baru rancangan, belum mulai pengerjaan via boredpanda.com

Kali ini, Dubai kembali mengagetkan mata dunia dengan rencana pembuatan tower dengan view 360 derajat. Tower ini akan dibuat di Dubai Creek Harbour dengan tinggi yang lebih tinggi dari Menara Burj Khalifa yang hingga saat ini masih sebagai bangunan tertinggi di dunia. Tower ini disebut akan memberikan pemandangan indah kota Dubai, dan diprediksi menelan biaya hingga Rp 12,9 triliun untuk membuatnya. Tak heran, julukan sebagai generasi lanjutan gedung tertinggi pun sudah disematkan pada menara yang bahkan belum mulai dibangun ini.

Dubai, salah satu kota yang ada di Uni Emirat Arab, bisa dibilang negara terkaya di dunia, negara yang banyak duitnya. Jangan heran, kalau mereka terus memunculkan rencana untuk membuat atraksi baru

Advertisement

keren sih, tapi apa nggak beresiko juga ya? via boredpanda.com

Bisa dibilang, Dubai merupakan pusat pariwisata dan hiburan besar di dunia. Dilansir dari VOA Indonesia, pemerintah Dubai pada Senin (10/10) lalu menyatakan, telah mulai merencanakan pembangunan menara tertinggi di dunia. Sementara untuk pembangunannya sendiri baru akan dimulai pada bulan April tahun depan. Menara di Dubai Creek Harbour ini merupakan usaha gabungan antara Emaar Properties dan Dubai Holding. “Kendaraan” investasi penguasa emirat ini, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, diprediksi akan selesai pada tahun 2020 mendatang.

Belum disebutkan seberapa tinggi menara ini, tapi kamu bisa mengira-ngira sendiri lah ya dengan biaya lebih dari Rp 12 triliun bakal jadi semegah apa. Kalau memang masih mau predikat tertinggi ya harusnya lebih dari 1000 meter dong ya~

Guinness World Records mendefinisikan menara sebagai sebuah struktur bangunan dengan kurang dari 50 persen dari tinggi keseluruhan yang digunakan sebagai ruang berlantai. Di bawah Menara Burj Khalifa, menara tertinggi di dunia ialah Tokyo Sky Tree, menara berisi pemancar, restoran dan tempat observasi setinggi 634 meter. Sementara itu, Burj Khalifa juga memegang predikat sebagai menara dengan lift tercepat dengan kecepatan 60 km/jam atau 16.7 m/s. Juga bangunan dengan lantai terbanyak, yakni 160 lantai.

Menara yang akan diberi nama The Tower ini didesain oleh arsitek Spanyol-Swiss, Santiago Calatrava Valls yang dikenal dengan desain futuristiknya. Nggak kebayang megah dan canggihnya kaya apa~

bayangin deh, kalau jadi kota Dubai bakal bisa dilihat 360 derajat, kira kira kaya apa? via boredpanda.com

Nantinya, gedung ini akan dibuat layaknya sebuah menara masjid yang disokong oleh kabel baja. The Tower dibangun di dekat Cagar Alam Ras Al-Khor dan akan dilengkapi dengan dek observasi 360 derajat yang menghadap kota, seperti diberitakan Emirates 247. Presiden dari Emaar Properties pun meyakinkan, bahwa pembangunan pencakar langit ini akan rampung sebelum Expo 2020, yang akan bertempat di Dubai.

Tak hanya Jeddah di Arab Saudi saja yang punya rencana menyaingi Dubai dalam hal bangunan tertinggi, ternyata Tiongkok juga. Ditunggu ya, menang yang mana nantinya

ini yang di Tiongkok sana via okezone.com

Bahkan sejak 2014 lalu, para arsitek London yang tergabung dalam Chetwoods sedang mengerjakan proyek ambisius, yaitu mendirikan sebuah bangunan yang bisa mengalahkan ketinggian Menara Burj Khalifa. Tak hanya jadi gedung tertinggi saja, gedung yang akan diberi nama Phoenix yang akan tegak berdiri di bawah langit Wuhan, Ibukota provinsi Hubei, Tiongkok ini juga didesain agar menjadi gedung paling ramah lingkungan di dunia, dapat membersihkan udara serta air yang ebrada di sekitarnya.

Kabarnya sih Phoenix ini akan punya ketinggian lebih dari satu kilometer. Pembangunannya baru saja dimulai tahun 2016 ini, rencananya akan rampung dua tahun kemudian. Yaudah ya, kita lihat aja, predikat gedung tertinggi di dunia nantinya akan jadi milik siapa. Indonesia mending nggak usah ikut-ikut, rakyat miskin masih banyak. Sedih.