Siapa yang masih meragukan keindahan alam Indonesia? Sungguh merugi, mereka yang memandang panorama Nusantara hanya sebelah mata. Apalagi kalau kamu seorang anak kelahiran Indonesia asli. Masyarakat asing aja mengangguk setuju dengan keindahan Indonesia. Bukan cuma turis mancanegara yang tertarik untuk berlabuh ke Indonesia. Bahkan, para sineas terkemuka pun tertarik untuk memakai setting di Indonesia dalam filmnya!

Nah, berikut ini Hipwee Travel rangkumkan beberapa film luar negeri yang menggunakan setting di Indonesia. Seenggaknya, dengan begini Indonesia nggak dipandang sebelah mata oleh negara lain.

Film legendaris yang pasti sudah kamu tonton berulang kali. Anaconda: The Hunt of Blood Orchid, syutingnya di Hutan Mangrove Kalimantan loh!

Hutan Kalimantan. via www.cineplex.com

Siapa sih yang nggak tahu film ini? Apalagi kamu yang penggila raptil, pasti apal banget dong dengan film ini. Ya, film besutan Dwight H. di Little ini mengambil lokasi syuting di hutan Kalimantan loh. Masih ingat ceritanya?

Film King Kong (2005) adalah awal dari nama Indonesia terangkat di kancah perfilman dunia. Pulau Mursala, Tapanuli Selatan, jadi latar film garapan Peter Jackson.

Advertisement

Siapa yang nggak tahu film Kingkong? Film yang menceritakan tentang kisah asmara makhluk raksasa Kong yang memiliki keterikatan batin dengan Ann Darrow (Naomi Watts). Yang menarik dari film ini, selain hubungan absurd itu adalah latar syuting yang digunakan sang sutradara. Film Hollywood yang rilis tahun 2005 ini menggunakan Pulau Mursala, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sebagai lokasi awal penemuan Kong, dan beberapa warga pribumi yang mendiami pulau tersebut. Dalam film, pulau ini disebut sebagai Pulau Tengkorak alias Skull Island. Traveler Indonesia, sudah pernahkah kamu ke pulau ini?

Pada 2006, Indonesia kembali mengambil peran dalam latar pembuatan film luar negeri. Film The Fall berlokasi syuting di Ubud, Bali.

Film garapan sutradara Tarsem Singh ini juga memakai keindahan Indonesia sebagai latar dalam pembuatan filmnya. Film yang bercerita tentang cinta dan balas dendam yang diceritakan oleh Roy (Lee Pace) kepada gadis kecil Alexandria (Catinca Untaru). Dalam cerita yang dikisahkan Roy, ada sebuah momen di mana para pemburu sang Gubernur diktator berjalan melewati hamparan sawah yang menghijau, di Indonesia. Sempat juga mereka menonton penampilan Tari Kecak yang dipimpin oleh penari Bali terkenal, I Ketut Rina. Menurut penuturan sang direktor, Tarsem Singh, dia terinspirasi oleh keindahan Pulau Bali, Ubud khususnya, dalam pembuatan film yang banyak memenangkan penghargaan di tingkat internasional ini. Wah, gokil!

Di tahun 2010, Indonesia kembali menjadi latar pembuatan film Hollywood. Amphibious berlatar di lautan Sumatera.

Amphibious! via advan.oomph.co.id

Film yang juga berjudul Angkara Murka ini merupakan film 3D pertama yang berlokasi syuting di Indonesia, tepatnya di perairan Sumatera. Bahkan bisa dibilang, 100% film ini berlatar dan memiliki tim produksi masyarakat pribumi. Ini nih yang bikin bangga, meski dialog dalam film ini bahasa pengantarnya menggunakan Bahasa Inggris.

Sekali lagi, film Hollywood memakai latar syuting di Pulau Dewata. Eat, Pray, Love film romansa yang menemukan cinta sejatinya di Bali, Indonesia.

Juliaaaaaa! :3 via kevennewsome.com

Film yang rilis pada 2010 ini diperankan oleh aktor kenamaan Hollywood, Julia Roberts. Seorang wanita Amerika yang telah mapan dari segi karir, memutuskan untuk meninggalkan suami dan pekerjaannya sebagai penulis. Liz (Julia Roberts) memutuskan untuk pergi ke luar negeri, mengelilingi beberapa negara, Indonesia salah satunya. Nah, ketika mengunjungi Bali, Liz bertemu dengan Gilbert (Javier Baldrem). Daaan, di Balilah cinta itu bersemi. hehe….

The Philosophers: After the Dark (2013), nggak cuma berlokasi syuting di Indonesia, bahkan diperani oleh aktris tanah air loh!

Prambanan. via www.youtube.com

Nggak cuma berlokasi syuting di Indonesia, film garapan John Huddles ini ternyata juga dibintangi oleh aktris asal tanah air loh, Cinta Laura! Film ini mengisahkan tentang 20 remaja yang terkumpul dalam kelas filosofi di sekolah internasional Jakarta. Film ini dibintangi oleh James D’Arcy, Bonne Wrigth, Freddie Stroma, James D’Arcy, Daryl Sabara, Sophie Lowe, Rhys Wakefield, dan Cinta Laura. Nah, yang bikin bangga, film ini berlatar syuting di Pulau Belitung, Sumatera, Bromo, Candi Prambanan, dan di Jakarta juga.

Masih di tahun yang sama, 2012, film The Savage menjadi film Hollywood berikutnya yang menjajaki kepulauan Nusantara untuk latar syutingnya.

Udah nonton ini? via jpbohannon.com

Pulau kecil di Nusa Tenggara Barat, Pulau Moyo, menjadi destinasi lokasi syuting film garapan Oliver Stone pada 2012 lalu. Selama beberapa hari di pulau ini, Oliver Stone bekerja sama dengan beberapa aktor kenamaan seperti Jhon Travolta, Salma Hayek, dan Blake Lively.

Kembali lagi, Bali dilirik sineas Hollywood sebagai latar filmnya. Alex Cross (2012) film detektif yang garapan sutradara beken, Rob Cohen.

Alex Cross. via www.jagatreview.com

Film garapan Rob Cohen, yang juga sutradara film Mummy dan XXX ini memutuskan Bali sebagai tempat syuting film Alex Cross yang rilis pada 2012 lalu. Dibintangi oleh Tyler Perry, Matthew Fox, Edward Burns,Rahel Nichols, dan Jean Reno, beradu peran di Karangasem dan Nusa Lembongan. Buat yang suka film detektif dan penasaran dengan lokasi syutingnya, coba deh tonton film ini!

Yogyakarta memang terbukti istimewa! Conor Allyn memutuskan untuk syuting di kota istimewa ini untuk filmya, Java Heat, 2013.

Borobudur! via thoughtsonfilms.com

Buat kamu yang udah pernah nonton film ini, tentu tahu dong, lokasi syutingnya di mana. Ya, Candi Borobudur jadi latar tempat pengambilan gambar baku tembak di film yang mengangkat tema terorisme ini. Setting lokasinya juga dominan di Kota Yogyakarta nan istimewa.

Masih di tahun yang sama, film Dead Mine juga memilih Indonesia sebagai latar syuting filmnya. Ada Bang Tigor juga loh!

Cover CD film Dead Mine 2012. via worldfree4u.info

Bahkan, film ini nggak cuma pakai latar syuting di Batam, Indonesia loh. Banyak aktris tanah air yang mengambil peran penting dalam film ini, seperti Joe Taslim, Ario Bayu, Mario Lewis, dan Bang Tigor! Gokil nggak tuh? Buat ide cerita yang ada, nggak perlu kamu ragukan lagi. Ntap!

Yang terbaru, Chris Hemsworth dalam film Blackhat memilih Ibukota Jakarta sebagai lokasi syutingnya! Tanah Abang punya cerita.

Behind the scenes. via www.youtube.com

Siapa yang nggak kenal Chris Hemsworth? Aktor Hollywood yang berperan sebagai Thor dalam film The Avengers ini ke Indonesia sebagai Nicholas Hathaway dalam film yang rilis 2015 lalu, Blackhat. Uniknya, film ini lebih banyak menonjolkan budaya dan landmark Indonesia di Ibukota Jakarta. Sayang banget kalau nggak nonton ini film!

Nah, itulah beberapa film asing yang menggunakan keindahan Indonesia sebagai latar syutingnya. So, film mana yang sudah pernah kamu tonton? Bikin makin cinta sama Indonesia, kan ya?

Baca juga info seputar film dan selebriti lainnya di @migmeseleb, yuk!