Walaupun dikenal sebagai kota megapolitan, Jakarta tidak hanya berisi mall dan gedung tinggi saja. Masih ada museum, monumen, taman kota, hingga kebun binatang dan tempat pertunjukan budaya yang terdapat di berbagai penjuru kota. Belum banyak yang tahu memang, mungkin karena warganya terlalu sibuk di hari kerja sehingga tidak sempat menjelajahi kota tercintanya ini. Tapi, pernah tidak kamu berkeinginan untuk mengenal Jakarta lebih dalam? Kalau iya, Hipwee punya solusinya untukmu.

Akhir pekan ini, kosongkan waktumu dan pergilah mengelilingi Jakarta sebagai turis sehari. Jangan jadikan lelah sebagai alasan, karena Hipwee sudah menyediakan tips untuk kamu menjadi turis sehari di Jakarta dengan efektif. Bagaimana caranya?

1. Pilih Tempat yang Ingin Kamu Kunjungi

Bingung mau ke mana? via www.jakarta-tourism.go.id

Dari sekian banyak tempat wisata di Jakarta, tentu tidak semuanya bisa kamu kunjungi dalam waktu 1 hari. Pilihlah tempat yang paling menarik, berbeda, dan belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Nah, ini Hipwee punya beberapa rekomendasi tempat yang pantas untuk kamu kunjungi saat menjadi turis sehari nanti!

A. Kawasan Wisata Kota Tua

Balai Kota Batavia via www.indoweb.org

Advertisement

Kawasan ini wajib hukumnya untuk kamu kunjungi. Di Kawasan Wisata Kota Tua, kamu akan melihat banyak tempat yang menjadi saksi sejarah dan peradaban kota Jakarta. Ada Museum Fatahillah yang dulunya Balai Kota Batavia, Museum Bank Indonesia yang dulunya De Javasche Bank, hingga Pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi saksi perdagangan di Batavia dulu.

Kawasan Wisata Kota Tua ini sebenarnya sangat luas, mulai Pelabuhan Sunda Kelapa hingga ke Pasar Glodok. Namun, inti kotanya berada di Taman Fatahillah. Sebagian besar yang terdapat di kawasan ini memang museum, tapi wisatamu tidak akan membosankan kok. Kamu bisa berkeliling kawasan dengan menyewa sepeda onthel kuno sembari mencicipi jajanan khas Jakarta yang banyak terdapat di pinggir jalan.

B. Monumen Nasional (Monas)

Ayo ngaku, kapan terakhir kali kamu ke Monas? Yakin deh pasti sebagian besar sudah lama sekali tidak berkunjung ke tugu yang menjadi ciri khas Jakarta ini. Nah maka dari itu, jangan lupakan Monas sebagai tempat wajib kunjung kamu saat jadi turis sehari ini.

Pelataran puncak Monas via id.wikipedia.org

Di Monas, kamu bisa melihat diorama sejarah Indonesia, dari mulai masa Kerajaan Sriwijaya hingga Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto. Kamu juga bisa mendengarkan rekaman suara Bung Karno saat membacakan naskah proklamasi pada 17 Agustus 1945 di Ruang Kemerdekaan. Namun, yang paling menarik adalah saat kamu naik ke puncak Monas dan melihat kota Jakarta dari ketinggian. Nggak akan rugi deh meski harus antre bareng anak-anak kecil.

C. Pusat Primata Schmutzer

Gerbang masuk Pusat primata Schmutzer via commons.wikimedia.org

Jangan sampai kamu tidak memasukkan tempat ini ke dalam daftar tujuan wisatamu. Pusat Primata Schmutzer yang berada di area Kebun Binatang Ragunan ini merupakan pusat primata terbesar di dunia, lho! Primata yang dirawat di sini tidak dipaksa tinggal dalam kandang, melainkan dibiarkan hidup bebas seperti di habitatnya. Kamu pun sebagai pengunjung akan merasa seperti ada di hutan yang begitu bersih dan terawat.

Lorong pengunjung via www.skyscrapercity.com

Hipwee sarankan kamu untuk berkunjung ke Pusat Primata Schmutzer pada jam 12 siang. Saat itu, primata-primata sedang diberi makan siang oleh petugas kebun binatang dan tingkah mereka yang lucu saat makan pasti akan membuatmu tertawa kegelian. Oiya, harga tiketnya cukup murah, yaitu Rp 11.500 saja.

D. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Miniatur pulau di Indonesia via panoramio.com

Mau keliling Indonesia? Nggak perlu jauh-jauh dan mengeluarkan biaya mahal, kamu cukup pergi ke tempat wisata di Jakarta Timur ini saja. Di TMII, kamu akan melihat miniatur keindahan budaya dan alam di Indonesia, mulai dari danau dengan replika pulau-pulau, tempat ibadah 5 agama, hingga replika rumah adat dari 26 provinsi di Indonesia. Pokoknya kamu akan semakin mengenal Indonesia deh setelah berkunjung ke sini. Oh ya, jangan lupa juga untuk menikmati film edukasi 4D di Teater IMAX Keong Mas, ya!

Teater IMAX Keong Mas via energitoday.com

2. Bawa Uang dan Barang Secukupnya Saja

Tas ransel saja cukup via viva.co.id

Berpergian kali ini, jangan bawa uang yang terlalu banyak, apalagi dalam pecahan yang besar. Menjadi turis itu artinya kamu harus hemat dan mengeluarkan biaya seminim mungkin. Bawa uang secukupnya saja, yang penting cukup untuk tiket masuk, makan, dan bayar ongkos kendaraan.

Selain itu, barang yang kamu bawa juga jangan berlebihan. Kamu hanya perlu membawa tas ransel kecil dengan isi air minum, tisu, makanan ringan, dan kamera. Biarkan tasmu seringan mungkin karena kalau berat, kamu sendiri nanti yang kesulitan.

3. Pakai Baju yang Nyaman

Pakai baju yang nyaman via www.arifsetiawan.com

Mau jadi turis? Pakai saja kaos, celana jeans, dan sepatu kets ternyamanmu. Setelan ini akan membuatmu tetap merasa sejuk walaupun cuaca di Jakarta sangat terik nantinya.

4. Manfaatkan Kendaraan Umum

Banyak, tinggal pilih via tribunnews.com

Parkirkan kendaraan pribadimu! Maksimalkan satu hari ini untuk menjadi turis yang sebenarnya. Pergilah berkeliling kota Jakarta dengan memanfaatkan kendaraan umum yang menjamur di jalanan, seperti di bawah ini:

A. TransJakarta

TransJakarta via wikimedia.org

Tidak sah rasanya menjadi turis di Jakarta kalau belum pernah naik bus TransJakarta. Transportasi umum anti-macet ini akan membawa kamu berkeliling Jakarta hanya dengan 3.500 rupiah! Tidak perlu takut tersasar. Kamu hanya perlu mengikuti rute yang ada di setiap koridornya. Kalau bingung, petugas di halte selalu siap sedia membantumu. Pokoknya nyaman, aman, dan cepat deh!

B. Bus Tingkat City Tour

Bus tingkat city tour via kaskushootthreads.blogspot.com

Tidak perlu iri lagi dengan Hongkong atau London yang punya bus tingkat. Sekarang, Jakarta sudah punya bus tingkat City Tour untuk para turis dan masyarakat yang ingin berwisata di ibukota. Bus tingkat ini akan membawamu melewati jalan-jalan utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti museum, hotel, hingga pusat perbelanjaan. Walaupun tidak seluruh kota bisa dijelajahi dengan bus tingkat City Tour, perjalanan tetap terasa menyenangkan kok! Selama perjalanan kamu akan ditemani dengan seorang pemandu wisata dan sebuah layar yang menampilkan keindahan kota Jakarta.

Bus tingkat ini beroperasi setiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam. Supaya lebih nyaman, mulai perjalananmu dari halte di sekitar Bundaran HI karena bus tidak berhenti di sembarang tempat. Dan untuk menikmati perjalanan dengan bus tingkat City Tour ini, kamu tidak perlu merogoh kocek sama sekali alias gratis!

C. KA Commuter Line

Commuter line sudah nyaman via robertadhiksp.net

Kalau ingin berpergian naik kereta, tidak perlu tujuan yang jauh hingga ke luar kota. Manfaatkan saja fasilitas umum KA Commuter Line yang ada untuk berkeliling kota Jakarta, bahkan bisa sampai Bogor lho! Nah kalau ingin mencoba menjadi turis di Jakarta, KA Commuter Line wajib banget untuk kamu jadikan alternatif transportasi.

Tenang, kamu tidak perlu takut untuk tersasar. Di setiap gerbongnya, sudah tersedia rute perjalanan yang akan kamu tempuh. Selain itu, untuk kamu yang wanita tidak perlu takut akan ada kasus pelecehan karena sudah tersedia juga gerbong khusus wanita. Aman dan nyaman, ‘kan?

D. Bajaj

Rasakan sensasi naik bajaj! via lintas.me

Ingin berpindah tempat wisata tapi jaraknya terlalu tanggung untuk ditempuh dengan kereta atau TransJakarta? Jangan sedih dulu karena ada abang sopir bajaj yang siap mengantarmu ke mana saja.

Berkendara dengan bajaj memang akan memberi kesan tersendiri di perjalananmu. Kamu harus mempersiapkan diri karena kursimu akan terasa seperti ‘digoyang’, padahal ini hanya efek dari mesin bajaj yang ‘heboh’. Selain itu, kamu juga bisa merasakan bajaj yang kamu tumpangi akan miring sebelah saat sedang berbelok. Pokoknya kamu akan menyesal deh kalau tidak merasakan sensasi ini.

5. Beli Cinderamata

Beli souvenir! via travelingl.blogspot.com

Yang namanya turis, pasti tidak pernah lupa membeli cinderamata sebagai bukti telah pergi ke tempat tersebut. Nah, kamu pun kali ini jangan lupa untuk membeli cinderamata dari setiap tempat yang kamu datangi. Belilah cinderamata dalam berbagai jenis, seperti kaos, topi, hingga gantungan kunci. Oh ya, jangan langsung setuju dengan harga yang diberikan. Kamu harus pintar menawar supaya bisa membeli dengan harga yang lebih murah.

6. Isi Perut Dengan Kuliner Khas

Berburu kuliner via republika.co.id

Kamu tidak perlu takut akan sulit mencari kuliner khas di Jakarta karena bertebaran di sepanjang jalan. Nah, tapi ada beberapa area di Jakarta yang memang terkenal dengan kulinernya yang beragam. Di mana saja? Ini daftarnya:

A. Pusat Jajanan Jalan Sabang

Jalan Sabang via www.skyscrapercity.com

Jalan Sabang ini sangat mudah untuk kamu temukan. Kamu hanya perlu naik bajaj dari Jalan M.H. Thamrin atau berjalan kaki karena tidak begitu jauh. Di pusat jajanan ini, kamu bisa menemukan puluhan kuliner dari berbagai daerah, tidak terkecuali Jakarta. Harganya pun cukup terjangkau, kok. Sekitar Rp 20.000, kamu sudah akan kenyang.

Bingung memilihnya? Hipwee rekomendasikan Soto Ranjau Pak Ndut dan warung Nasi Goreng Gila untuk kamu coba di sana.

B. Pusat Jajanan Blok S

Pusat Jajanan Blok S via yanworkssoccer.blogspot.com

Tempat yang satu ini juga tidak kalah populernya dengan Jalan Sabang. Pusat Jajanan Blok S berada di area lapangan sepak bola Blok S, dekat dengan daerah Senopati. Untuk sampai di sini, kamu bisa menggunakan bajaj atau mikrolet yang banyak ditemukan di jalanan.

Makanan di sini sangat beragam, dari mulai siomay, bakso, hingga steak dan nasi kebuli. Tapi untuk di Pusat Jajanan Blok S ini, Hipwee mau rekomendasikan Bakso Tenis Pak Kumis dan Nasi Kebuli untuk kamu coba. Rasanya nggak perlu ditanya lagi, deh. Kamu bisa coba sendiri dan harganya terjangkau, kok. Siapkan anggaran Rp 25.000 saja, ya.

C. Kedai Es Krim Ragusa

Tidak pernah sepi via www.indonesiakaya.com

Es krim memang bukan makanan khas Jakarta, bukan juga khas Indonesia. Tapi, tempat es krim ini sudah sangat legendaris. Berdiri sejak tahun 1932, kedai ini tidak pernah sepi.

Kedai Es Krim Ragusa ini berada di Jalan Veteran, dekat dengan Masjid Istiqlal. Kalau naik TransJakarta, kamu bisa turun di Halte Juanda dan berjalan kaki ke kedai ini. Jenis es krimnya sangat banyak dan semuanya 100% dibuat dari susu, tanpa campuran air. Harganya cukup terjangkau kok untuk es krim selegendaris ini, mulai dari Rp 14.000 saja. Oh ya, ada tips dari Hipwee. Jangan pesan air putih ya di kedai ini karena nanti kamu akan disuguhkan air putih gratis kalau membeli es krim.

7. Paling Penting: Dokumentasikan Perjalananmu

Berfoto itu wajib! via refaldofanther.com

Saat ini, semuanya harus serba dikomentasikan dan dibagikan lewat media sosial. Kamu pun jangan mau ketinggalan. Abadikan momen langka ini dan bagikan di Instagram, Path, atau Twittermu. Pasti nanti teman-temanmu akan iri, deh!

Jakarta tidak hanya bisa kamu nikmati dari mall atau taman kotanya saja. Banyak tempat-tempat lain yang bisa kamu kunjungi dan kamu eksplor di ibukota ini. Semoga dengan menjadi turis sehari ini, kamu bisa lebih mengenal kota tercintamu ini, ya. Selamat mencoba! Selamat berjalan-jalan!