Buat kamu anak kosan dan perantauan di Ibukota Jakarta, pasti udah nggak asing dengan yang namanya Warteg alias Warung Tegal. Ya, inilah tempat makan dan nongkrong paling asyik bagi hampir seluruh mahasiswa, apalagi yang ngekos. Prinsip kebutuhan pangan bagi mahasiswa dan anak kosan adalah yang penting kenyang dan murah. Mana lagi kalau bukan Warung Tegal?

Berbicara tentang Warung Tegal, kurang afdol rasanya kalau kita nggak tahu tentang makanan asli dari Tegal. Nah, kali ini Hipwee Travel akan ajak kamu untuk menyusuri setiap sudut kota Tegal untuk mendapatkan cita rasa kuliner asli Tegal. Bukan cuma Warteg, Tegal memiliki segudang kuliner yang layak untuk kamu coba, ben ora kencot wetenge. Yuk!

Menyusuri Kota Tegal, kamu nggak akan bisa menemukan Warteg pujaanmu seperti di Jakarta. Warung Sega Ponggol-lah yang akan dengan mudah kamu temui.

Mongol, eh, Ponggol. via wisatategal.com

Sederhana, itulah gambaran Sega Ponggol asli Tegal. Sebungkus nasi dengan orek tempe/tahu, bihun, dan lauk tempe/tahu goreng dalam balutan daun pisang. Kadang ada juga tambahan seperti sayur kacang dan sayur nangka, yang menambah selera untuk mengisi tenaga di pagi hari. Untuk penampilan memang sederhana, tapi soal rasa Sega Ponggol adalah juara!

Setelah kecapekan menyusuri Kota Tegal dan kamu cuma bisa bengong, alangkah bijaknya kalau kamu berburu Kupat Blengong. Namanya lucu, ya?

Kupat beserta blengong sate pelengkap via 4.bp.blogspot.com

Advertisement

Blengong adalah unggas hasil persilangan antara bebek dan entok. Berbeda dengan bebek atau entok, daging blengong ini lebih empuk dan gurih. Ada beragam penyajian untuk kuliner unik satu ini, yakni dengan disate, bakar, goreng, dan gulai. Dan, semuanya enaaaak! Lebih asyik lagi kalau disantap bersama ketupat. Recommended banget!

Satu lagi makanan khas Tegal yang asyik disajikan bersama ketupat. Sempatkan mulutmu melahap nikmatnya Kupat Bongkok!

Makanan sederhana khas Tegal ini juga menggunakan ketupat sebagai pelengkap kebutuhan karbohidrat bagi tubuh kita. Selain itu, Kupat Bongkok ini juga menawarkan kelezatan yang nggak bisa dibayar dengan apapun. Sederhana, makanan ini hanya terdiri dari ketupat bertabur tauge rebus, sambal goreng, dan dibanjiri dengan kuah kari tempe. Untuk menambah kelezatannya, coba beri sedikit sambal dan kecap, lalu diaduk! Ntap!

Cobain deh Sauto Tegal, untuk pengalaman menyantap soto dengan tauco dalam satu mangkuk. Dijamin ketagihan deh!

Mak nyus! via wisatategal.com

Sauto Tegal ini sebenarnya adalah campuran antara soto dengan tauco dalam sebuah mangkuk dengan sebuah sendok bebek. Semangkuk soto ayam, sapi, atau babat dengan guyuran kuah tauco, dijamin akan menambah daftar pengalaman menyantap kuliner nikmatmu di Kota Tegal! Apalagi dengan tambahan daun bawang, bawang goreng, dan kriuk kerupuk. Beuh!

Masih berbahan dasar ketupat, kamu bisa berburu Kupat Glabed ke alun-alun Kota Tegal. Banyak ketupat ya, di Tegal.

Sama halnya ketupat lainnya, makanan ini juga menggunakan ketupat sebagai bahan dasarnya. Yang membedakan hanyalah warna kuning pada santan kental manis yang menggoda. Potongan ketupat yang dibanjiri santan kuning kental, suwiran tempe, dan ditaburi bawang goreng, serta kerupuk mi, jelas akan membangkitkan selera makanmu di kota Tegal. Coba deh!

Kamu pernah makan rujak dengan sambal singkong? Coba deh Rujak Teplak untuk mendapatkan jawaban yang nikmat!

Kalau Surabaya punya rujak cingur dan Bandung punya rujak bebeg, inilah rujak khas Tegal yang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dengan guyuran sambal yang nggak biasa kamu temuin di semua rujak yang pernah kamu makan, Rujak Teplak berisi berbagai sayuran bergizi, seperti lembayung, kangkung, ubi jalar, daun pepaya, tauge, daun singkong, jantung pisang, timun, dan pare yang sudah direbus. Untuk sambal, rujak ini menggunakan sambal yang terbuat dari singkong yang telah diuleni hingga halus dengan tambahan cabai sebagai pelengkap rasa pedas manis. Soal rasa, nggak ada dua deh!

Siapa yang asing dengan cemilan sekaligus lauk Tahu Pletok? Ke Tegal tanpa makan Tahu Pletok, ora elok!

Pletok, pletok, pletok! via www.masakandapurku.com

Makanan ringan yang juga sering disantap sebagai lauk dan cemilan ini sudah begitu termasyur ke seluruh penjuru. Bahkan, buat kamu yang nggak doyan tahu, pasti langsung ketagihan begitu mencoba Tahu Pletok. Tahu ini cukup unik dalam pembuatannya, yakni dipotong secara diagonal, lalu disisipkan aci dan bawang goreng pada bagian tahu yang terbelah, lantas digoreng. Nah, pas digoreng, tahu ini akan mengeluarkan suara pletok-pletok. Itulah yang membuat tahu ini disebut Tahu Pletok. Untuk urusan rasa, nggak akan nyesal kamu mencobanya!

Nggak melulu Cirebon, Tegal juga punya Nasi Lengko yang melegenda. Kuliner khas Pantura yang wajib dicoba!

Sambalnya itu loh! via ranselkecil.com

Ternyata, Nasi Lengko nggak selalu dimonopoli oleh Cirebon loh! Buktinya, cukup banyak warung Nasi Lengko yang bisa kamu temui di kota Tegal. Nasi lengko sendiri terdiri dari nasi yang ditaburi irisan tahu dan tempe goreng, mentimun, kol, dan tauge rebus. Buat tingkat kepedasannya, tinggal tambahin aja sambelnya. Jangan lupa pakai kecap dikit, biar lebih mantap!

Biar perutmu nggak kencot lagi, segeralah berburu berbagai kuliner ini di Kota Tegal. Mana santapan yang paling nyami menurutmu?