Mungkin kamu cukup sering memperbincangkan negara Malaysia, namun sejatinya kamu belum pernah ke sana. Ah, nggak afdol kamu ngomongin “orang,” tapi ternyata belum pernah kenalan. Siapa tahu ternyata kamu salah sangka? Siapa kira pada akhirnya ada sesuatu hal yang sanggup membuatmu jatuh cinta?

Ya, Malaysia, sebuah negara di Asia Tenggara yang juga banyak dipilih oleh backpacker asal Indonesia untuk menghabiskan jatah cuti liburan. Setelah Singapura dan Thailand, Malaysia tak jarang jadi jujugan. Apalagi alasannya, kalau bukan negara-negara ini menawarkan biaya hidup terjangkau bagi para pengelana? Percayalah, kamu nggak akan menghabiskan uang terlalu banyak untuk tinggal sementara di sini. Nggak percaya? Simak ya itung-itungannya

Untuk traveling jenis apapun, hal pertama yang kamu butuhkan jelas tiket. Demi menghemat pengeluaran, tolong carilah tiket pesawat promo. Kalau mau backpackeran, ini syarat mutlaknya!

kalau nggak hunting tiket promo dulu, ya siap-siap biaya membengkak aja via rezamuslim.blogspot.com

(Lagi-lagi), selain Thailand dan Singapura, tiket pesawat Indonesia-Malaysia juga sering dijual dengan harga promo. Biasanya sih pas low season atau bukan musim liburan. Terlebih, pas musim ujan. Biar antimainstream, biar ada sensasinya, biar ada cerita yang berbeda dari mereka yang sudah duluan ke sana. Kalau kamu niat, rajin-rajinlah memantau situs maskapai pesawat terbang, untuk memperoleh tiket dengan harga promo yang paliing murah. Kalau udah promo, biasanya bakal dijual tiket dari harga Rp 200 ribu sekali jalan. Masa kamu nggak tertarik? Mumpung masih muda~

— Tiket Indonesia-Malaysia PP : Rp 400 ribu

Mending berangkat pagi banget sekalian, biar waktu liburanmu lebih panjang. Sesampainya di Malaysia, mencari penginapan adalah hal yang harus dilakukan pertama

Advertisement

nih, Bukit Bintang namanya~ via static.asiawebdirect.com

Setelah pesawatmu mendarat di Kuala Lumpur, kamu akan sampai di bandara baru Kuala Lumpur International Airport 2. Bandara ini menggantikan LCCT yang bentuknya sudah mirip terminal bis. Bersyukurlah kamu yang ke sana sekarang, dapat bandara bagus.

Hal yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah, membeli tiket Skybus untuk tujuan KL Sentral, pusat segala transportasi umum di Kuala Lumpur. Dari bandara ke KL Sentral, kamu butuh waktu sekitar 60 menit dan biaya 11 RM (Ringgit Malaysia). Dari KL Sentral, silahkan mencari MRT untuk ke bukit bintang, carilah penginapan di sana. Kenapa ke bukit bintang? Karena ini merupakan kawasan perbelanjaan di Kuala Lumpur dan di sana dekat dengan Jalan Alor, yang adalah pusat kuliner terbesar di Kuala Lumpur. Itung-itung hemat biaya transportasi buat belanja dan makan kan?

— Skybus bandara-KL Sentral : 11 RM = Rp 34 ribu (1 RM = Rp 3100,-)

— Penginapan sekitar Bukit Bintang : 30 RM x 2 malam = 60 RM = Rp 186 ribu

— MRT KL Sentral-Bukit Bintang : 2 RM = Rp 6200,-

Makan siang dululah di sekitar penginapan. Setelahnya, yuk jalan-jalan ke Batu Caves dan Petronas Twin Tower, cari yang gratisan aja~

ini Batu Caves, dan itu 272 anak tangganya via goslope.com

Setelah perjalanan “jauh,” ada baiknya kamu isi perutmu dulu. Harga makanan di pinggir jalan biasanya berharga sekitar 6 sampai 8 RM. Kalau di resto bisa sekitar 14 hingga 16 RM sekali makan. Barulah setelah kenyang, silahkan kembali ke KL Sentral lagi, dan gunakan commuter line untuk menuju Batu Caves. Ini adalah tempat suci bagi umat Hindu, namun dibuka untuk umum dengan biaya gratiiis. Bisa jadi, ini salah satu kelebihan Malaysia dibanding Indonesia. Cukup banyak obyek wisata yang dapat kamu nikmati secara free, dan Batu Caves ini salah satunya.

Udaranya sangat sejuk, lebih cocok kamu mengunjunginya saat siang menjelang sore. Di sekitar Batu Caves banyak orang-orang keturunan India, dan juga beberapa kuil hindu. Untuk mencapai puncak, kamu harus mampu menaklukkan 272 anak tangga. Sesuai namanya, di bagian paling atas kamu bisa menemukan goa. Pemandangannya pun luar biasa kalau kamu melihat dari atas sana. Waktu 2-3 jam layak kamu habiskan di sini. Setelahnya, Twin Tower bisa jadi jujugan. Kamu harus balik ke KL Sentral dan menggunakan LRT Kelana Jaya arah Gombak dan turun di KLCC. Sesampainya, jangan lupa tunjukkan pose terbaikmu untuk kenang-kenangan ya…

— MRT Bukit Bintang-KL Sentral : 2 RM = Rp 6200,-

— KL Sentral – Batu Caves : 2 RM x 2 = Rp 12400,-

— KL Sentral-Petronas Twin Tower : 3 RM x 2 = Rp 18600,-

— KL Sentral-kembali ke Bukit Bintang : 2 RM = Rp 6200,-

Hari kedua, bisalah kita menuju Genting dan mengunjungi Chinatown. Makan malam di sini, cukup direkomendasikan

lihat orang main casino ndak papa kok, siapa tahu kamu jadi pengen #ehh via www.kualalumpurbudgettour.com

Kalau kamu bingung Genting itu apa, ini adalah Las Vegasnya Malaysia. Genting Highlands nama lengkapnya, berada di daerah pegunungan yang tinggi, udaranya ya bisa dibilang dingin juga. Berbahagialah, karena kamu bisa melakukan banyak kegiatan outdoor tanpa takut hitam dan kepanasan. Kalau mau ke theme parknya ya terserah, tapi bayar, untuk tiket terusannya senilai 102 RM. Terlepas dari itu, kamu bisa jalan-jalan aja di Genting yang merupakan salah satu casino paling tenar di Asia Tenggara. Menuju ke sana, sama seperti hari pertama, kamu kudu ke KL Sentral dulu. Lalu berganti menggunakan bus dan dilanjutkan dengan kereta gantung, untuk sekali perjalanan akan menghabiskan 10 RM.

Selesai dari Genting, kembalilah ke KL Sentral lagi dengan transportasi yang sama dan turunlah di Masjid Jamek Malaysia. Ini salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur, boleh kalau kamu mau ibadah dulu, hehee… Dari sini, mending jalan kaki menuju Chinatown, salah satunya ada yang namanya Petaling Street. Tak jauh beda dengan Bukit Bintang, kamu bisa berbelanja, makan, dan menikmati malam terakhirmu di sini. Pulangnya, jalan aja ya ke Bukit Bintang, sekitar 20 menitan kok. Nggak terlalu jauh rupanya.

— Bukit Bintang – KL Sentral : 2 RM = Rp 6200,-

— KL Sentral-Genting PP : 10 RM x 2 = 20 RM = Rp 62 ribu (pulangnya turun masjid Jamek)

Hari ketiga, nggak ada lagi yang bisa kamu lakukan selain kembali ke KL Sentral, dan lantas ke bandara untuk pulang ke Indonesia tercinta. Itung-itungan dulu ya..

bye, Malaysia~ via pinterest.com

Hari ketiga, lakukan hal yang sama seperti sebelum-sebelumnya. Yaitu, gunakan monorail dari Bukit Bintang menuju KL Sentral. Bergantilah dengan Skybus untuk menuju bandara. Duduklah dengan tenang, dan tunggu saat check in mu tiba. Yuk kita hitung habis berapa…

— Tiket Indonesia-Malaysia PP : Rp 400 ribu

— Skybus bandara-KL Sentral : 11 RM x 2 = Rp 68 ribu (1 RM = Rp 3100,-)

— Penginapan sekitar Bukit Bintang : 30 RM x 2 malam = 60 RM = Rp 186 ribu

— KL Sentral-Bukit Bintang : 2 RM = Rp 6200,-

— Bukit Bintang-KL Sentral : 2 RM = Rp 6200,-

— KL Sentral – Batu Caves : 2 RM x 2 = Rp 12400,-

— KL Sentral-Petronas Twin Tower : 3 RM x 2 = Rp 18600,-

— KL Sentral-kembali ke Bukit Bintang : 2 RM = Rp 6200,-

— Bukit Bintang – KL Sentral : 2 RM = Rp 6200,-

— KL Sentral-Genting PP : 10 RM x 2 = 20 RM = Rp 62 ribu (pulangnya turun masjid Jamek)

— Makan lima kali : 8 RM X 5 = 40 RM = Rp 124ribu

———- TOTAL : Rp 895.800,-

Jadi, gimana? Sudah tertarik keluar Indonesia? Nggak sampai sejuta rupiah lho kamu sudah ke luar negeri. Selamat merencanakan perjalananmu ke Malaysia, ya… Setahun lagi juga nggak papa~