Berbicara soal tempat horor nan mistis di Bandung, pasti warga Bandung akan serta merta menyebut SMA 3 dan 5. Berbincang tentang dua sekolah favorit ini, nama Nancy pun pasti akan hadir dan turut disebut dalam cerita. Siapa Nancy? Apa Hubungannya dengan SMA 3 dan 5? Hipwee Travel bakal kasih cerita Nancy buat kamu semua. Simak kisahnya ya. Pastikan jendela kamarmu sudah terkunci dengan sempurna.

Sekolah ini dulunya bernama Hooge Burgere School. Konon katanya, si Nancy itulah makhluk halus penunggu sekolah ini hingga sekarang

Dua sekolah ini emang satu gedung, dan gedungnya tua banget via www.serbabandung.com

Nama Nancy begitu sering dibicarakan warga dua sekolah ini, SMA 3 dan SMA 5 Bandung. Utamanya bagi mereka angkatan tahun 90-an, baik para siswa dan siswi, staf pengajar, maupun para staf sekolah. Dari sekian banyak perempuan di dua sekolah ini, bisa dikatakan nama Nancy-lah yang paling santer terdengar dari tahun ke tahun. Hingga sekarang, nama ini sedikit banyak masih disebut oleh mereka. Lalu, Nancy ini siapa? Sebentar, sabar…

Dua sekolah ini memang menggunakan bangunan bekas peninggalan Belanda, jadi nggak heran dong kenapa terkenal angker? Konon katanya, di sekolah ini sering ada penampakan sosok noni Belanda yang bernama Nancy itu tadi. Dia seorang bule Belanda yang berwajah cantik, namun sayangnya kisah kematiannya begitu tragis. Dari kisah mulut ke mulut yang dipercaya warga sekolah ini dan bahkan warga Bandung, Nancy meninggal karena bunuh diri dengan lompat dari tangga dekat aula sekolah. Ah Nancy~

Nggak ada yang tahu apa alasan Nancy lompat dari tangga waktu itu. Yang jelas, cerita tentang Nancy ini sudah menyebar kemana-mana, termasuk gencarnya dia menampakkan dirinya

Hai, Nancy~ via loop.co.id

Advertisement

Ada yang bilang, Nancy bunuh diri karena kala itu hubungan asmaranya nggak direstui orang tua. Mending nggak direstui ya, daripada ditinggalin pas sayang-sayangnya. Kala itu, tahun 1989 silam, pernah ada kisah dari Guru di SMA 5 Bandung yang melihat penampakan Nancy. Saat hari sudah gelap, si ibu guru masih berada di sekolah untuk menyelesaikan pekerjaannya. Nah, ketika Bu Guru menggunakan telepon umum untuk minta jemput anaknya, muncullah penampakan Nancy. Karena noni Belanda ini menghampiri guru tadi, si bu gurunya lantas pingsan. Siapa yang nggak ngeri?

Kisah penampakan Nancy masih memiliki ragam versi. Ada cerita anak angkatan 91 yang lumayan heboh karena saksi matanya tak hanya satu dua orang, tapi satu kelas

secantik apa sih si Nancy ini via cerita.info

Ceritanya begini, anak-anak kelas tersebut sedang masuk siang, jadi banyak ruangan kelas lain yang kosong. Mereka pun kompak pindah ruangan ke kelas yang ada di lantai atas. Supaya guru yang akan mengajar nggak kebingungan mencari, ketua kelas pun turun untuk memberi tahu. Setengah jam berlalu, guru yang ditunggu tak kunjung datang. Menunggu beberapa saat lagi, kemudian si guru yang ditunggu pun datang dengan wajah merah menahan marah bersama guru lainnya. Guru itu pun mendamprat mereka sekelas, karena setengah jam sebelumnya sudah berputar-putar keliling sekolah (termasuk ke lantai atas) untuk mencari mereka dan tak kunjung ketemu. Bahkan, hingga meminta bantuan guru lain untuk mencari mereka.

Iyalah, 40 murid di dalam kelas itu langsung kebingungan. Sebab, mereka merasa tidak kemana-mana, dan harusnya tidak sesulit itu menemukan mereka. Apalagi mereka sadar kalau ribut minta ampun, masa iya guru guru tak bisa mendengar suara mereka? Pertanyaannya, entah mata dan telinga guru yang “ditutup”, atau malah 40 anak itu yang “ditutup.” Tak ada yang tahu.

Kalau bercerita soal Nancy, biasanya warga sekolah ini juga akan membawa nama Mang Ucha, pengurus sekolah yang sekaligus merupakan kuncen. Sedalam apa dia memahami Nancy?

lorong lorong di dua SMA ini emang serem sih via skyscrapercity.com

Kali ini, cerita dari anak pramuka angkatan 92. Mereka seringkali meminta bantuan Mang Ucha untuk “mengamankan” Nancy agar tidak mengganggu jalannya kegiatan Pramuka yang bertempat di lantai atas pada malam hari. Pun begitu juga unit kegiatan lainnya yang sering mengadakan uji keberanian bertajuk “jurit malam.” Nah, di sinilah Mang Ucha berperan.

Dia disebut mampu memindahkan Nancy dari tempat peraduannya di lantai atas ke tempat lain yang relatif lebih “aman,” yaitu sekitar WC di bagian belakang SMA 3. Di sanalah Nancy harus menghabiskan malam dengan se-krat bir sebagai “sesajen” yang telah disediakan. Syarat sesajen inilah yang katanya harus dipenuhi. Sebab kalau tidak, Nancy akan mengaku seperti yang telah terjadi sebelum-sebelumnya, dan menyebabkan beberapa siswa yang menjadi panitia kesurupan.

Saking terkenalnya kisah Nancy, begitu banyak orang yang ingin bertemu dengannya. Kalau kamu mau, kamu bisa datang ke SMA ini pada malam hari dan melakukan “ritual” yang dipercaya dapat mengundang kehadirannya. Berani?

kalau berani, puterin sekolah ini dan bertemulah dengan sosok Nancy via ask.fm

Cara untuk memanggil Nancy adalah, kamu cukup memutari sekolah ini sebanyak tiga kali. Setelahnya, kamu akan mampu melihat Nancy menampakkan diri di salah satu jendela atas yang selalu terbuka. Percaya nggak percaya, tiga jendela itu selalu terbuka lagi dan lagi, walau sudah ditutup berkali-kali. Ya, jendela di lantai atas, yang menghadap ke Jalan Belitung.

Ada kisah juga dari penjual makanan saat malam hari di sekitar sekolah. Dia mengaku sempat ada perempuan yang memesan nasi goreng dan mie goreng  untuk diantarkan ke lantai atas. Setelah makanan dibawa ke sana, ternyata tidak ada siapa-siapa. Nancy-nya laper kali ya?

Nggak cuma berhenti sebagai urban legend aja. Cerita hantu Nancy ini pun diangkat ke layar lebar pada Agustus 205 lalu

Tak berhenti di tahun 90an saja, karena saat syuting film berjudul Nancy tahun lalu pun, ada beragam kisah mengerikan di baliknya. Beberapa artis yang terlibat di film itu dikabarkan mengalami kesurupan. Akibat kejadian itu pun, syuting film sempat dihentikan. Padahal, pengambilan gambar film ini menggunakan SMKN 12 Bandung sebagai lokasi, tepatnya di Jalan Pajajaran No.92.

“Saya juga nggak ngerti kenapa tiba-tiba ada beberapa pemain saya kerasukan di lokasi shooting,” ujar Deny Pusung, sang sutradara, dilansir dari Kapan Lagi.

Trauma kerasukan pun dialami beberapa pemainnya, termasuk sang pemeran utama, Randy Martin dan Tamara Rebecca yang mengalami dan enggan berkomentar. Dalam film ini, hantu Nancy dikisahkan bunuh diri akibat diperkosa. Memang banyak sekali kabar beredar terkait alasan kenapa Nancy bunuh diri. Tak ada restu, diperkosa, hingga pembantaian.

Terlepas dari alasan mana sebenarnya yang menjadi latar belakang Nancy bunuh diri, urban legend satu ini masih begitu melekat di hati para alumni. Kalau kamu berani dan punya cukup nyali, silahkan datang kemari. Ya kali jomblomu keterlaluan dan pengen kenalan sama Nancy~

Selamat bermalam Jumat. Hihihi.

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!