Melintasi Jl. Letjen. M.T. Haryono, kamu yang tinggal di Jakarta pasti akan melihat sebuah bangunan tinggi yang megah namun tak ada aktivitas kehidupan di dalamnya. Kalau mengamati dengan sedikit lebih seksama, bangunan tersebut bukanlah bangunan tua, namun terkesan mengerikan karena tak ada kehidupan di dalamnya.

Bernama Menara Saidah, bangunan yang resmi dibuka sejak 2001 ini ditinggalkan dan tak difungsikan. Kata masyarakat sekitaran, bangunan ini adalah istananya makhluk tak kasat mata. Mau tahu gimana ngerinya? Yuk disimak artikelnya…

Sempat menjadi pusat perkantoran, semua berubah sejak 2007. Satu persatu perusahaan memilih keluar hingga ditutup tahun 2009 silam

Tuh beritanya… via youtube.com

Saat diresmikan tahun 2001 yang lalu, Menara Saidah menjadi salah satu pusat perkantoran yang paling populer di ibukota. Terhitung ada puluhan perusahaan yang sempat menjadi tenant bangunan yang sedari dulu terlihat megah ini. Hal ini dikarenakan letaknya yang strategis dan memiliki bentuk yang sangat megah.

Hanya saja, semua berubah semenjak tahun 2007. Satu per satu penghuni bangunan megah ini keluar. Hingga pada 2009 silam, bangunan ini resmi ditutup karena tak ada penghuninya.

Advertisement

Sedih sih. Untuk bangunan semegah ini, sayang sekali kalau tak dihuni…

Katanya, salah satu masalahnya adalah bangunannya yang miring. Namun ditolak mentah-mentah oleh kontraktornya. Hayo, Kok bisa miring, ya…

Tuh miring… via jakartasatu.co

Salah satu alasan kenapa banyak perusahaan yang memutuskan untuk keluar adalah karena kondisi fisik bangunannya yang miring. Kemiringan tersebut dinilai berbahaya. “Bisa saja sewaktu-waktu bangunan ini rubuh, kan?” Itu yang ditakutkan oleh penghuninya.

Namun, alasan itu dibantah oleh kontraktor dan pengelolanya. Mereka bilang, bangunan ini nggak miring sama sekali saat direnovasi tahun 2000-an silam. Nah, lantas kok bisa penghuninya merasakan kemiringan bangunannya ya?

Kata orang, perkara utamanya disebut-sebut adalah makhluk tak kasat mata. Di seluruh bangunannya ada penunggu yang sering mengganggu…

Serem… via okezone.com

Setelah bertanya lebih jauh, ternyata yang menjadi alasan utama kepergian para tenant adalah gangguan dari makhluk halus. Ada cerita dari mantan penjaga Menara Saidah ini. Basement bangunan tersebut memang angker. Ia sering mendengar suara usil memanggil. Namun setelah dicek, tak ada siapa-siapa di sana. Dalam gelapnya basement tersebut, terasa ada yang menepuk pundaknya. Begitu ia menoleh, nyatanya tak ada siapa-siapa…

Pun demikian juga dengan kisah dari dalam lift bangunan ini. Banyak yang berasumsi bahwa lambatnya lift tersebut karena ia dihuni oleh banyak makhluk tak kasat mata. Sesekali ada yang menemui sosok dalam lift yang mengaku sebagai penumpang lift. Namun begitu pintu dibuka, nyatanya tak ada penumpang lain dalam lift tersebut.

Nah, yang paling tenar jelas hantu wanita berbaju merah yang gentayangan di lantai 3 bangunan megah ini. Konon katanya, saat kamu menginjakkan kaki di lantai 3, ada aura menyeramkan yang bakal kamu rasakan. Puncaknya, saat malam tiba, kamu akan melihat sesosok hantu wanita berbaju merah di sana. Katanya, setelah hantu berbaju merah tersebut nampak, kamu bakal melihat keramaian dalam gedung yang sudah ditutup sedari 2009 silam ini.

Berani main ke lantai 3 gedung ini?

Usut punya usut, bangunan tersebut disebut berdiri di atas lahan kuburan. Masyarakat sekitar bilang banyak jenazah yang nggak dipindahkan

Tanah bekas kuburan via www.zona1000.com

Mungkin kamu penasaran, padahal bangunan ini terhitung baru. Bukan peninggalan zaman Belanda atau Jepang. Tapi kok banyak hantunya ya? Nah, usut punya usut, menurut keterangan banyak saksi mata, tanah tempat bangunan ini berdiri dulunya adalah kuburan warga.

Namanya juga kuburan. Jelas saja banyak hantunya…

Namun meski bekas kuburan, pihak kontraktor tak gentar untuk menggusurnya dan mendirikan bangunan megah di atasnya. Mereka malah mendirikan bangunan setinggi 28 lantai di atas tanah berhantu tersebut. Yang paling parah, menurut penuturan warga, ada beberapa jenazah yang ternyata tak dipindah. Mungkin itu yang membuat penunggu kuburan itu nggak mau pergi.

Semasa pembangunan pun ternyata sudah banyak korban berjatuhan. Sejak pembuatan pondasi bangunan, beberapa pekerja dikabarkan jatuh sakit dan beberapa malah meninggal tanpa sebab. Harusnya udah tahu dong kalau bangunan ini banyak hantunya. Eh, malah dibuka untuk umum tanpa ada pengajian atau doa-doa sebelumnya.

Pantes hantunya makin betah…

Oh iya, kabarnya sih sejak tahun 2011 silam ada wacana untuk menghancurkan bangunan kosong ini. Namun kelanjutannya gimana sampai sekarang belum ada kejelasan. Menara Saidah tetap dibiarkan berdiri dengan gagah tanpa ada tanda kehidupan di dalamnya. Mungkin kehidupan dunia lain yang tersisa. Hiii, serem…