Musim panas akan segera tiba. Dan menyambut musim ini, masyarakat kebanyakan akan lebih sering menghabiskan waktu untuk berkegiatan di luar rumah. Kalau musim hujan, pada takut kehujanan dong. Berkemah di pantai dan gunung pasti akan lebih sering dilakukan pada musim kemarau yang terlambat datang tahun ini. Cuaca yang hangat akan membuatmu lebih leluasa traveling menikmati alam semesta ciptaan Tuhan. Kalau yang ini sih inovasi baru ciptaan manusia, coba deh simak, kali aja kamu tertarik.

Kata siapa camping atau kemah identik dengan kesengsaraan? Kamu nggak akan mengingkari kan kalau toh kamu juga butuh kenyamanan?

kamu nggak hanya butuh kenyamanan, tapi juga kehangatan. hahahaa via www.bromotravelindo.com

Semesta dan alam raya ini memang luas, dan kamu bisa seenaknya tidur dimana saja. Tapi kamu nggak nolak kalau masih butuh kenyamanan seperti halnya di dalam kamar kan? Sok coba tengok orang-orang yang piknik ke pantai deh misalnya. Mereka sempet-sempetnya bawa kursi sendiri, tikar, payung, dan entah perlengkapan apa lagi, demi sebuah kenyamanan. Berada di alam dan membelainya dengan mendengarkan gesekan daun yang terkena angin, suara jangkrik di malam hari dan cuitan burung di pagi hari memang menarik dan menyenangkan. Tapi, kamu nggak mau harimu habis dengan berjongkok misalnya, ketika makan dan berbicara kan?

Udah ada solusi sebenernya sejauh ini, tentang bagaimana mendapat kenyamanan kala berada di luar ruangan. Kebanyakan sih berupa kursi konvensional ~

kamu nggak mungkin bawa kursi begini kemana-mana kan? via nianastiti.com

Sejauh ini bentuk kenyamanan yang mampu dibawa ke luar ruangan ialah berupa tempat duduk. Biasanya, pilihan tempat duduk di luar masih sangatlah konvensional. Sebutlah misalnya, tempat tidur gantung, atau kursi panjang yang sering kamu gunakan saat di pantai. Mayoritas pilihan tempat duduk outdoor itu nggak berubah bahkan dalam beberapa decade terakhir ini. Kursi-kursi itu kebanyakan terbuat dari plastik dan material keras lainnya. Memang sih tahan terhadap cuaca apapun, tapi sangat tidak nyaman. Ada juga kursi yang punya punggung kursi yang lurus, tapi itu juga masih menyebabkan ketidaknyamanan ketika duduk lama. Yang menarik, sekarang sudah ada inovasi terbaru untuk mengatasi ketidaknyamanan di luar ruangan lho~

Tadaaaa… Laybag lah jawabannya. Mudah dibawa dan bisa mengembang dimana-mana. Percayalah, membawanya tak akan membuatmu tersiksa

Advertisement

cukup instagramable kan? via www.jebiga.com

Laybag, inovasi terbaru di dunia traveling. Jawaban bagi kamu, pencari kenyamanan di belantara alam raya ini. Bentuknya padat, juga mudah dibawa. Tenang, kamu nggak harus membawanya dengan bentuk seperti gambar di atas, karena ia didesain untuk bisa mengembang. Satu hal yang harus kamu percaya, dengan laybag, kamu mampu merasakan pengalaman luar ruangan lebih dari satu cara. Jadi gini, Laybag ini serupa kursi angin yang memang diisi oleh angin supaya bisa mengembang dan kamu gunakan. Catatan penting lainnya, kursi angin ini bisa kamu gunakan di berbagai medan dan kondisi.

Ah kursi angin begitu mah sudah biasa. Apa bedanya dengan kasur angin atau kolam renang anak-anak yang sudah duluan happening?

Bedanya, laybag nggak perlu diisi angin atau udara dengan menggunakan pompa. Laybag memiliki metode uniknya sendiri, yakni diisi dengan mengikuti pergerakan angin. Awalnya, kamu buka dulu segel si laybag ini, lalu gerakkan saja, maka ia akan menangkap udara. Kalau sudah penuh, kamu tutup lagi segelnya. Jadi, kamu nggak perlu repot bawa pompa segala hingga ke puncak gunung sana. Masih mau nolak untuk memilikinya?

Selain mampu mengisi udara dengan cepat dan mudah , laybag juga sangat nyaman untuk dibawa. Beratnya ketika kempes hanya 2.6 pon dan dapat digulung sampai 7 x 14 inci, sama kaya kamu bawa tas kecil kan? Tinggal kamu ayunkan dimanapun dan kapanpun, dalam hitungan detik, laybag yang kecil akan menjadi kursi udara ukuran 83 x89 inci. Luar biasa kan?

Satu hal lagi yang istimewa dari si Laybag ini, bagian lapisan dalamnya dibuat dengan sistem kedap udara dan semacam gesper yang mampu membuat laybag tetap tertutup dan diklaim aman hingga semalaman

Laybag ini dibuat oleh sekelompok anak muda wirausaha di Jerman. Memang mereka bermula dari sebuah start up yang fokus untuk membuat inovasi gaya hidup diluar ruangan yang fun dan berguna. Dan laybag inilah hasilnya. Dibuat untuk segala jenis gender dan usia, serta untuk bersantai dimana saja. Bahkan di tempat yang tidak mungkin sekalipun untuk ditempati tempat duduk. Perancang laybag ini, terdiri dari berbagai ahli yang berbeda beda. Mereka membuat produk dari bahan premium, teknologi inovatif, dan desain yang unggul. Kalau kamu kira laybag hanya mampu menahan berat satu orang, kamu salah. Ia didesain untuk mampu menyangga berat hingga tiga orang dewasa. Alasan apa lagi yang membuatmu menolak untuk memilikinya?

Selain bisa digunakan di berbagai medan, laybag juga anti air lho. Bahkan, inovasi terbaru ini sudah diuji coba digunakan di salju, dan tak ada masalah sama sekali. Penasaran berapa harganya? Dibanderol harga senilai $79 atau sekitar Rp 1 juta. Hahahaa relatif mahal sih untuk backpacker anak kuliahan, yuk nabung dulu~