Mendengar Kabupaten Magelang yang mudah terbayang tentunya adalah Candi Borobudur yang menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Nggak cuma Borobudur doang, Magelang punya pesona lainnya yang layak kamu pertimbangkan saat menyusun rencana jalan-jalan.

Baru-baru ini sebuah hutan pinus di desa Kragilan, Magelang, menyedot perhatian banyak pengguna Instagram. Berawal dari foto-foto unggahan seseorang, Hutan Pinus Kragilan yang disebut juga Top Selfie Pinusan ini menjadi destinasi yang ramai diperbincangkan. Kali ini Hipwee Travel akan mengajakmu ke sana. Siapkan sarung tangan, jaket, dan jangan lupa tanggal liburan!

1. Terletak di lereng gunung Merbabu, Top Selfie Pinusan Kragilan menjadi kebanggaan warga Magelang

hutan kebanggaan warga Magelang via @asyasholiha via www.instagram.com

Letaknya yang lereng Gunung Merbabu tentunya sudah membuatmu menebak-nebak bagaimana udaranya. Yup, dingin dan sejuk jauh dari polusi dan macetnya kota. Lokasinya jauh dari jalan raya, sehingga kelestariannya senantiasa terjaga. Kamu yang sedang suntuk dengan pekerjaan, atau bosan dengan rutinitas kota, bisa menjadikan tempat ini sebagai lokasi merefresh diri. Atau kamu yang sekadar hobi berburu foto-foto keren, konsep back to nature Top Selfie Kragilan ini cocok pastinya untuk dipajang di Instagram.

2. Siapkan kamera, karena hijaunya hutan cahaya matahari yang menerobos pepohonan akan membuat fotomu nampak sempurna

cahaya matahari menerobos pepohonan via @dendyharun via www.instagram.com

Advertisement

Pasti ada alasan ketika warga sekitar menamai hutan pinus ini dengan Top Selfie. Mungkin warga Kragilan berharap agar tempat ini bisa menjadi lokasi untuk selfie-selfie ria mulai dari yang muda hingga yang tua. Tidak berlebihan, karena hampir setiap sisi hutan ini bisa dijadikan spot foto yang sempurna. Mulai dari jalan setapak, rumah-rumah pohon di dalam hutan, hingga lincak (bangku-bangku kayu) yang terletak di pinggir jalan. Cahaya matahari yang menerobos pepohonan tinggi memberikan pencahayaan alami untuk para pemburu foto. Terkadang kabut tipis menyelimuti hutan memberikan kesan yang lebih syahdu lagi. Tak heran kalau banyak pasangan yang melakukan foto pre-wedding di sini.

3. Gabungan antara pepohonan tinggi dan jalan setapak di tengah hutan akan membuatmu merasa sedang di luar negeri

Jalan setapaknya serasa lagi di luar negeri via www.efenerr.com

Meski hampir seluruh spot hutan ini bisa dijadikan lokasi selfie, tapi ada satu lokasi yang menjadi favorit. Yaitu turunan setelah pintu masuk Top Selfie. Jalan setapak ini ditata dengan rapinya, berada di tengah-tengah hutan yang dipenuhi pohon pinus tinggi dan menjulang. Sekilas pemandangan tak kalah dengan hutan-hutan pinus di Australia yang terkenal. Sayangnya saat pengunjung sedang ramai, kamu harus pintar-pintar mencari momen. Sebab turunan favorit itu sekaligus juga jalan yang dilalui kendaraan.

4. Dengan harga tiket 10.000 aja, kamu sudah bebas bermain sepuasnya. Pedekate dengan gebetan atau sekadar tamasya bersama keluarga

tempat hangout besama teman dan keluarga @top_selfiepinuskragilan via www.instagram.com

Karena Top Selfie Kragilan adalah kawasan wisata yang dikelola secara khusus, tentunya tidak gratis untuk masuk ke sana. Tapi tenang, biaya yang kamu keluarkan hanya 10.000 rupiah bila kamu membawa mobil dan 3.000 rupiah untuk kamu pengendara motor. Selanjutnya kamu sudah bebas bermain-main di wilayah hutan. Saat perut mulai lapar, jangan khawatir kekurangan makanan mentang-mentang sedang ditengah hutan. Ada warung-warung warga yang siap memenuhi perutmu dengan makanan dan jajanan tradisional. Oh ya, ada juga fasilitas flying fox untuk kamu penggemar kegiatan outdoor ekstrem.

5. Tak puas hanya berfoto-foto kamu juga bisa menjelajah hutan. Kunjungi Sungai Selo Tumpang yang magis sekaligus menenangkan

Dalamnya hutan juga layak dijelajahi via www.dakatour.com

Meskipun sekilas terlihat kecil, sebenarnya hutan pinus di Top Selfie Kragilan ini lumayan luas lho. Kalau kamu mau menjelajah sampai ke dalam-dalam, monggo. Kamu yang sudah bosan foto-foto atau sekadar duduk-duduk saja, bisa juga menyusuri lereng hutan sambil menikmati suasana yang semakin magis. Di ujung lereng itu kamu akan bertemu dengan Sungai Selo Tumpang. Bila sedang musim hujan, tentu sungainya akan dipenuhi air. Sementara di kala musim kemarau, kamu hanya akan menemui bebatuan.

6. Letaknya yang di lereng bukit, membuat Hutan Pinus Kragilan sulit ditemukan. Kamu yang berencana main ke sana harus teliti membaca petunjuk jalan

Jalan menuju Top Selfie saja sudah memanjakan mata via @vegator.id via www.instagram.com

Top Selfie Kragilan terletak di Desa Kaponan, Pakis, kecamatan paling ujung Magelang di lereng gunung Merbabu. Bila kamu ke sana dengan kendaraan sendiri, ada baiknya kamu cek-cek dulu stamina kendaraanmu. Sebab meskipun jalanan sudah bagus, tetap saja kamu akan melalui medan yang terjal dan berliku. Nah, untuk mencapai lokasi Top Selfie Kragilan, ada beberapa jalur yang bisa kamu tempuh:

Dari Jogja/Magelang
  • Jalur Muntilan-Ketep/Jalan Raya Ketep Pass – Ketep Pass – Ambil Arah Kopeng – Top Selfie
  • Kota Magelang – Jalan Raya Kopeng – Persimpangan Arah Ketep Pass – Top Selfie
Dari Salatiga
  • Jalan Raya Salatiga-Kopeng – Kopeng – Ambil Arah Ketep Pass – Top Selfie

Meskipun jalanan terjal dan berliku, semua itu akan terbayar saat kamu melihat hijaunya pemandangan dan Gunung Merbabu yang gagah menjulang sepanjang perjalanan.

7. Tak sekadar tempat wisata, Hutan Pinus Kragilan ini juga bentuk kemandirian warga untuk mengembangkan potensi alamnya. Yuk kita dukung dengan jaga kebersihannya

Hasil kreativitas warga via www.instagram.com

Sebagai lokasi wisata, Top Selfie Kragilan ini tergolong baru, yaitu baru dibuka pada bulan Mei 2015 lalu. Awalnya hutan ini tidak diketahui orang, karena lokasinya yang lumayan di pedalaman. Namun, warga Kragilan sepakat untuk mengembangkannya sebagai lokasi wisata. Warga bahkan membentuk organisasi khusus untuk mengurusi pengembangan hutan ini, mulai dari mengatur jalan, mengatur tiket masuk, menjaga parkir, membuat bangku-bangku dan spot-spot foto lainnya, hingga berlatih menjadi pemandu wisata. Setiap hari Senin, dua orang petugas akan memunguti sampah-sampah di hutan lalu membakarnya. Top Selfie Kragilan ini merupakan wujud kreativitas warga yang patut kita harga dan kalau perlu kita tiru. Jadi kalau kamu main ke sana, jangan khilaf buang sampahnya ya!

Hutan yang selama kini identik dengan lokasi yang sebaiknya dihindari ternyata bisa menjadi daerah wisata yang luar biasa bila dikelola dengan baik. Sekilas kamu mungkin tertawa ketika membaca namanya “Top Selfie”. Tapi kamu akan maklum saat sudah mengunjungi sendiri. Setiap spotnya seolah mengundangmu untuk selfie!

Jadi, kapan kamu ke sana?