Masih ingat dengan salah satu adegan film ‘Ada Apa Dengan Cinta 2’ di mana Rangga dan Cinta ngobrol mesra dihiasi pemandangan sunrise di sebuah bangunan tua? Bangunan tua yang terletak di Magelang tersebut kini jadi tempat hits lho. Pokoknya jadi salah satu destinasi tempat wisata yang wajib kamu kunjungi selain setelah Borobudur dan Rumah Kamera.

Nah kali ini, Hipwee Travel mau ngajak kamu jalan-jalan ke sana nih… tapi lewat artikel ini. Hihihi. 😀

Lokasinya memang tersembunyi. Namun tenang saja, selain bisa pakai GPS, keramahan warga Magelang selalu bisa jadi jawaban.

Peta Gereja Ayam via 1.bp.blogspot.com

Bangunan unik tersebut terletak di Bukit Rhema, Dusun Gombong, Desa Kembang Limus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Untuk bisa menuju sana, kamu tinggal jadikan Candi Borobudur sebagai patokan awal.

Dari daerah Candi Borobudur, kamu tinggal menuju arah barat lewat Jalan Medang Kamulan. Setelah 2-3 KM, kamu akan masuk Jalan Raya Borobudur. Nanti di kiri jalan kamu akan menemui Jalan Paren Sikepan. Nah untuk menuju Gereja Ayam, kamu masuk ke jalan tersebut. Dari sana, kamu cuma tinggal perlu menempuh jarak satu kilometer lagi.

Advertisement

Saran Hipwee Travel, kalau masih ragu dengan navigasi GPS, kamu bisa bertanya kepada warga sekitar. Santai saja, mereka dijamin bakal memberikan petunjuk dengan ramah.

Ehhh tapi, sebelum ke sana mending tau dulu tentang Gereja Ayam yuk!

Gak jauh dari Borobudur kok. via tango.image-static.hipwee.com

Bangunan berbentuk unggas tersebut diprakarsai oleh Daniel Alamsjah. Beliau dan sekitar 30 penduduk setempat mulai membangun bangunan tersebut pada tahun 1990-an.

Masyarakat mengenal bangunan ini dengan sebutan Gereja Ayam. Pasalnya, arsitektur bentuk bangunannya persis dengan seekor ayam bermahkota yang sedang duduk di tanah .Bangunannya pun cukup besar dan di dalamnya terdapat ruangan besar..

Meskipun itu tidak pernah selesai dan telah ditinggalkan sejak tahun 2000, tapi bangunan tersebut tetap menjadi hits untuk para wisatawan.

Pak Daniel mendapat inspirasi membangun Gereja Ayam dari mimpinya.

Pak Daniel (kiri). via pantirehab.com

Inspirasi seorang Pak Daniel membangun bangunan tersebut tak lain karena mendapat ilham dari mimpinya. Kemudian, pada tahun 1989, ketika sedang jalan-jalan di Magelang – tempat di mana istrinya berasal – Daniel mengaku menemukan sebuah pemandangan indah persis seperti yang ada dalam mimpinya.

Pasca mengalami keadaan tersebut, ia merasa sedang diberi pesan oleh Tuhan. Sepanjang malam, kata Pak Daniel, ia bermunajat.

“Saya berdoa sepanjang malam di sana dan saya mendapat wahyu bahwa saya harus membangun rumah doa di tempat itu.”

Kata Pak Daniel, bangunan tersebut bukan gereja tapi rumah doa untuk siapa saja yang percaya Tuhan.

Setelah bermunajat semalaman, Pak Daniel pun kemudian memutuskan untuk membangun sebuah rumah ibadah yang ditujukan untuk siapa saja. Tanah seluas 3.000 meter persegi seharga Rp 2 juta akhirnya dibeli Pak Daniel untuk membangun bangunan tersebut.

Namun, meskipun kini dikenal dengan Gereja Ayam, Pak Daniel menegaskan kalau bangunan tersebut bukan gereja, tapi rumah doa.

“Mungkin karena saya seorang Kristen, orang-orang berfikir saya sedang membangun sebuah gereja. Tapi itu bukan gereja. Saya membangun sebuah rumah doa. Bukan gereja, tetapi tempat bagi orang-orang yang percaya pada Tuhan,” tegas Pak Daniel dikutip dari Jakarta Globe.

 

Pak Daniel juga bilang bangunan tersebut berbentuk merpati, bukan ayam.

Merpati, guys. via s-media-cache-ak0.pinimg.com

Ada satu lagi yang perlu diluruskan Pak Daniel kepada masyarakat. Menurutnya, bangunan itu bukan ayam sebagai inspirasinya, tapi burung merpati.

“Simbol perdamaian dan ketulusan,” kata Pak Daniel.

Tapi kondisi sekarang, masyarakat Indonesia, bahkan luar negeri, sudah mengenalnya dengan nama Gereja Ayam. Hihihi.

Gara-gara film AADC 2, Gereja Ayam makin tenar di masyarakat luas.

Romantisss… via cdn.klimg.com

Bangunan tersebut memang sudah dikenal keberadaannya beberapa tahun lalu. Dan hampir setiap tahun, bangunan ini didatangi wisatawan lokal maupun asing.  Namun, berkat film AADC 2 yang belum lama rilis, bangunan tersebut makin digandrungi wisatawan ketika berada di Magelang.

Semua gara-gara Mbak Cinta sama Mas Rangga. Pada adegan AADC 2, Rangga dan Cinta diceritakan sedang berada di atap bangunan, tepatnya di bagian mahkota  bangunan tersebut.

 

Jangan pernah lewatkan kesempatan berada di spot yang satu ini kalau lagi di Gereja Ayam.

Dari atap bangunan. via www.pegipegi.com

Bagian paling atas bangunan merupakan bagian yang wajib kamu singgahi ketika berada di Gereja Ayam. Bukan perkara napak tilas adegan AADC 2, tapi karena memang pemandangan dari atas bakal membuat kamu eyegasm.

Dari bagian bangunan tersebut, kamu bakal menemukan pemandangan di mana hijau menjadi warna dominan.  Kalau kamu lagi beruntung, kamu juga bisa menemukan pemandangan Candi Borobudur, plus gunung-gunung berapi di Jawa Tengah seperti Merapi, Merbabu, hingga Sindoro dan Sumbing. Tapi sayangnya, banak coretan vandalisme yang sangat mengganggu pemandangandan cenderung bikin nilai keindahan bangunan ini jadi berkurang.

Gimana ulasannya? Makin bikin kamu penasaran kan sama bangunan unik yang satu ini? Pokoknya kalau lagi di Magelang, kamu wajib masukan Gereja Ayam ke dalam daftar destinasi wisata yang bakal kamu kunjungi.