Masyarakat Indonesia tentu sangat menggemari sate. Sate telah menjadi kekayaan kuliner bangsa Indonesia, sama seperti rendang, nasi goreng dan soto. Kamu pasti suka ‘kan makanan yang terbuat dari irisan daging atau bahan lainnya yang dibakar dengan bumbu yang sedap ini? Coba apa saja sate yang pernah kamu cicip?

Nah, di Jawa Tengah, aneka sate yang lezat bisa kamu jumpai di berbagai daerah. Masing-masing punya ciri khas rasa dan penyajian yang menarik. Dijamin sate ini bisa menjadi tujuan kuliner kamu saat sedang asyiknya menjelajahi daerah-daerah. Beberapa sate ini malah cuma ada di daerah asalnya, loh. Misal ada cabang di daerah lain cita rasanya tak akan se-otentik dan selezat di tempat asalnya.

Kali ini Hipwee bakal share ke kamu 8 olahan sate yang khas dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Jangan sampai kamu lewatkan, ya!

1. Sate Ambal di Kebumen yang rasanya manis kayak permen daging, penasaran kan?

Sate Ambal yang rasanya manis menggoda khas Kebumen via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Bagi penggemar kuliner dengan rasa manis, menyantap sate ambal adalah sebuah anugerah terindah. Manis seperti permen rasanya sekaligus bisa bikin perutmu kenyang. Racikan daging sate ayam yang empuk ini memiliki cita rasa bumbu jahe dan rempah yang bercampur dengan gula nira yang mantap. Kamu wajib padukan dengan sausnya yang tak akan dijumpai di daerah manapun di seluruh dunia. Saus sate ambal ini berbahan dari tempe lho, bukan kacang seperti kebanyakan sate. Unik! Saus sate rasanya pun sangat manis. Kamu akan menyantap sate Ambal dengan ketupat yang berbahan beras terbaik. Nyam nyam….

Advertisement

Berkunjung ke Kebumen, menjajal sate Ambal adalah kewajiban. Kamu perlu datang ke lokasi asalnya di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal di sekitar Jalan Daendels, sekitar 20 km dari Kota Kebumen. Ada puluhan warung sate di kanan kiri jalan. Yang paling terkenal adalah Warung Sate Pak Kasman.

Jangan banyak-banyak ya Neng, ntar diabetes. Kan, Neng sudah manis banget. Huehue.

2. Disuruh menyantap Sate Suruh Salatiga, kamu pasti pingin nambah!

Kuliner yang wajib dijajal di Salatiga, Sate Sapi Suruh. Yummy. via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Singgah di kota Salatiga yang terletak di pertengahan jalur Semarang dan Solo, adalah kewajiban kamu untuk menjajal lezatnya Sate Sapi Suruh. Mampirlah ke Warung Sate Sapi Suruh yang terletak di Jalan Sudirman, pusat kotanya Salatiga. Tak perlu lama menunggu, kamu akan langsung dijamu oleh suguhan sate sapi yang dilumuri oleh saus kacang kasar yang manis kental dan irisan ketupat pulen pada piring beralaskan daun pisang. Gigitlah dengan sepenuh rasa, nikmatilah daging sapi nan empuk beraroma kunyit kencur yang manis gurih dengan saus kacangnya yang legit. Tahukah kamu? Sate Sapi Suruh sudah ada sejak tahun 1962, loh. Nah, nama Suruh berasal dari desa di mana usaha sate sapi ini pertama kali dirintis.

Pasti kalau kamu disuruh nambah apalagi gratis, kamu akan langsung bilang,”Aku sih Yes!” ya kan?

3. Cobalah Sate Sarepeh, kalau tidak ingin perjalananmu di Rembang akan terasa hambar mengambang

Potongan daging ayam tipis Sate Serepeh yang menggoda. Nyam nyam… via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Ada yang pantas disesali dalam hidupmu saat kamu datang ke Rembang atau melewati jalan Pantura di Rembang tapi tak mampir menyantap Sate Serepeh. Kamu akan ketinggalan sebuah sate yang kenikmatan dan keunikannya sungguh memanjakan lidah. Ya, Sate Sarepeh tersusun dari potongan-potongan daging ayam yang diiris tipis pada beberapa tusuk lidi lalu disirami dengan saus yang diramu dengan apik dari bahan santan, gula merah, saus sambal merah spesial dan bumbu kacang. Kamu sangat dianjurkan untuk memadukan sate serepeh dengan nasi tahu dengan kecambah yang dilumuri bumbu kacang atau sayur lodeh. Uniknya, daun jati selalu jadi alas dari nasi tahu ini yang akan membuat santapanmu makin harum mewangi.

Sate Serepeh yang paling jadi andalan ada di Warung Sate Serepeh Bu Slamet di Jalan Wahidin nomor 9. Datanglah ketika pagi hari, gaes. Jikalau sore atau malam hari, kamu tak perlu khawatir. Kamu bisa menyantapnya di Warung Pak No dan berbagai warung di se-antero Rembang. Yuk, agendakan ke Rembang!

4. Hangatnya menyantap Sate Kelinci Tawangmangu dalam dinginnya lereng Gunung Lawu

Ternyata kelinci pun bisa enak disate. Cobain saat ke Tawangmangu. via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Sate Kelinci memang bisa dijumpai di berbagai daerah di Indonesia, tapi kalau menyantapnya di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar kamu akan menikmati suasana yang terbaik. Dinginnya lereng Gunung Lawu pasti akan membuatmu butuh kehangatan. Sate kelinci yang tersebar di sepanjang Jalan utama Karanganyar Magetan dan kawasan wisata Grojogan Sewu adalah andalan yang patut dijajal.

Kamu biasanya kalau melihat kelinci adalah binatang yang lucu. Nah, ketika diolah menjadi sate, rasanya pun ternyata sangat uenak, loh. Sate Kelinci di Tawangmangu disajikan dengan saus kacang yang dilumuri kecap nikmat bersama potongan bawang dan cabe rawit. Cocok sekali dengan lontong yang bakal bikin kenyang banget. Kamu bisa melengkapi kehangatan Sate Kelinci Tawangmangu dengan minuman jahe hangat.

Maknyosss!

5. Setelah puas travelling di Dieng, kamu wajib menjajal gurihnya Sate Sapi-nya Mie Ongklok Wonosobo

Kuliner sepaket dengan travelling-mu ke Dieng. via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Sebenarnya sate sapi ini adalah menu pelengkap dari Mie Ongklok yang sangat terkenal di Wonosobo. Namun, saya selalu suka dengan sate sapinya yang juara. Makanya, saya perlu memasukkan sate sapi sebagai sate yang harus dicicipi di Jawa Tengah. Coba mie ongklok tanpa sate sapi ibarat kamu memisahkan cinta Rama dengan Shinta. Sate Sapi ini berbumbu manis ala kecap yang bersauskan bumbu kacang bercita rasa merica, kencur dan aneka rempah lainnya. Kamu akan mendapati mie ongklok yang kental dengan rasa ebi, gula jawa dengan padanan sate sapi yang lembut dagingnya pas. Kamu bisa melengkapinya dengan tempe kemul, tempe khas Wonosobo yang masih panas.

Lokasi terbaik menikmati kuliner Mie Ongklok dengan Sate Sapi terenaknya adalah di Jl. Pasukan Ronggolawe No.14. Jika kamu selesai travelling di Dieng, kamu akan lewati warung ini begitu masuk kota Wonosobo.

6. Sate Bebek Tambak Banyumas yang jadi kerinduan orang Ngapak se-dunia!

Gurih manisnya Sate Bebek akan selalu dirindukan. via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Kalau kamu sedang melintasi jalur selatan Jawa: Bandung-Jogja, lalu menjumpai kota kecil yang penuh dengan asap, itu artinya kamu sampai di Tambak, Kabupaten Banyumas. Puluhan penjual Sate Bebek pasti sedang mengipas-ngipas sate sehingga aroma asap mengundang siapa saja yang lewat. Kamu pun wajib mampir memenuhi undangan lezat mereka. Pesanlah sate bebeknya yang sangat terkenal bagi orang-orang di daerah Ngapak alias Banyumasan dan sekitarnya.

Kamu akan disuguhi sate berbahan bebek empuk yang bercita rasa manisnya rempah beraroma kunyit dan jahe. Bebeknya merupakan bebek pilihan yang masih berusia remaja lalu direbus dengan bumbu rahasia selama tiga jam. Aduh kasian ya, lagi masa pertumbuhan, hehe. Tapi nggak apa-apa. Santaplah sate bebek ini bersama bumbu kacangnya yang manis nan gurih. Kamu juga bisa menyantap dengan bumbu kecapnya yang dilengkapi potongan cabe rawit nan menggigit. Yang paling masyhur di antara puluhan penjual sate bebek Pak Encus.

7. Jangan anggap dirimu pemberani kalau belum coba Sate Buntel khas Solo. Jokowi aja makan di sini!

Kuliner kesukaan presiden Jokowi lhoo… via www.diasporaiqbal.blogspot.co.id

Mumpung masih muda, kamu tak boleh melewatkan masa mudamu untuk tidak menyantap Sate Buntel khas Kota Solo. Kamu akan menghadapi sebuah sate yang cukup kaya dengan kandungan kolesterol. Sate Buntel terbuat dari daging kambing yang dicincang lalu dibungkus dengan lemak kambing pada sekujur tubuh satenya. Ingat ya, lemak kambing! Sate Buntel kemudian dibakar dengan bumbu kecap manis. Ukuran sate buntel lebih besar daripada sate pada umumnya. Meski kamu hanya mendapatkan dua buah sate buntel setiap seporsi, tapi dijamin sudah cukup untuk memuaskanmu.

Oh ya, meski sate buntel cukup kaya kolesterol tak berarti orang tua takut dan serta merta menghindarinya. Kelezetannya ternyata mengalahkan risikonya. Kebanyakan pelanggannya malah orang-orang yang sudah berkepala empat ke atas. Warung Sate Buntel yang masyhur adalah Warung Sate Hj. Bejo di Lojiwetan dan Warung Sate Tambak Segaran di Jalan Sutan Syahrir.

8. Membaranya selera untuk makan sepuasnya Sate Blora. Mantap Rasanya!

Sekali mencoba, dijamin Sate Blora akan membuatmu membara untuk terus mengunyahnya. via www.infoblora.com

Kamu akan disuguhi empat jenis sate yang disajikan dalam sebuah piring dengan arah saling berhadapan. Ada sate daging ayam, sate usus, sate kulit dan sate ati ampela-jeroan. Kamu bebas mengambilnya sesuai seleramu. Jika sudah mau habis, jangan kaget sate kamu akan diisi lagi oleh si pegawai. Tapi tenang, kamu tak akan disuruh untuk membayar semuanya. Kamu hanya membayar berapa sate yang kamu santap. Inilah style unik Sate Blora di Warung Pak Teguh, Jl Pemuda No. 25 Blora.

Sate Blora yang memiliki rasa manis kecap berbaur dengan aroma gula merah dan ketumbar ini sangat elegan saat dipadukan bersama saus kacangnya yang sedikit manis atau gulai kuningnya yang gurih. Kamu bisa menyantap Sate Blora dengan pilihan lontong yang pulen atau nasi putih yang renyah, keduanya sama enaknya.

Aduh, jadi laper dah!

Suzana : Bang Bokir, sate Bang 5 tusuk aja!

Bokir : Loh Neng, biasanya 200 tusuk?

Suzana : Maklum Bang, tanggal tua

Bokir : Bangkit dari kubur cuma buat beli sate doang. Awas aja kalau nggak bayar!

bangkit dari kubur cuma mau beli sate via palingkeren.net

Nah, kamu jadi tahu kan kalau Jawa Tengah ternyata punya berbagai jenis sate yang khas. Referensi sate-mu pun kini tak cuma sekedar bisa menyebut sate itu terdiri dari sate ayam, sate kambing atau sate sapi saja. Sate ternyata di berbagai daerah punya sebutan uniknya tersendiri ‘kan. Mari kita jalan-jalan dan makan sate. Yuk buktikan!

Bang Bokir sate Bangggg!!!