Bagi orang yang gemar berplesir, menekuni pekerjaan yang bisa dilakukan sambil berjalan-jalan tentu menjadi mimpi tersendiri. Salah satu jenis pekerjaan yang memungkinkan kamu tetap bisa melanglang buana sembari mengisi pundi-pundi tabungan adalah travel blogger.

Ya, menjadi seorang travel blogger memang selalu terdengar menarik. Menjadi semakin menarik ketika kamu mendengar sederet nama seperti Trinity, Marischka Prudence, dan Amalla Vesta. Mereka tidak hanya sukses membuat travel blog-nya terkenal, naum juga sukses menghasilkan uang.

Untuk bisa sesukses para travel blogger di atas, kamu tentu harus memiliki trik tersendiri. Seiring dengan semakin berkembangnya tren berlibur, semakin banyak pula travel blog yang menjamur. Kamu perlu memiliki ilmu tersendiri agar berhasil bersaing dengan blog-blog lainnya di jagat maya. Nah, dalam artikel ini, Hipwee akan membahas 7 caranya!

 1. Sebelum Bermimpi Bisa Mengisi Tabungan dari Tulisan, Kamu Harus Membuat Blogmu Kaya Kunjungan

Uang dari blog itu didapatkan dari komisi iklan yang dipasang pada laman blog kita. Bentuknya pun bermacam-macam: ada yang dibayar dengan menggunakan iklan PPC (pay per click) yang dibuat oleh google AdSense atau kliksaya, iklan afiliasi, atau penjualan spot iklan di blog secara mandiri. Ketiga cara ini sama-sama bisa membuat kita bisa menghasilkan uang.

Advertisement

Namun tentu para pengiklan baru akan memasang iklan pada blog yang dianggap menguntungkan mereka. Nah blog-blog yang menjadi favorit para pengiklan tersebut adalah blog yang kaya akan pengunjung. Tidak ada aturan khusus yang menetapkan berapa jumlah minimum pengunjung yang harus didapatkan. Namun idealnya, jumlah pengunjung (visitors) yang cukup seksi di mata pengiklan adalah blog yang memiliki 40.000 – 100.000 pageviews per minggu-nya.

2. Kamu Tak Perlu Memiliki Bakat Luar Biasa Untuk Membuat Pembacamu Jatuh Cinta. Kembangkan Saja Gaya Bahasa yang, Kalau Dilihat, Hanya Kamu yang Punya.

gaya bahasa yang unik buat pembaca tertarik via www.technochilly.com

Untuk bisa membuat travel blog-mu terkenal dan menghasilkan uang, tentu tulisan-tulisanmu harus jitu. Tapi kamu tak perlu punya bakat seluar biasa para pemenang Nobel Sastra. Cukuplah kamu menulis dengan gaya bahasa penulisan yang unik, yang tak banyak ditemukan di blog-blog lainnya tapi enak dibaca oleh mereka yang menjadi targetmu. Temukan formulasi tulisan yang kamu rasa hanya kamu yang punya. Bisa cukup formal dan sopan jika kamu menyasar mereka yang dewasa dan sudah berkeluarga. Bisa juga nyeleneh dan banyak mengandung kata-kata slang jika kamu menyasar pasar anak muda. Kamu pun bisa menyusupkan berbagai joke segar, anekdot dari tempat-tempatmu bertualang, sampai bahkan membuat kosakata baru.

Di tengah persaingan para travel blogger, kamu tidak bisa hanya menjadi penulis yang biasa-biasa saja jika ingin sukses. Dengan menciptakan gaya khasmu sendiri, tulisanmu akan memiliki taste yang berbeda dengan travel blogger lainnya.

3. Semangat Menulis yang Kembang-Kempis Tak Akan Bikin Blogmu Jadi Eksis: Menulislah Dengan Konsistensi Agar Pembacamu Tidak Lari

konsisten dalam menulis via www.huffingtonpost.com

Sebelum bisa mengandalkan blog sebagai sumber pemasukan utama, kamu harus lebih dulu menjadikannya side job. Realistisnya, blog yang kamu kelola itu akan butuh beberapa tahun sebelum bisa dikenal oleh masyarakat luas. Tentu kamu tidak akan bisa bertahan hidup jika hanya mengandalkan blogmu saja, bukan?

Tapi meskipun namanya ‘side-job‘, bukan berarti kamu bisa mengerjakannya asal-asalan. Kamu juga harus menerapkan manajemen waktu yang baik untuk mengelola blogmu. Jadwalkanlah kapan saja kamu harus menambah tulisan. Ambil contoh kamu adalah mahasiswa yang masih aktif kuliah. Untuk tetap bisa menulis secara konsisten, pilihlah waktu senggang di mana kamu bisa mencurahkan perhatian guna menghasilkan tulisan yang berkualitas. Menulis sekali seminggu di akhir pekan dapat menjadi pilihan. Dengan sikap konsisten ini, mimpi untuk menjadi travel blogger profesional tidak hanya menjadi khayalan.

4. Agar Bisa Menghasilkan Tulisan Secara Konsisten, Jangan Ragu Juga Mengajak Teman Jadi Penulis Sukarelawan.

ajak teman menulis bersama via www.makemoneyinlife.com

Dalam proses menorehkan nama sebagai travel blogger handal, di tengah perjalanan kamu bisa saja kehabisan ide. Hal tersebut bisa terjadi karena kamu memang belum sempat jalan-jalan sehingga gak ada bahan tulisan, atau sedang suntuk sehingga malas menulis. Jika sudah begini, kamu bisa mengajak temanmu untuk ikut menulis bersama dengan harga ‘sukarela’. Minta teman atau kenalanmu untuk ikut berkontribusi memperkaya artikel yang terdapat pada travel blog-mu tersebut. Oh ya selain pilihan tadi, proyek membuat travel blog kolaborasi juga bisa jadi pilihan menarik. Kamu dan teman-teman yang punya hobi menulis bisa saja mengelola sebuah travel blog secara bersama. Nantinya jika memang sudah menguntungkan, hasilnya dibagi deh.

5. Selain Gaya Penulisan yang Orisinil, Konsep Blog yang Unik Akan Membuat Banyak Orang Tak Ragu Melirik

konsep blog yang menarik via www.marketconsensus.com

Selain butuh gaya penulisan yang menjual, menentukan konsep blog adalah salah satu hal yang tak boleh dilupakan. Konsep ini juga yang nantinya akan membedakan antara travel blog garapanmu dengan travel blog lainnya. Tidak mudah memang membuat konsep yang menarik, namun jika sudah berhasil menemukannya travel blog-mu akan semakin gampang memenangkan hati pembaca. Misalnya saja blog-mu ditujukan bagi traveler yang gemar mendaki gunung. Nah tulisan yang bisa kamu angkat adalah tentang cara menaiki gunung yang aman, kisah pendaki yang sukses menaklukan puncak-puncak tertinggi, tips packing barang bawaan, dan lain sebagainya.

6. Gambar-Gambar di Blog Travel Harus Seperti Permen yang Memanjakan Mata. Ilmu Fotografi Dasar Akan Memberikan Artikelmu Nyawa.

kualitas gambar mumpuni via www.wazariwazir.com

Tulisan adalah sebuah nyawa dalam sebuah travel blog dan gambar menjadi pelengkapnya. Akan tetapi, gambar itu sambal saat makan. Tanpanya, makananmu akan terasa kurang nikmat.

Gambar adalah sisi visual yang akan membuat blog semakin menjual. Maka dari itu, hindari menggunakan gambar dengan resolusi rendah atau blurred. Pilihlah gambar mendukung, yang semakin menyempurnakan user experience ketika mereka membaca tulisanmu tersebut. Sangat penting bagimu untuk belajar ilmu fotografi dasar sejak sekarang. Dengan ini, kamu bisa menghasilkan gambar-gambar menarik yang membuat orang akan semakin betah berlama-lama membaca blogmu.

7. Perhatikan Komentar Pembaca dan Belajarlah dari Sana. Pembaca Adalah Konsultan Gratis Untuk Menaikkan Kualitas Tulisanmu di Masa Depan.

jangan alergi tehadap komentar pembaca via www.creativedigest.co.uk

Sesungguhnya pembaca adalah konsumen dari tulisan kita yang harus dipuaskan keinginannya. Maka dari itu dengan rajin membaca komentar, kamu bisa mendapat masukkan gratis dari sana. Saat popularitas blogmu semakin menanjak, komentar yang kamu dapat sebenarnya beragam. Mulai dari yang memuji, berterimakasih karena merasa mendapat info, mengkritik, memberi saran, bahkan ada juga yang mencela. Sebagai orang bercita-cita menjadi penulis blog profesional kamu harus pandai memfilter komentar pada yang berguna untuk tulisan dan mana yang hanya cocok dianggap ‘penghias’ saja.

8. Mendapat Profit Selangit Tentu Menjadi Mimpi Setiap Travel Blogger. Tapi Ingat, Travel Blogging Tidak Seperti Memasak Mie Instan — Hasilnya Tak Bisa Langsung Kamu Makan.

waktu membuat blog terkenal via freelancecrunch.com

Iming-iming mendapatkan bayaran lewat tulisan yang kita posting di laman blog tentu menjadi motivasi tersendiri ketika memutuskan untuk menseriusi travel blog buatanmu. Akan tetapi yang perlu diketahui keuntungan tersebut tidak akan datang secara kilat. Kamu perlu memperkenalkan blog-mu kepada khalayak. Ibarat sebuah produk, pelan-pelan kamu harus mempromosikan blog tersebut kepada banyak orang. Waktunya bisa jadi dalam hitungan minggu, bulan, bahkan sampai tahunan. Konsistensi dan kesabaran adalah modal awal untuk memulai segalanya.

Kini berbagai tips untuk membuat blogmu dikenal dan menghasilkan uang sudah di tangan. Pertanyaannya, sudah kamu siap memulai segalanya?

Featured Image bydirectory.indonesiakreatif.net