Saat ini, mendaki gunung sudah bukan merupakan kegiatan asing dan anti mainstream. Setiap orang berhak berpetualang atau mendaki gunung manapun, dengan siapapun, dan kapanpun dia mau. Bahkan, nggak sedikit dari mereka yang nekat berani mendaki gunung secara solo atau seorang diri. Ya, kalau sudah ranger sih nggak masalah. Nah, kalau buat pemula?

Baik pemula atau yang sudah berpengalaman mendaki, nggak masalah untuk solo tracking. Tapi, selama ini, sudah betulkah packing kerilmu? Nah, kali ini Hipwee Travel mau kasih tips buat packing barang-barang yang bisa kamu masukkan ke dalam kerilmu, supaya lebih efektif dan efisien. Untung-untung, sedikit meringankan beban angkutmu selama pendakian.

Sebelum menyusun items ke dalam keril, pastikan barang-barang itu memang berguna. Sisihkan barang tambahan yang nggak sekiranya nggak terlalu penting!

NAH, INI DITINGGAL AJA, YAH! via make-upbox.com

Langkah pertama ketika kamu hendak packing barang-barang yang akan kamu bawa dalam kerilmu adalah membuang barang yang nantinya nggak akan terpakai di gunung. Mungkin travel iron, make-up, dsb. berguna bagi cewek/cowok yang traveling ke tempat wisata lain, kecuali alam bebas. Pendaki gunung nggak butuh setrikaan, ‘kan? Nah, tinggalkan!

Catatlah barang-barang yang akan kamu bawa dalam pendakian nanti. Kalau bisa difoto terus di-upload deh, biar kelihatan kalau kamu mau mendaki

Foto, terus diposting deh! :p via alidesta.wordpress.com

Advertisement

Biar kamu nggak dibilang kudet dan gaptek, ada baiknya kamu foto dulu barang-barang yang akan kamu bawa dalam pendakianmu. Apalagi kalau kamu mau mendaki ke gunung yang nggak biasa atau belum pernah kamu dan teman-temanmu daki sebelumnya. Posting ke Instagram dengan berbagai tagar, dan tunggu beberapa saat. Pasti banyak deh yang nge-love!

Bungkuslah dengan kantong plastik barang-barang yang nggak boleh kering, seperti baju dan logistik. Gulung baju dengan apik!

Baju gulung. :3 via blog.reservasi.com

Sebelum memasukkan barang-barang penting ke dalam keril, pastikan semua sudah kamu bungkus dengan plastik dengan catatan, jangan sampai menggelembung. Karena gelembung dalam kantong plastik akan memakan tempat dalam keril.

Untuk baju ganti, upayakan agar kamu lipat atau gulung hingga kecil, hingga membentuk seperti dadar gulung. #eh. Ya, biar nggak makan tempat di kerilmu!

Gunakan trash bag sebagai lapisan untuk isi kerilmu. Trash bag nggak cuma buat sampah kok

Duh, Mbak, buat keril, bukan buat baju! -___- via lookbook.nu

Kamu perlu menyisakan setidaknya satu trash bag untuk melapisi kerilmu sebelum memuat barang-barang. Supaya kalau hujan barang-barang di dalam kerilmu nggak ikut basah. Apalagi kalau kamu nggak punya cover bag buat kerilmu. Duh, kuyup deh itu keril, makin berat bawaanmu nantinya. Selain buat menyimpan sampah-sampahmu selama pendakian, trash bag juga bisa menyelamatkan barang-barangmu agar tetap kering.

Manfaatkan matras untuk frame agar badan carrier nggak loyo . Keril dan orangnya nggak boleh loyo, yo!

Matras dalam carrier. via kilometerindonesia.blogspot.com

Sebagai alas tidur di dalam tenda, matras bisa kamu gunakan untuk membuat kerilmu agar berdiri tegap. Masukkanlah matras setelah kamu melapisi sisi dalam kerilmu dengan trash bag. Berdirikan matras di dalam keril, hingga membentuk sebuah ruang yang melingkar (seperti pada gambar). Dengan begitu kerilmu akan bisa berdiri tegap dengan bentuk lingkaran yang rapat. Gampang, ‘kan?

Selipkan frame tenda di bagian belakang keril, agar tercipta rasa nyaman ketika menggendong keril.

Nyaman, ‘kan?? via youqueen.com

Kalau tendamu memiliki frame, selipkan saja di keril bagian belakang. Biar punggungmu nggak terlalu pegal.

Setelah kerilmu bisa berdiri tegap, masukkan barang-barang ringan terlebih dulu. Seperti sleeping bag dan sweeter/penghangat yang akan kamu pakai untuk istirahat nanti

Digulung kecil seperti ini, jadi lebih hemat tempat. via www.wikihow.com

Kenapa harus barang-barang yang ringan terlebih dulu? Ya, supaya beban yang akan kamu bawa nggak terlalu berat masanya. Barang-barang ringan seperti sleeping bag dan sweeter ‘kan dipakainya nanti setelah kamu bikin tenda. Lagipula dua benda tersebut adalah barang penting yang nggak boleh tertinggal. Makanya, masukkanlah kali pertama sleeping bag dan sweeter ke dalam keril.

Susun nesting, baju kering, dan logistik utama di bagian tengah keril. Biar lebih fleksibel dalam menjangkaunya

Nggak boleh ketinggalan nih! via squatdc.blogspot.com

Setelah menaruh beban ringan di dasar keril, masukkan nesting, baju kering, dan logistik di atasnya. Jadi, ketika sewaktu-waktu kamu ingin memasak dan ganti baju, nggak perlu repot untuk membongkar kerilmu.

Tahap berikutnya, susunlah dengan rapi peralatan seperti jas hujan, tenda, bahan bakar untuk kompor, air minum, dan perintilan lainnya, di bagian atas keril

Yang sewaktu-waktu akan kamu pakai; jas hujan. Pasti. via triharmoko.wordpress.com

Jas hujan, tenda, bahan bakar kompor (tabung gas), suplai air, tent lamp, dan peralatan penunjang lainnya, taruh di bagian atas keril. Kan tadi frame tenda sudah diletakkan di punggung. Sementara tendanya bisa kamu letakkan di bagian atas keril. Biarkan beban berat berada di atas keril, supaya masa yang akan kamu gendong nggak terlalu besar.

Selipkanlah di kantong-kantong keril bagian luar untuk apapun yang pasti kamu butuhkan selama di perjalanan

Yang bisa diselipin, selipin saja. Penting nih! via www.instructables.com

Nah, di kantong-kantong keril bagian luar, isilah dengan berbagai barang yang sewaktu-waktu kamu butuhkan. P3K dan makanan ringan serta air minum adalah barang-barang yang selalu kamu butuhkan selama perjalanan. Jangan sampai kamu kesulitan untuk menjangkaunya.

Begini ilustrasinya:

Nah, seperti ini! via kapabe.wordpress.com

Setelah semua beres, bungkuslah kerilmu dengan cover bag. Biar kalau hujan, kerilmu nggak becek

Berangkat yuk, Mz! via www.bukalapak.com

Setelah semua barang masuk ke keril dengan benar dan aman, saatnya katakan,

Ayo, berangkat!

Tapi, sebelum berangkat, usahakanlah persiapan mental, niat, doa restu orangtua, dan uangmu sudah siap. Jangan pernah ragu untuk melangkah. Sebab pendakian membutuhkan persiapan yang matang. Keragu-raguan hanya akan membuat hatimu kian tak karuan.

Mungkin ada beberapa versi cara packing yang lain. Yang penting nyaman buat kamu aja sihh. Akhirnya, selamat mendaki gunung, Guys! Have a safe trip!