Petualangan di Indonesia memang tidak pernah kehilangan magnetnya. Pejalan selalu ingin menjamahi setiap sudut Indonesia, sampai ke daerah-daerah paling uniknya. Hanya saja, sayang keinginan menggebu untuk jalan-jalan ini sering tidak sejalan dengan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Cagar alam seperti Pulau Sempu pun nekat dimasuki, Ranu Kumbolo yang dulunya bersih kini mulai dinodai. 

Buatmu para pejalan, pendaki, maupun penikmat alam — bukankah sudah jadi kewajiban untuk menjaga alam kita sedemikian rupa? Sebab keindahan ini bukan untuk kita saja. Masih ada generasi selanjutnya yang berhak menikmatinya.

Negara lain boleh punya pesona wisata yang menarik hati. Tapi entah mengapa, pesona alam Indonesia selalu membuatmu ingin kembali

keindahan tiada tanding via kakaban.co.id

Tentu Indonesia tidak menjadi satu-satunya negara yang memiliki pesona wisata yang menggoda. Ada banyak negara lainnya yang juga menjual berbagai kelebihan mereka untuk menarik perhatian banyak pengalana. Tapi jika aku harus berbicara tentang negaraku sendiri adalah seolah keindahan alamnya yang sulit di temui di tempat lainnya.

Advertisement

Entah mengapa rasanya sulit menemukan ‘kekurangan’ dalam setiap petualangan negeri ini. Hampir di setiap sudutnya kamu bisa menemukan berbagai kejutan yang menyenangkan. Mulai dari puncak ketinggian hingga dalamnya lautan semuanya menawarkan sensasi tidak terlupakan. Kalau kamu tidak percaya, cobalah pergi menyusuti pantai-pantai di Timur Indonesia. Temukan nirwana di setiap jengkal yang kamu tapaki di sana.

Kecantikan Indonesia tak hanya ada di pantai, gunung, pun palungnya. Keajaiban Tangan Tuhan di setiap lekukannya membuatmu merasa bangga jadi orang Indonesia

puncak gunung dan nirwana via theprasstyo.com

Cobalah lihat betapa indahnya pantai-pantai yang berjejer mulai dari barat hingga timur Indonesia. Keindahan Pulau Nias, kecantikan laut di Derawan, keanggunan Gunung Bromo, sampai dengan pesona alam bawah laut Wakatobi adalah sedikit dari sekian banyak harta karun wisata di Indonesia.

Mungkin hanya negara ini yang menyediakan pesona alam tidak ada habisnya. Mulai dari pantai pasir putih dan juga yang berwarna hitam semua indah sesuai dengan porsinya. Tuhan telah membuktikan kebesarannya dengan menciptakan negara ini dengan segala kelebihannya.

“Terima kasih Tuhan karena aku terlahir sebagai orang Indonesia”

Bagi penggiat pendakian Indonesia adalah surga. Trek yang menghajar lelah otot  membuatmu selalu ingin kembali mendatanginya

rinjani, salah satu nirwana Indonesia via firmanbackpacker.wordpress.com

Lengkap. Mungkin itulah satu kata yang bisa menggambarkan kondisi alam Indonesia. Untuk kamu pemburu keindahan alam bawah laut, negara ini adalah ‘raja’ penyedia ribuan ikan dan terumbu karang terbaik di seluruh dunia. Sementara bagi yang gemar mengejar kecantikan alam di ketinggian, bisa memilih begitu banyak gunung yang menjanjikan keindahan yang tidak tertanding.

Cobalah sesekali merasakan sensasi menyapa fajar di Gunung Prau, mencumbui gunung-gunung di Jawa Timur, atau menantang diri menggapai puncak Rinjani. Tentunya akan sangat menyenangkan bila kamu memiliki kesempatan untuk menjelajah semuanya. Di atas sanalah kamu dapat mengerti mengapa sebetulnya patut bersyukur lahir dan tumbuh di bumi Ibu Pertiwi.

Namun sayangnya kini segala keelokan tersebut sudah banyak ternoda. Lihatlah, banyak harta karun wisata Indonesia yang dipakai semena-mena

mulai rusak via rri.co.id

Segala keindahan alam yang diberikan oleh Tuhan kepada kita secara cuma-cuma tersebut jelas tidak dapat menjaga dirinya sendiri. Sebagai makhluk yang hidup berdampingan dengannya, sudah selayaknya kita menjaga kelestariannya. Tapi kini yang terjadi justru sebaliknya. Banyak orang yang kurang peka bahwa keselerasan alam patut pula dijaga oleh para penikmatnya.

Mulai dari aksi eksploitasi alam berlebihan, kunjungan ke cagar alam tanpa aturan, sampai membiarkan sampah berserakan adalah bentuk dari pengerusakan oleh mereka yang sering mengaku mencintai alam. Tanpa sadar, sebagai manusia kita justru tidak bertindak bijak dengan semua pemberian yang Tuhan telah sediakan. Padahal jika kita tidak jeli menjaganya semuanya bukan tidak mungkin selama beberapa tahun ke depan, semua potensi wisata yang dipunya bisa hanya tinggal cerita.

Kini tiba saatnya berhenti menutup mata. Sebagai manusia yang berakal budi semua tindakan seenaknya sendiri tak bisa dibiarkan terus terjadi

mulai menjaga dengan tindak nyata via papanpelangi.co

Hidup beriringan dan saling melengkapi satu dengan yang lainnya seharusnya dapat menjadi prinsip hidup antara manusia dengan alam. Sebagai manusia kita tentu menyadari tidak bisa melepaskan diri dari keberadaan alam di sekitar kita. Sebaliknya, alam yang luas ini pun membutuhkan manusia untuk merawat dan bukan melukainya. Menikmati keindahannya adalah hak bagi manusia. Tapi menjaga kelestariannya pun menjadi kewajiban yang tidak boleh terlupa.

“Kamu boleh lautan sampai titik terdalam atau mendaki ke puncak tertinggi. Tapi satu yang perlu diingat pulanglah dengan membawa kebaikan yang bisa dibagi”

Culas sekali jika keindahan ini hanya kau nikmati sendiri. Padahal bertahun-tahun lagi, anak dan cucumu pun berhak menikmati apa yang kau rasakan saat ini

karena generasi selanjutnya juga berhak menikmati via kaeo-vacation.blogspot.com

Apa yang terjadi di hari ini adalah warisan panjang untuk generasi yang akan datang. Semua yang kamu lakukan di hari ini akan berdampak untuk alam nantinya. Maka dari itu, menjaganya adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Tentunya akan sangat menyedihkan bila anak cucumu nantinya hanya bisa mendengar cerita tentang kecantikan negerinya tanpa pernah melihat secara langsung.

Berhenti bertindak sesuka hati dan merasa mau menang sendiri. Bukan hanya kita saja yang punya hak untuk menikmati semua kemasyuran alam Ibu Pertiwi. Wariskan alam terbaik untuk mereka, agar kelak anak muda Indonesia bangga lahir dan tumbuh di negara ini.

Featured Image by: renjanatuju.wordpress.com