Ingin memanjakan bayi kamu dengan pijatan dan mandi yang menyenangkan? Coba baby spa deh! Iya, sekarang bayi pun juga punya spa khusus untuk melayani kebutuhan mereka, lho. Meski namanya baby spa, jangan bayangkan fasilitasnya persis sama dengan spa orang dewasa ya. Dilansir dari usatoday.com, baby spa lebih difokuskan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sama seperti kita orang dewasa, bayi juga menyukai pijatan lembut, mengapung di air yang tenang (mengingatkan mereka pada lingkungan mereka saat masih dalam rahim) dan suasana yang rileks.

Mengapung di air yang hangat (hydrotherapy) konon merangsang perkembangan fisik, emosional dan mental bayi. Dilansir dari  situs resmi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), baby spa telah terbukti secara klinis memiliki manfaat yang signifikan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, tentunya jika dilakukan dengan cara yang benar ya. Itulah mengapa sekarang banyak orangtua masa kini yang mengajak bayi-bayinya ke baby spa untuk merasakan manfaat tersebut.

Tapi ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan oleh para orangtua agar sesi spa bayi berjalan dengan nyaman dan aman. Yuk simak tipsnya berikut ini sebelum buru-buru mengajak bayimu main ke baby spa 🙂

1.  Pastikan baby spa yang akan kamu kunjungi memiliki terapis yang tersertifikasi

terapis tersertifikasi via www.buggybuddys.com.au

Saat kamu akan mengajak bayimu ke baby spa, ingat jangan hanya tergiur dengan dekorasi dan fasilitas canggih yang ditawarkan, ya. Pastikan terapis-terapis yang akan menangani bayimu punya latar belakang medis atau sudah tersertifikasi sehingga benar-benar kompeten di bidangnya. Penting banget karena kalau sampai bayimu salah pijat, wah, bisa gawat urusannya.

2. Pastikan bayimu selalu diawasi dengan benar setiap saat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

Advertisement

tetap perlu diawasi

Air bisa jadi media yang menyenangkan sekaligus berbahaya bagi si kecil, jadi jangan anggap remeh hal ini. Pastikan kamu dan terapismu benar-benar stand-by untuk mengawasi bayi saat ia bermain-main di air. Jangan pernah sekali-kali berpikir untuk meninggalkan bayimu sendirian, bahkan dengan si terapisnya sekalipun. Kita nggak akan pernah tau apa yang akan terjadi dalam waktu 1-2 detik, ‘kan. Jadi lebih baik bersikap agak ketat dan keras kepala dalam hal mengawasi bayimu. Pastikan kamu mengajak bayimu spa bersama dengan sang Ayah atau dengan saudara yang dapat kita percaya. Dengan begitu, jika sewaktu-waktu kita perlu pergi (ke kamar mandi, misalnya), kita bisa minta tolong pengawasan mereka sejenak.

3. Perhatikan reaksi bayimu, usahakan bayi merasa nyaman dan tenang saat melakukan spa

pastikan bayi nyaman via www.babyspausa.com

Sebaiknya kamu peka terhadap sinyal bayimu saat akan membawanya ke spa, apakah dia lapar atau mengantuk. Hindari juga mengajak bayimu spa saat dia baru selesai makan, saat dia sedang sakit atau sehabis diimunisasi. Kamu wajib peka akan reaksi si kecil saat sedang ditangani terapisnya atau saat dia sedang dimasukkan ke dalam air. Jangan samakan perasaan kita saat merasakan spa dengan si bayi yang notabene baru pertama kali mencobanya.

Kalau bayi kita terlihat gelisah dan menangis saat dipijat, minta terapisnya untuk mengurangi atau menghentikan aktivitas memijatnya sejenak. Begitu pula saat bayi dimasukkan ke air, perhatikan reaksinya. Jika bayi meronta-ronta dan tidak menikmati pijatan atau sesi berendamnya, sebaiknya nggak perlu dipaksakan karena nanti malah bisa bikin bayi trauma. Lakukan segala sesuatunya dengan santai dan perlahan. Jika bayi menikmati semua rangkaian spanya, kamu akan tahu dengan melihat respon bayi yang biasanya mengantuk dan tidak memberontak.

4. Sebelum mengajak bayimu ke baby spa, kamu bisa tanya teman atau kenalan yang sebelumnya sudah merasakan fasilitas di baby spa yang kita mau

pakai rekomendasi teman

Memang sekarang baby spa udah bertebaran dimana-mana dan akses untuk mendapatkan informasi juga sangat mudah. Kamu tinggal pilih mau pakai jasa baby spa yang mana sesuai dengan budget-mu. Tapi usahakan untuk mencari rekomendasi dan testimoni dari saudara, teman atau kenalan yang sebelumnya sudah merasakan perawatan spa tersebut. Lokasi dan jam beroperasi spa juga bisa jadi bahan pertimbangan. Sebaiknya pilih spa yang tidak terlalu jauh, terlalu ramai pengunjung dan jam operasinya bisa menyesuaikan dengan bayi kita agar manfaat spa yang kita inginkan bisa maksimal. Selain itu jangan lupa, saat akan melakukan reservasi untuk menanyakan tentang air yang akan digunakan, apakah rutin diganti setiap bayi selesai spa, apa saja produk yang digunakan serta apa saja yang harus kita bawa sendiri ke baby spa.

5. Terakhir, sesuaikan baby spa yang kamu mau dengan kebutuhan dan budget, jangan sekedar ikut arus tren ya

sesuaikan juga dengan budget via thegreenparent.co.uk

Karena baby spa sekarang sudah menjamur di mana-mana, kamu bisa dengan mudah memilih baby spa yang sesuai dengan kondisi keuanganmu dan juga kebutuhanmu. Kalau keuanganmu belum mampu untuk membayar baby spa yang sekali terapi biayanya jutaan ya nggak usah dipaksain, sekeren apapun tempat itu. Kamu bisa berburu baby spa lain yang terapisnya bagus dan tempatnya bagus dengan budget yang sesuai. Selain itu, jangan lupa untuk selalu bertanya sampai tuntas tentang biaya perawatan yang ditawarkan sebelum melakukan baby spa. Nggak usah malu, daripada nanti malah syok gara-gara tagihannya membengkak.

Gimana? Sudah siap mengajak bayimu ke baby spa? Selamat mencoba, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya