Semua pasti setuju bahwa menikah memang butuh persiapan yang nggak main-main. Soal urusan berapa lama waktu yang tepat untuk mempersiapkan pernikahan memang tidak bisa dikalkulasikan dengan tepat. Kabarnya, persiapan penikahan Laudya Cintya Bella dengan duda asal negeri Jiran, Engku Emran, hanya dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan saja. Meski dirasa mustahil, namun nyatanya semua tetap berjalan baik dan sempurna.

Nah, agar seluruh rangkaian prosesi pernikahanmu nanti juga berjalan lancar tanpa kendala, kali ini Hipwee Wedding ingin membocorkan 7 kesalahan yang kerap kali dilakukan calon pengantin pada masa persiapan pesta pernikahan. Nggak mau dong acaramu nanti jadi sedikit kacau dan berantakan karena menyepelekan hal-hal berikut ini?

1. Kurang istirahat dan justru terlalu banyak aktifitas. Jangan sampai jatuh sakit saat hari H

Bikin agenda via glanceclock.com

Sebelum menikah biasanya kamu justru akan dihadapkan dengan segudang aktifitas yang menumpuk daripada biasanya. Pekerjaan yang harus segera diselesaikan sebelum cuti, sampai pada tetek bengek persiapan pernikahan mulai dari fitting baju, meeting dengan vendor, juga soal urusan undangan.

Menyiasati akan hal tersebut, ada baiknya kamu membuat timeline kegiatan agar semua agenda terjadwal dengan baik. Yang terpenting, patuhi apapun yang sudah dijadwalkan agar bisa mendapatkan waktu istirahat dengan maksimal. Nggak lucu ‘kan kalau nanti di hari H malah nggak fit dan wajah terlihat murung karena kelelahan?

2. Jangan sekali-kali melakukan perawatan wajah yang belum pernah dicoba sebelumnya

Advertisement

Jangan asal perawatan wajah via glanceclock.com

Mendekati hari H, jangan sekali-kali mencoba melakukan perawatan wajah yang baru akan kamu coba. Jika hasilnya baik, tentu ini jadi sebuah hal yang menggembirakan. Tapi, bagaimana jika ternyata kulit jadi kering atau bahkan mengalami iritasi akibat dari perawatan yang dilakukan tidak cocok dengan kulit wajamu? Alih-alih ingin tampil flawless, yang ada kamu justru jadi kurang percaya diri dengan wajah yang sedang tidak dalam kondisi baik.

3. Test food dan test makeup itu perlu. Jangan sampai disepelekan ya!

Menu katering via perfecthampshirewedding.com

Banyak dari pasangan calon pengantin yang menyepelekan dua hal ini; test food dan test makeup. Beberapa dari mereka akhirnya mengeluhkan menu makanan yang kurang memuaskan dari segi rasa dan jumlah, sampai pada menyesal dengan hasil akhir dari makeup yang digunakan. Padahal, semuanya bisa dihindari jika sebelumnya kamu mengadakan test food dengan vendor katering yang sudah dipilih. Jika dirasa ada menu yang ternyata rasanya tidak sesuai ekspektasi, kamu bisa mengganti atau bahkan menghilangkan menu tersebut.

Untuk urusan makeup juga tidak jauh berbeda. Jangan sampai menyesal di akhir acara karena riasan yang terlalu tebal atau warna lipstik yang terlalu mencolok. Dengan melakukan test makeup, kamu bisa berdiskusi dengan si makeup artist tentang riasan seperti apa yang diinginkan atau produk apa yang cocok diaplikasikan pada kulit wajahmu.

4. Melewatkan sarapan sebelum akad maupun resepsi. Nggak lucu sih kalau saat prosesi ijab kabul ada backsound suara keroncongan dari dalam perut

Sempatkan sarapan via www.onnit.com

Ke-riweuh-an persiapan akad ataupun resepsi bukan jadi alasan untuk melewatkan sarapan. Acara ijab kabul saya waktu itu dijadwalkan jam 8 pagi, sedang proses rias dimulai pagi buta usai azan subuh. Menyelipkan sedikit waktu agar tubuh mendapatkan ‘bahan bakar’ bukanlah sebuah hal yang sulit. Sesaat sebelum berganti kebaya akad dan memakai lipstik, saya sempatkan makan beberapa suap agar penampilan lebih prima. Saya cuma nggak mau pingsan di tengah ruangan akad nikah digelar, atau terdengar suara keroncongan dari dalam perut saat prosesi ijab kabul berlangsung. Sungguh, itu tidak lucu.

5. Tidak memprediksi prakiraan cuaca, terlebih jika pernikahan digelar di luar ruangan

Jangan sepelekan cuaca via www.bridestory.com

Jika berniat untuk menggelar pesta pernikahan dengan konsep outdoor, jangan sepelekan tentang prediksi cuaca. Meski memang akhir-akhir ini cuaca makin sulit ditebak, tapi kisaran musim di Indonesia masih bisa kamu pakai sebagai pertimbangan menentukan tanggal pernikahan. Sayang rasanya saat dekorasi apik nan elok yang sudah disiapkan harus rela terguyur hujan dan gagal untuk bisa dinikmati. Nggak mau juga ‘kan tamu undangan jadi merasa kurang nyaman karena pelaksanaan pernikahan dan cuaca yang tidak tepat?

6. Jangan lupakan mengenai survei langsung ke lokasi pernikahan, termasuk mengecek semua detail kelengkapannya

Survei lokasi via www.reservasi.com

Editor saya yang juga seorang makeup artist (MUA) pernah membagikan pengalaman yang menurut saya sayang kalau disimpan sendiri. Suatu hari saat sedang menjalankan pekerjannya sebagai MUA, si mempelai wanita yang jadi kliennya saat itu tiba-tiba menangis ‘hanya’ karena kepanasan. Dalam ruangan tersebut memang tidak ada kipas angin, apalagi AC. Hal sepele yang ternyata dampaknya luar biasa ya.

Oleh karena itu, penting kiranya melakukan survei ke lokasi tempat pernikahan akan digelar, termasuk juga mengecek semua detail kelengkapannya. Mulai dari jumlah kursi yang disediakan, sound system yang disewakan, sampai tentang pendingin ruangan demi kenyamanan bersama.

Karena pernikahan merupakan prosesi sakral sekali seumur hidup. Wajar kiranya kamu mempersiapkan segalanya sampai ke hal ‘remeh’ seperti yang sudah disebutkan di atas. Agar semua bisa berjalan sesuai harapan dan tak ada kata menyesal di belakang.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya