“Duh, bingung, mau pakai jasa Wedding Organizer atau panitia keluarga aja, ya?

Resepsi pernikahan menjadi suatu hal yang harus dipersiapkan secara matang. Melihat tingkat kerumitan susunan acara dan banyaknya tamu undangan menjadikan resepsi pernikahan nggak mungkin berjalan tanpa bantuan orang lain. Selain biaya, resepsi pernikahan juga membutuhkan waktu, konsentrasi, dan tenaga yang cukup besar.

Permasalahannya adalah, siapakah yang akan kamu ajak kerjasama untuk menciptakan resepsi pernikahan yang sukses? Menyewa jasa Wedding Organizer atau justru menjadikan keluarga sendiri sebagai panitianya?

Nah, agar kamu nggak nggak salah memilih, sebaiknya kamu baca dulu penjelasan mengenai plus minus Wedding Organizer (WO) dan panitia keluarga dari Hipwee berikut.

1. Profesionalitas antara WO dan panitia keluarga berbeda, pastikan resepsi pernikahanmu dikoordinasikan oleh tangan yang benar

WO adalah orang-orang profesional via www.intertwinedevents.com

Advertisement

Wedding Organizer (WO) merupakan jasa koordinator resepsi pernikahan yang kompetensinya sudah nggak diragukan lagi. Asalkan kamu pintar memilih WO yang punya nama dan terpercaya.

Tim WO sudah memiliki hubungan yang baik dengan vendor-vendor yang bekerja sama dengan mereka. Kamu bisa berkonsultasi seputar kebutuhan resepsi pernikahan pada koordinator WO yang ditunjuk. Segala kebutuhan akan dilaksanakan oleh WO, tugasmu hanya memantau performa kerja para vendor saja.

Lain halnya dengan panitia keluarga yang profesionalitasnya hanya didasarkan pada pengalaman anggota keluarga yang sudah pernah melangsungkan pesta pernikahan.

Keluarga cenderung mengedepankan urusan personal dan selera pribadi. Ketika menghubungi vendor secara manual dari pihak keluarga, dikhawatirkan akan ada ketidaksinambungan yang berujung pada saling menyalahkan.

2. Pemilihan WO atau panitia keluarga perlu disesuaikan dengan kebutuhan resepsi pernikahan, seperti lokasi, waktu dan banyaknya tamu undangan

butuh WO untuk lokasi sesi prewedding yang jauh via www.threecountiesweddings.com

Jika kebutuhan sesi pernikahanmu dilaksanakan di lokasi yang berbeda, misalnya kamu ingin melakukan sesi foto prewedding di Bali atau ingin melangsungkan pernikahan di Bandung, sementara kamu tinggal di Yogyakarta, di sinilah peran WO sangat dibutuhkan. WO akan mengecek lokasi dan memastikan semua proses sekaligus tetek-bengeknya berjalan lancar sesuai rencana. Pihak keluarga akan kerepotan untuk melakukan hal semacam ini karena keterbatasan waktu dan juga biaya yang dibutuhkan.

Jika kamu akan mengundang tamu berjumlah ribuan, maka disarankan menggunakan jasa WO untuk menjamin terselenggaranya resepsi pernikahan yang lancar dan sukses.

Sebaliknya, kamu boleh memanfaatkan panitia keluarga hanya untuk pesta pernikahan sederhana dan intim yang mengundang tamu ratusan orang saja. Pastikan kamu rutin mengadakan pertemuan dan melakukan kroscek secara mendetail dengan anggota keluarga besar sebagai panitia resepsi pernikahanmu.

3. Beda lagi soal kebutuhan yang sifatnya privasi, kepanitiaan keluarga dirasa lebih cocok untuk memegang kendali

panitia keluarga untuk urusan privasi via time.com

Terkadang, beberapa resepsi pernikahan tertentu memerlukan kebutuhan yang sifatnya privasi. Misalnya, masalah keuangan yang terbilang sensitif, pastinya akan lebih nyaman jika diurus oleh orang-orang yang terpercaya. Kebutuhan lain seperti transportasi, konsumsi, mengatur seragam, menyebar undangan hingga memastikan kesediaan perlengkapan yang harus ada pada hari-H, akan lebih efektif jika diurus oleh pihak keluarga.

Pihak WO umumnya akan menolak tugas yang bersifat privasi dan detail seperti ini untuk menjaga reputasi dan menghindari hal-hal yang nggak diinginkan. Kalaupun mereka bisa dilimpahi tugas seperti ini, akan ada tambahan biaya karena hal semacam ini memang bukan termasuk tugas mereka.

4. Persoalan biaya, perbandingannya akan jauh berbeda antara jasa WO dengan panitia keluarga. Kamu harus pintar-pintar mengatur ketersediaan bujet juga

sesuaikan dengan budget via www.familysitescatalog.com

Menyewa jasa WO jelas membutuhkan dana khusus dengan nilai nggak sedikit.

Memang, setiap WO memiliki harga bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan konsep resepsi yang diinginkan. Selain itu, faktor kredibilitas juga mempengaruhi harga. Semakin tinggi jam terbang WO tersebut, semakin besar pula bujet yang dikeluarkan.

Berbeda dengan kepanitiaan keluarga yang cenderung nggak membutuhkan bujet besar, sehingga kamu bisa meminimalisir pengeluaran.

Bagi mereka, bisa membantu anggota keluarganya adalah suatu hal yang membahagiakan terlebih untuk momen yang bahagia, mereka nggak akan mengharapkan imbalan untuk pengorbanan yang mereka berikan.

Sebagai bentuk apresiasi, kamu bisa menyiapkan dana transportasi, akomodasi atau konsumsi saat melibatkan mereka dalam setiap pertemuan dan persiapan lainnya. Jangan lupa juga tanda ucapan terima kasih usai resepsi dilaksanakan.

5. Secara sekilas, beberapa keuntungan memang bisa didapatkan ketika memanfaatkan panitia keluarga, namun hal-hal ini juga harusnya kamu pertimbangkan

panitia keluarga via www.bridalguide.com

Menjadikan keluarga sebagai panitia resepsi pernikahan memang akan mempererat hubungan kekeluargaan karena intensitas bertemu akan semakin sering, dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang penuh dengan kesibukan masing-masing. Pernikahan menjadi ajang untuk berkumpul bersama keluarga untuk berbagi kebahagiaan.

Kekurangannya adalah, setiap kepala memiliki pola pikir yang berbeda-beda sekalipun mereka keluarga. Jika terjadi masalah dalam persiapan akan memungkinkan terjadinya pertengkaran. Belum lagi masalah silsilah keluarga, kamu akan cenderung segan meminta bantuan atau ada rasa sungkan untuk menegur jika ada sesuatu yang berjalan kurang lancar karena dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru sesama anggota keluarga.

6. Sebaliknya, jasa WO yang dianggap penolong ketika dihadapkan pada keterbatasan waktu dan tenaga, pun punya beberapa kekurangan yang patut kamu waspadai

jasa wedding organizer via www.kirkbrides.com

Menggunakan jasa WO dirasa menguntungkan karena bisa menghemat waktu bagi pasangan yang sibuk bekerja dan sulit mengatur waktu untuk mempersiapkan resepsi pernikahan. Selain itu juga mengurangi beban pikiran calon pengantin, untuk lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi peran yang baru sebagai istri dan suami. Asalkan, kamu punya bujet yang mencukupi.

Berita buruknya adalah kerap terjadi WO yang kurang profesional di mana mereka nggak melibatkan anggota keluarga sebagai pemantau. Inilah yang harus dihindari. WO seperti ini hanya akan fokus pada calon pengantin saja dan lupa bahwa keluarga juga perlu diikutsertakan meski nggak bertindak sebagai pemegang keputusan secara langsung.

7. Pada dasarnya, baik WO maupun panitia keluarga sama-sama penting kedudukannya dan saling melengkapi untuk mewujudkan resepsi pernikahan agar berjalan lancar dan sukses

demi resepsi pernikahan yang sukses via beachcomberbride.com

Mengandalkan WO atau keluarga saja sebagai pelaksana acara resepsi pernikahan memang butuh pertimbangan. Masing-masing punya kapasitasnya sendiri. Meski kamu memutuskan untuk menyewa jasa WO, pihak keluarga harus tetap terlibat dalam pelaksanaan resepsi pernikahan.

WO bertugas sebagai koordinator yang akan mengecek dan mengingatkan tiap-tiap vendor dengan tugas yang dijalankannya masing-masing. Sedangkan keluarga merupakan orang yang dipercayai untuk menjadi ‘kaki tangan’mu, membantu memantau jalannya acara.

Jadi, sudah mantap dengan pilihan jasa koordinator resepsi pernikahanmu? Pertimbangkan segala sesuatunya dengan baik dan matang, ya!