Pernikahan tema rustic wedding atau tema hutan memang belum banyak dilakukan di Indonesia. Pertimbangan tempatnya yang harus dilakukan outdoor dan labilnya musim membuat banyak pasangan nggak kepikiran tema ini. Pilihan gampang dan cepatnya ya tinggal pesta di gedung atau di rumah saja. Beres.

Tapi kepingin nggak sih, kamu menikah dengan tema-tema yang unik dan lain dari yang lain? Bukankah pernikahan adalah hal yang akan dikenang seumur hidup? Jadi nggak ada salahnya mencoba hal baru. Seperti yang dilakukan pasangan Dika dan Tiqa ini. Mereka berani merancang dan melaksanakan pesta pernikahan yang unik dan segar sekali dengan mengambil latar hutan.

Ingin tahu kisah selengkapnya? Simak yuk.

1. Kenalan dulu dengan pengantinnya, Dika dan Tiqa. Pasangan muda yang satu ini mengadakan pesta rustic wedding meskipun belum lazim di Indonesia

Kenal tahun 2008, awalnya hanya teman. Iya, hanya teman lalu menjadi demen via www.facebook.com

2. Lokasi pesta ini adalah di Madiun. Kamu pun bisa memilih lokasi manapun asalkan punya banyak pepohonan yang rindang

Berlokasi di Tempat Penimpunan Kayu (TPK) Perhutani Madiun, Jalan Rimba Kaya No 1 Madiun

3. Ini nih, pelaminan yang disiapkan. Bukan dari sofa empuk seperti di gedung-gedung. Tapi dari kursi kayu jati yang didesain a la tema rustic

Advertisement

“Nggak nyangka, dari temenan tahun 2008 sampai 2014, akhirnya bisa duduk bareng di pelaminan” via www.facebook.com

4. Dekorasi pelaminannya pun bertema hutan dengan hiasan bunga warna kuning dan ungu. Tips: tak perlu pakai banyak warna kok

“Kami bisa seperti ini itu sudah diawali ribuan kali flirting, tapi gagal. Hehehehe”

5. Ketika memasuki venue, para tamu dimanjakan dengan kolasi foto masa pacaran Tiqa dan Dika yang dipajang di kayu-kayu. Hmmm, kurang seru apa coba?

“Pacaran 1,5 tahun dan selalu LDR tetap membuat kami mantap melaju ke pelaminan”

6. Bahkan tumpukan kayu yang disusun seperti ini bisa unik ditaruh sebagai alat pajang foto-foto prewedding

“Desember 2015 menjadi saksi kisah cinta kami. Dika melamar Tiqa secara serius”

7. Items dekorasi yang bisa dimanfaatkan: ilalang liar, pepohonan, bunga liar dan semuanya yang serba kayu

“Kami adalah bukti bahwa pasangan LDR pun bisa berakhir happy ending!”

8. Untuk para tamu disediakan tempat bernaung di tenda-tenda. Duh, malah jadi nggak fokus sama ciuman keningnya, Mb Mz

“10 September 2016 adalah hari dimana aku adalah kamu. Kamu adalah aku”

9. Karena konsepnya rustic wedding, kostum yang dipakai pun tak perlu yang ribet dan wah. Tiqa mengenakan busana gaun dengan veil simpel, sementara Dika mengenakan jas dengan topi fedora. Satu kata: mbois!

“Kamu cantik” | “Iya, kamu juga ganteng” | “Kok sama, terus kita jodoh dong?” | “Menurut ngana?”

10. Dan, bagi tamu yang datang ke acara rustic wedding seperti di acara Tiqa dan Dika, dipastikan akan bangga dan senang mengunggahnya di social media

“Bahagianya para tamu mewakili kebahagiaan kami”

Nah demikian kira-kira konsep rustic wedding yang dilakukan Tiqa dan Dika. Suasananya yang tetap hijau dan segar ini membuat para tamu menjadi betah dan dijamin bakalan terkenang seumur hidup. Gimana, jadi kepingin juga kan?

Keseruan pernikahan Tiqa dan Dika bisa kamu tonton di video ini

Tribute to: Pristiqa Wirastami & Dika Yudanto (10 September 2016)

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!