Syahfalevi TP Ibn Abdullah Hipwee Reader Hipwee Author

Lahir di Pesisir Riau (Bengkalis) 29 Tahun silam. Lulusan FEKONSOS UIN SUSKA Pekanbaru dan sedang menyelesaikan Program Pasca di FISIP-UR. Gemar membaca, suka menulis, tidak suka berdebat tersebab pembenaran semata (karena debat seperti itu adalah jalan syaithan), sedikit kritis terhadap fenomena sosial kemasyarakatan & pecinta golput.
Urut berdasarkan

Fenomena (Sang Pencerah dan Sekelumit Prinsip Hidupnya)

Aku telah berada di Kota ini untuk sekian waktu. Kota yang sedikit banyak telah membesarkanku. Ya, Kota Pekanbaru. Banyak kenangan yang bila ingin ku lukiskan pasti memerlukan banyak canvas untuk menyelesaikannya. Ada FENOMENA menarik yang ingin ku beritakan kepada sekalian alam. Pelajaran yang begitu berharga menurutku dan semoga menjadi inspirasi bagi diriku serta orang-orang yang […]

Pantaskah Disebut Hamba?

AIB… Sejatinya adalah masa lalu. Namun, tak jarang ianya berbenturan di masa depan. Tuhan sebagai Dzat Yang Maha Suci lagi Maha Mengetahui senantiasa menutupi aib hamba-hambanya dengan kemudahan. Celakanya, si hamba yang tak pernah mengukur diri malah berbangga mempertontonkan & membuka aibnya dikhalayak ramai. Cukuplah Allah dijadikan tempat berlindung & memohon dari yang tampak maupun […]

Nagari Status

RUKUN ISLAM itu : 1. Mengucapkan Dua Kalimah Syahadat; 2. Mendirikan Shalat; 3. Menunaikan Zakat; 4. Berpuasa di Bulan Ramadhan; 5. Menunaikan Haji ke Baitullah [Makkah al-Mukarramah] bagi yang mampu.Coba kalian tela’ah itu Rukun Islam, ada berapa poin? Lima? Sepuluh? atau Tigapuluh Enam Setengah? Setelah guru saya berkelakar, saya pun jadi terpikir-pikir sekaligus heran juga. […]

Cerita Itu Bernama “Transisi”

Menimba ilmu adalah keharusan & mempelajari, memahami serta mengamalkan ilmu-ilmu agama adalah kewajiban. Islam menjamin kebaikan dunia maupun akhirat bagi mereka yang bersungguh-sungguh (ikhlas Lillahi Ta’ala) dalam menimba & mengaplikasikan ilmu tersebut dalam kehidupan. TRANSISI adalah bahasa yang “mungkin” saja pas bagi kita yang baru mengenal, mempelajari, memahami & mengamalkan ilmu agama ini lebih dalam […]

Bantahan (Percayalah, yang Terpenting Itu Bukan “Cepat Menikah” Tapi “Dengan Siapa” Kita Menikah)

Berawal dari share postingan saudaraku Hendra Uciha, hingga saat ini aku terus membaca (bahkan membaca berulang-ulang) mengenai tulisan saudari Fety Fatimah. Jujur, aku sedikit terusik dengan tulisan dalam artikel tersebut. Bukan karena aku baru saja menikah, bukan pula karena kebanggaan sesat atau hal-hal yang tidak penting lainnya. Setelah ditelisik isi dari artikel yang dituliskan oleh […]