Tahun baru akan segera datang, dan hari-hari di tahun 2014 tinggal hitungan jari. Merasa tahun ini tidak melakukan sesuatu yang berarti? Dan kamu tersadar bahwa tahun ini berlalu tanpa meraih pencapaian yang membawa kepuasan hati? Atau apakah kamu memang tipe orang yang hidup seperti air? Tanpa resolusi, lebih rileks, dan spontan, sehingga hidup terasa mengalir begitu saja?

Hhmmm.. mungkin saat ini kamu merasa lebih nyaman hidup tanpa resolusi. Namun dibalik itu semua, selalu ada perasaan resah karena hanya bersikap reaktif terhadap hidup yang ibarat kapal terombang ambing di tengah lautan tanpa tujuan jelas, bukan? Nah, agar kamu tak kebingungan untuk membuat resolusi di tahun 2015 mendatang, saya ingin berbagi tentang cara untuk merencanakan dan mewujudkan resolusimu. Tips ini saya sarikan dari pengalaman saya mengikuti seminar road to sukses bersama Fuad Zakiy.

1. Di tengah kesibukanmu, luangkan waktu untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Apa saja yang telah kamu lakukan selama satu tahun ini

Lakukan refleksi dan evaluasi diri (dok. pribadi) via hipwee.com

Ini adalah langkah awal yang harus kamu lakukan untuk merencanakan resolusimu di tahun depan. Tanpa mengabaikan kesibukan yang tengah kamu jalani saat ini, sisihkan waktu dan menyempatkan diri untuk melakukan refleksi.

Renungkan apa saja yang telah kamu lakukan di tahun 2014. Jika tahun lalu kamu merasa sudah menyusun rencana untuk tahun ini namun ternyata banyak yang belum tercapai, melalui cara inilah kamu bisa melakukan evaluasi diri. Evaluasi diri ini sangat penting, karena di sinilah kamu tahu dimana saja letak kesalahan-kesalahan yang menyebabkan dirimu gagal mencapai resolusimu di tahun ini.

2. Tanyalah pada dirimu sendiri, apa yang membuatmu gagal dalam meraih resolusimu kemarin

Advertisement

Gali tujuan yang ingin kamu capai via www.localmedia.sg

Cobalah untuk lebih peka dengan keinginan hati nuranimu sendiri. Cari dan temukan tujuan yang benar-benar ingin kamu capai di tahun depan, hambatan apa saja yang akan menghalangimu meraih tujuanmu tersebut, dan apa solusi yang akan kamu lakukan untuk mengatasi hambatannya.

Kalau kamu masih merasa terlalu kesulitan untuk menggali hal-hal tersebut, coba gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk membantumu mengingat:

  • apa saja yang berhasil dan belum berhasil kamu raih di tahun ini?
  • Apa saja yang gagal kamu dapatkan di tahun ini?
  • Apa yang menyebabkan kamu gagal meraihnya?
  • Apa saja yang perlu kamu rencanakan untuk menebus kesalahan dan kegagalanmu tahun ini untuk membangun kesuksesan di tahun depan?
  • Apa itu berasal dari kebiasaan burukmu?
  • Selain kebiasaan buruk yang telah kamu miliki tersebut, hal lain apa yang menghalanginya?
  • Jika itu perkara skill, maka tentukan skill apa yang perlu kamu pelajari.

Cobalah untuk menjawab semua pertanyaan tersebut dengan rinci. Tuliskan jawaban-jawabanmu pada selembar kertas, dan kamu akan menemukan resolusi yang harus kamu capai tahun depan.

3. Dengan menggali dan menyelami dirimu sendiri, kamu akan menemukan rencana terbaik untuk mencapai resolusimu di tahun depan

Buat rencana via nitibhan.com

Setelah mempelajari jawaban-jawabanmu dari pertanyaan sebelumya, Langkah selanjutnya adalah dengan mengulang kembali langkah sebelumnya, tapi dengan menggunakan pertanyaan berbeda yang lebih merinci lagi. Misalnya:

  • Siapa sajakah orang yang sudah berhasil lebih dahulu mencapai goal seperti yang kamu inginkan?
  • Kapan kamu akan mulai menghubungi mereka untuk belajar?
  • Apa saja yang dapat mengantarkanmu untuk mencapai goal tersebut?
  • Apa saja yang kamu perlukan untuk mencapai goalmu?
  • Kebiasaan dan kemampuan apa saja yang harus kamu miliki untuk mencapai goalmu?
  • Kebiasaan buruk apa yang harus kamu hentikan agar tidak lagi menghambatmu mencapai goal?

Jawablah semua pertanyaan tersebut dengan sungguh-sungguh. Jangan sepelekan pertanyaan-pertanyaan tersebut, anggaplah ini seperti ulangan semestermu.

Setelah menjawab semua pertanyaan-pertanyaan di atas, kamu akan menemukan rangkaian rencana yang harus kamu lakukan di tahun depan.

4. Kamu perlu menaikkan kualitas hidupmu. Buatlah resolusi dari 6 sisi kehidupanmu

Buat resolusi di setiap sisi kehidupanmu via www.thedangerz.com

Idealnya, pastikan semua resolusimu itu mencakup sisi spiritual, intelektual, kesehatan, karir, keuangan, dan sosial. Temukan resolusimu di masing-masing sisi kehidupanmu itu dengan cara melakukan langkah-lagkah di atas.

Membuat dan merencanakan resolusi di setiap sisi kehidupanmu adalah salah satu bentuk bahwa kamu mulai peduli dengan peningkatan kualitas hidupmu. Semakin bertambah usia, sudah sepatutnya kamu melakukan perubahan yang lebih baik di setiap sisi kehidupanmu. Jangan hanya melulu tentang hal-hal yang kamu sukai saja, tapi kamu juga harus mulai melek dengan sisi-sisi kehidupanmu yang belum pernah kamu tingkatkan.

5. Kamu perlu tolak ukur untuk bisa mewujudkan resolusi. Buatlah standar yang jelas pada setiap resolusimu

Tentukan standar dari setiap resolusimu via dschool.stanford.edu

Di dunia ini ada hal yang bisa diukur dan adapula yang tak bisa diukur. Nah, untuk hal-hal yang tidak bisa diukur, seperti halnya keberhasilan dalam mencapai resolusimu itu, kamu harus membuat sebuah standar yang jelas sebagai tolak ukurnya.

Misalnya saja kamu merencakan untuk lebih sukses soal finansial. Sukses finansial yang seperti apakah yang kamu targetkan? Buatlah standar yang jelas, dan sesuaikan dengan kemampuanmu. Contohnya, standar kesuksesan finansialmu adalah kamu bisa menabung sekian persen dari jumlah gajimu. Nah, jika ternyatakamu bisa melebihi dari standar tersebut, artinya kamu sudah berhasil mencapai resolusimu.

Jadi, buatlah beberapa standar untuk setiap target yang kamu tentukan di tahun depan. Nyatakan tujuan tersebut secara ringkas dan jelas. Tujuan yang terlalu panjang dan tanpa standar yang jelas cenderung membingungkan, sehingga kamu malas untuk mencapainya. Sederhanakan tujuan tersebut, dan nyatakan dalam bentuk kegiatan konkrit yang hasilnya dapat diukur.

6. Pacu semangatmu dengan mematok deadline di setiap resolusimu!

Buatlah tenggat waktu via www.thesunnysideupblog.com

“A goal is a dream with a deadline”

Cita-cita adalah impian dengan tenggat waktu. Tanpa tenggat waktu cita-cita hanya sekedar mimpi di siang bolong. – Napoloen Hill

Tenggat waktu sangat penting dalam sebuah perencanaan. Kamu akan lebih rentan gagal untuk meraih setiap target tanpa memperhitungkan deadline secara jelas. Misalkan tahun depan kamu berencana untuk menyelesaikan skripsimu, maka kamu perlu untuk menjabarkan targetmu tersebut menjadi lebih rinci dan menjadwalkannya secara jelas.

Misalkan targetmu untuk lulus adalah bulan November, maka sejak bulan Januari kamu sudah harus mencari banyak referensi atau beberapa masalah untuk kamu jadikan sebagai penelitian. Pada bulan Februari memulai mengajukan judul, akhir bulan maret menyelesaikan bab 1, dan seterusnya hingga pada bulan November kamu telah benar-benar berhasil menyelesaikan skripsi.

7. Hidup ini singkat, kamu harus berlomba dengan waktu..

Lawan tterbesarmu adalah waktu via ineedchemicalx.deviantart.com

Deadline juga berfungsi sebagai pengingat. Dengan adanya deadline, kamu akan terus mengingat bahwa lawan yang harus kamu hadapi adalah waktu. Kamu akan terus berusaha membuat dirimu lebih cepat dalam bertindak dan mengambil kesempatan. Ingatlah, kesempatan selalu datang setiap saat, tapi kadang kitalah yang tidak siap untuk menangkap setiap kesempatan yang ada.

Jadi, selalu ingatkan dirimu bahwa kamu harus cepat karena waktumu di dunia ini singkat. Ketika nanti kamu sudah memutuskan untuk mengubah kebiasaan lama dan menentukan hal-hal baru yang akan kamu jadikan sebagai kebiasaan baru untuk mencapai target, yakinkan dirimu bahwa perubahan pada dirimu akan terjadi setelah 21 hari. Jadi tetaplah berusaha keras dan bersabar untuk konsisten, setidaknya untuk melakukan kebiasaanmu lebih dari 21 hari.

8. Keseriusan dalam mematuhi rencana membuatmu optimis untuk mencapai resolusi

Serius dan patuh membuatmu optimis via goodmenproject.com

Nah inilah yang paling penting dari segalanya. Ketika kamu sudah memutuskan tujuanmu, kamu harus mau berkomitmen untuk mematuhinya. Paksalah dirimu untuk patuh pada apa rencana-rencana yang sudah kamu tulis.

Bangun keyakinan bahwa kamu bisa meraih apa yang telah kamu rencanakan dengan mematuhi apa yang telah kamu tuliskan. Kesungguhan dan keseriusan akan membuatmu optimis dalam mencapai resolusimu.

9. Buatlah dirimu selalu ingat dengan resolusimu, di mana dan kapan saja!

tulis tujuanmu di beberapa tempat via www.thesunnysideupblog.com

Untuk lebih memudahkan dan meringankanmu dalam merealisasikan rencanamu, tulislah setiap target dalam beberapa tindakan dalam agenda harianmu selama seminggu.

Jangan menuliskan hanya pada satu tempat, usahakan untuk menulisnya dimana saja yang biasanya kamu jangkau, misalnya di dalam agenda harianmu, sticky note yang kamu tempel di depan kaca atau meja belajarmu, atau di dalam sticky note smartphone dan komputermu. Agar selalu mengingatkanmu setiap saat pada tindakan yang harus kamu lakukan untuk mencapai target besarmu di tahun depan.

10. Kamu perlu berbangga jika resolusimu tercapai, tapi kamu juga harus terus terdorong untuk meningkatkan pencapaianmu

Tingkatkan goalmu via www.steadyhealth.com

Jika kamu sudah berhasil mencapai resolusimu, jangan cepat merasa puas! Kamu boleh berbahagia dengan keberhasilanmu, tapi jangan sampai terlena. Setelah resolusimu tercapai, selalu tingkatkan standar pencapaianmu.

Jangan lupa untuk memberikan reward untuk setiap target besar yang telah berhasil kamu lakukan. Memberikan reward pada diri sendiri akan membuatmu semakin terpacu untuk terus berusaha menaikkan kualitas hidupmu.

Tetapi jika kamu gagal lagi dalam mencapai resolusi besarmu. jangan terlalu berkecil hati. Maafkan dirimu sendiri, dan segeralah melakukan perbaikan dan berusahalah dua kali lebih keras pada kesempatan berikutnya.

Mau menulis untuk Hipwee? Kirimkan karyamu ke sini!