Setiap jombloers pasti mendambakan pasangan hidup yang nyaris sempurna, yang sesuai dengan kriteria masing-masing. Kita sering mengkhayal untuk melakukan hal-hal yang indah dengan “calon” pasangan hidup kita yang belum pasti.

Khusus untuk para laki-laki jomblo, daripada kita selalu memikirkan dan mengurusi wanita lain yang belum tentu mau dengan kita, sebaiknya kita lakukan hal baik ini terlebih dahulu kepada wanita yang selalu dan pasti menyanyagi kita, yaitu ibunda kita tercinta..

1. Daripada sibuk mengkhayal menjadi imam shalat calon istrimu yang enath kapan datangnya, lebih baik mulailah belajar menjadi imam shalat untuk ibumu.

Jadi imam shalat ibu. via multikulti.gr

Mulailah menjadi imam shalat untuk ibumu terlebih dahulu sebelum dirimu benar-benar menjadi imam shalat calon istrimu nanti. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai proses untuk memantaskan diri bahwa dirimu layak menjadi imam bagi wanita tersebut. Bukankan “ calon” pasanganmu butuh bukti yang nyata bahwa dirimu benar-benar bisa menjadi imam shalat? Dan bukan hanya khayalan yang kamu jadikan sebuah janji yang belum tentu kebenarnya.

2. Daripada sibuk memikirkan bagaimana keadaan teman wanitamu, sebaiknya kamu pikirkan bagaimana keadaan ibumu saat ini?

Tanyakan keadaan ibu. via galleryhip.com

Advertisement

Sebagai jombloers, pasti sering menanyakan dengan manisnya pada teman wanita yang sedang ia dekati. Misalnya, “Udah makan belum?”, “kok belum, makan nanti sakit lho?”.

Tetapi pernahkan dirimu bertanya pada ibumu tentang keadanya baik secara langsung atau melalui telepon?  “Ibu sudah makan?”, “Ibu mau makan apa? ”, “Ibu sedang sakit?” dll.  Mungkin dirimu malah sering merasa kesal karena dimarahinya atau kesal karena ibumu berulang-ulang  menyuruhmu makan.  Tetapi itulah bentuk kepedulian ibu kepada dirimu.

Sebagai laki-laki kita tidak boleh malu menanyakan bagaimana keadaan ibu. Bukankan hati ibumu akan bahagia jika kamu perhatikan. Sebenarnya kehadiranmu dan perhatianmu lebih berharga dari harta yang kau berikan. Mulai saat ini daripada sibuk menanyakan bagaimana keadaan teman-teman wainitamu, sebaiknya mulailah membalas perhatianya terlebih dahulu dengan memikirkan keadaan ibumu.

3. Daripada sibuk mendoakan teman wanitamu, lebih baik kau doakan ibumu terlebih dahulu.

Sering-sering doain ibu aja. via www.prozeny.cz

Sebagai perempuan yang membesarkan dan merawatmu, sudah selayaknya ibumu menjadi “top list” dalam doa-doa yang kau panjatkan. Barulah setelahnya kau boleh doakan siapa saja, termasuk selurut umat di dunia. Karena tanpa dimintapun ibumu pasti selalu mendoakan yang terbaik untuk dirimu dan bisa jadi kehidupanmu saat ini adalah berkat doa ibumu.

Apakah kamu telah setiap hari mendoakan ibumu? Jika belum, sebaiknya mulai saat ini kita harus selalu doakan ibu kita dengan doa-doa yang terbaik.

4. Daripada Kau habiskan uangmu untuk mentraktir teman-teman wanitamu, sebaiknya kau traktir ibumu terlebih dahulu.

Traktir belanja atau makan ibumu. via jbournesblog.wordpress.com

Kebanyakan laki-laki mungkin malu jika harus jalan dengan ibunya karena takut dianggap sebagai anak yang manja. Para laki-laki kebanyakan lebih memilih jalan atau merayakan kesuksesan dengan teman-teman laki-lakinya atau dengan teman wanitanya. Tak jarang juga kamu yang membayar makanan-makanan mereka, terlebih lagi bagi pria jomblo yang telah mandiri secara finalsial.

Tetapi apakah kau pernah dengan sengaja mengajak ibumu jalan hanya untuk berbelanja menggunakan hasil jerih payahmu? Atau hanya sekedar untuk makan di cafe atau restroan? Untuk para laki-laki mungkin itu sangat jarang dilakukan bahkan mungkin tidak pernah. Padahal seharusnya ibumulah yang layak pertamakali menikmati hasil jerih payahmu baru kemudian jika kau berbaik hati untuk berbagi dengan teman-temanmu.

Mulai saat ini cobalah untuk lebih memperhatikan ibumu, karena ibumu adalah wanita terdekat dalam hidupmu saat ini sebelum kau benar-benar memiliki wanita pendamping di hidupmu.

5. Daripada sibuk memikirkan betapa bahagia bidup bersama calon istrimu yang belum tahu siapa, lebih baik kau bersyukur masih dapat hidup bersama dengan wanita yang selalu ada untukmu, yaitu ibu.

Bersyukurlah atas keberadaan ibumu. via www.print4me.com.br

Rasa syukur yang amat mendalam sudah selayaknya kita panjatkan bagi yang sampai saat ini masih didampingi ibu di dunia ini. Satu-satunya wanita di dunia ini yang selalu mencintaimu tanpa syarat apapun. Keikhlasanya mencintai kita yang masih bisa kita rasakan haruslah kita syukuri. Karena semuanya adalah milik Tuhan dan akan kembali kesisi-Nya, dan tugas kita hanya menjaga dengan baik titipan tuhan tersubut, salah satunya adalah ibu.

Jangan sampai kita sibuk memikirkan betapa bahagianya akan hidup dengan wanita lain, sedangkan kita lupa dengan ibu yang berada di depan mata. Semua masanya akan tiba dimana kita harus membahagiakan keduanya, yaitu istri dan ibu kita. Akan tetapi selagi kita masih sendiri atau belum punya pasangan, sebaiknya  kita sibukan diri kita untuk membalas jasa-jasa ibu meski sampai kapanpun jasa-jasa ibu kita takakan pernah terbalaskan.

“Sehat selalu ibu, semonga dirimu selalu dalam lindungan Allah”.