Perselingkuhan dan perceraian kerap kali jadi permasalahan utama rumah tangga, termasuk yang dilakukan oleh sosok figur publik di negara kita. Seperti layaknya pengacara tenar Hotman Paris Hutapea yang baru-baru ini mengunggah pernyataan kontroversial di akun Instagram pribadinya.

Dalam sebuah video berdurasi kurang dari satu menit, sang pengacara memberikan pernyataan bahwa para laki-laki yang nongkrong di warung kopi sejak pagi berkumpul karena permasalahan ranjang dengan istri. Ia bahkan mempertanyakan apakah salah jika para lelaki memiliki si sayang yang lain dan menikah lagi?

Meski permasalahan ini pelik buat mereka yang sudah berusia lebih dari 50-an, nyatanya ada penjelasan biologis yang perlu kamu tahu soal perubahan hormon perempuan yang menyebabkan mereka tak lagi bergairah. Yup, mereka mulai mengalami menopause. Permasalahan menopause ini nggak sesederhana perubahan hormon karena usia, banyak juga faktor yang memicunya. Yuk kita simak uraian Hipwee News & Feature berikut!

Unggahan Hotman Paris di akun Instagram pribadinya dipertanyakan akibat membahas permasalahan ranjang dan perselingkuhan dengan perspektif yang arogan

Hotman Paris via Liputan6.com

Seorang pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris mengunggah video berdurasi 47 detik di akun Instagramnya. Ia tampak duduk di tengah banyak orang dan menyuarakan pendapatnya soal kelumrahan pria berkepala lima untuk punya pacar di luar. Unggahan tersebut diberi kutipan berbunyi, “harapan para lelaki sukses berduit.”

“Subuh-subuh, sebagian para laki ini sudah di Kopi Joni karena ranjang istri yang sudah menua, sudah tidak bergairah. Pada saat laki-laki pada umumnya umur 50 makin kaya, makin banyak duit, istrinya makin menua, bahkan banyak yang sudah jadi gendut sehingga sudah tidak bergairah di ranjang. Kenyataan sekarang ini, 8 dari 10 laki-laki berduit punya si sayang di luar. Apakah itu salah? Apakah memang mempunyai istri lebih dari satu adalah solusi terbaik? Atau seperti sekarang ini, punya pacar di mana-mana. Berdoalah kepada istri, agar dua dari laki-laki tersebut adalah suamimu yang masih bertahan di ranjangmu. Selamat untuk para istri.”

Tak pelak unggahannya ini mengundang perdebatan netizen. Ada yang pro, ada pula yang sangat tidak setuju

Unggahan video Hotman Paris via www.instagram.com

Banyak yang menilai bahwa pernyataan Hotman Paris ini merugikan banyak perempuan. Mayoritas netizen perempuan bahkan kesal karena sang pengacara hanya memandang perempuan sebagai alat pemuas birahi belaka, setelah tak bergairah lagi maka patut ditinggalkan. Namun, nggak sedikit yang justru setuju dengan pernyataan eksplisit Hotman Paris kalau lelaki yang bosan di usia 50-an memang suatu kelumrahan, dan perlu dimaklumi.

@mauraazizahfadila fakta sih itu,kadang istri cantik aja masih bisa jajan loh
@prelovedarka Benerr om.om bcr fakta!!!!

@iracaesarianaumiivada@weird_again laki2 nanti sdrnya kl sdh skt2an,tua ,sdh jth Baru ingat istri dan mrasa brdosa brslh. Skrg krn msh tajir melintir msh dunia trs yg difikirkan.😇
@oktarina8621 Kalau ada suami kyk gtu mah nti kl dia tua dan sakit2an tinggalin ajah… Kita liat.. Cewe yg muda2 yg cantik mau ga ngerawat laki2 tua yg sakit.. 🙄🙄

Kalau bicara fakta biologisnya, pada usia 40-50 tahun rata-rata perempuan memang kehilangan gairah hubungan suami istri

Menopause di usia menjelang senja via medicalnewstoday.com

Bukan rahasia lagi bahwa perempuan suatu saat akan mengalami masa menopause lebih dulu dari pada laki-laki. Perempuan yang menopause mengalami perubahan-perubahan secara fisik dan psikis. Pada tahap awal menopause, perempuan akan cenderung berkeringat di malam hari, mengalami penambahan berat badan, dan organ kewanitaan yang mengering.

Dilansir dari Healthilines, menopause rata-rata dialami wanita di usianya yang ke-51. Sebenarnya ada faktor psikis yang berpengaruh juga terhadap cepat atau tidaknya perempuan mengalami menopause. Mereka yang terlalu lelah, stres, dan terlalu banyak melakukan olahraga cenderung cepat mendekati gejala menopause. Tidak menutup kemungkinan stress juga disebabkan oleh hubungan suami istri yang kurang harmonis.

Namun, kehilangan gairah bukan soal menopause semata. Perempuan yang kehilangan gairah seksual nggak bisa disalahkan seorang diri, sedikit banyak pasangannya berperan

Kehilangan daya tarik dalam melakukan itu via vix.com

Hubungan bukan tentang satu orang saja. Lebih kompleks, hubungan suami istri apalagi yang berkaitan dengan masalah intim adalah permasalahan antara dua orang. Hilangnya gairah seksual wanita disebabkan oleh merenggangnya hubungan asmara, atau bisa pula disebabkan karena stress dan kelelahan. Tentu saja ini juga menyangkut soal bagaimana suami memperlakukan istri.

Bahkan menurut penelitian, perempuan lebih banyak tidak merasa puas dengan hubungan seksual jangka panjang dengan suami. Namun, tampaknya jarang banget perempuan yang ‘protes’ soal itu. Tingkat kepuasan ini makin menurun seiring berjalannya waktu, nggak heran kalau banyak perempuan yang kehilangan ‘rasa ingin’ untuk kembali melakukan romantisme ranjang. Suami tidak bisa serta merta menyalahkan istri akibat gairah seksualnya yang menurun, banyak faktor yang bisa memengaruhinya. Mulai dari lelahnya istri karena bekerja dan harus pula mengurus anak dan suami, stres karena ketidakharmonisan rumah tangga, hingga masalah biologis yang berkaitan dengan hormon.

Semua perempuan pasti ada kalanya menopause, tapi apakah semudah itu meninggalkan istri hanya karena masalah seks?

Nggak heran ada istilah tua-tua keladi, makin tua makin menjadi via publik.delfi.ee

Permasalahan rumah tangga memang tidak hanya sekedar masalah ranjang. Ada beberapa hal seperti masalah anak, ekonomi, hingga komitmen antara suami dan istri yang bisa menjaga kualitas suatu pernikahan. Apa yang dikatakan pengacara Hotman Paris memang wajar adanya jika pria usia 50-an mengalami permasalahan ranjang dengan sang istri. Namun penyelesaiannya tak harus melulu mencari perempuan lain. Ada komitmen dan moral yang berperan di sana.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya