Banyak yang bilang cinta itu buta. Meski mungkin terdengar sedikit berlebihan, faktanya, banyak kisah percintaan yang bisa mewakili asumsi tersebut. Tak hanya seseorang yang menerima pasangannya apa adanya, tapi bukti cinta itu buta juga bisa dilihat dari banyaknya wanita memilih bertahan dengan lelaki yang jelas-jelas tidak bisa memberinya bahagia. Bahkan saking cintanya, ia akan tetap memaafkan walau kekasihnya sudah berlaku kasar.

Sebuah kejadian kekerasan dalam pacaran terekam CCTV dan sukses bikin yang menonton geregetan sendiri. Terlihat remaja lelaki menghajar perempuan yang diduga pacarnya di dalam toko. Si perempuan tak bisa membalas dan cuma bisa pasrah menerima pukulan demi pukulan. Hubungan tidak sehat semacam ini jelas harus diakhiri. Sudah luka fisik, masih harus menahan luka batin…

Kekerasan dalam pacaran kembali terjadi. Peristiwa memilukan ini terekam CCTV di sebuah toko yang sepertinya sudah tutup. Si pria terus menghujani pacarnya dengan pukulan

View this post on Instagram

Saya merasa seram melihatnya. Scoopy kmrin aja saya merasa seram. Semoga si wanita baik2 saja.

A post shared by Mak Kepo (Makkep) (@mak.kepo) on

Advertisement

Tidak habis pikir, apa sebenarnya yang ada di benak remaja lelaki ini, bisa-bisanya sebegitu tega memukul dan menendang perempuan yang diduga pacarnya itu. Peristiwa yang belum diketahui pasti lokasi kejadiannya itu terekam CCTV di sebuah toko. Entah apa masalah yang membuat lelaki itu jadi kesetanan, tapi yang jelas perilakunya kepada wanita itu tidak bisa dibenarkan sedikitpun! Kita aja yang cuma melihat rekamannya mungkin bisa membayangkan sakit yang dirasakan si cewek itu!

Sebetulnya, bentuk perlakuan yang termasuk kekerasan itu banyak sekali ragamnya. Sebagian besar masyarakat mungkin cuma menganggap kekerasan itu ya yang melibatkan fisik. Padahal tidak selalu

Ragam wajah kekerasan dalam hubungan via magdalene.co

Seperti yang pernah disebutkan dalam situs Magdalene, ada setidaknya 10 pertanda seseorang melakukan kekerasan pada pasangannya. Seperti terlihat di gambar, bahkan posesif dan cemburu berlebihan itu termasuk kekerasan. Meremehkan, mengecek ponsel tanpa izin, atau berusaha menjauhkan pasangan dari keluarga atau teman-temannya, juga tergolong kekerasan. Tapi pada kenyataannya, banyak sekali perempuan yang merasa semua perlakuan pacarnya yang sebenarnya termasuk kekerasan itu normal-normal saja.

Hubungan yang sudah melibatkan fisik –atau yang termasuk dalam 10 ragam kekerasan di atas– jelas bukan hubungan yang sehat. Pola kekerasan ini pun biasanya terus terulang di masa depan

Hubungan yang sudah tidak sehat mungkin memang tidak layak dipertahankan via jadiberita.com

Advertisement

Mungkin memang sulit sekali menyadarkan korban kekerasan untuk sesegera mungkin meninggalkan kekasihnya. Karena ya itu tadi, kebanyakan sudah terlanjur termakan cinta buta. Padahal, hidup dan waktu mereka terlalu berharga jika hanya digunakan untuk bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, membuat lelah hati maupun fisik.

Setiap ditanya kenapa kok tidak putus aja, sering mereka menjawab, “Aku yakin kok pacarku bisa berubah”. Mungkin pacar yang ‘ringan tangan’ seringkali memohon-mohon agar dimaafkan setelah selesai melakukan kesalahan. Atau menebar seribu janji bahwa mereka akan berubah. Terlepas dari ditepati atau tidaknya janji itu, tapi perilaku kasar dan suka main tangan itu sebenarnya tabiat yang cukup sulit dihilangkan. Kalau kebiasaannya seperti itu, tidak menutup kemungkinan suatu hari dia bakal melakukannya lagi.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya