Menyambut perayaan 20 Tahun Pembentukan Daerah Administratif Khusus Macao pada 20 Desember 2019, Macao Government Tourism Office mempersembahkan ‘Macao Festival’ yang diadakan selama 27-29 September di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta.

Macao Festival mengadakan ragam kegiatan mulai dari photo exhibition dengan Joe Taslim sebagai model di Macao, acara hiburan dan musik, serta travel fair yang menghadirkan pelbagai penawaran terbaik.

Advertisement

Momen spesial bagi penduduk Macao dalam merayakan Peringatan 20 Tahun Pembentukan Daerah Administratif Khusus Macao, tentunya juga akan membawa pengalaman unik bagi para wisatawan yang berkunjung liburan di akhir tahun. Karena akan banyak event menarik, mulai dari Art Macao, Kompetisi Fire Work, Macao International Festival, Macao International Film Festival, Lomba Marathon, Macao Culinery Festival, Light Festival dan ditutup dengan Shopping Festival.

Macao adalah kota yang indah dengan perpaduan budaya Barat dan timur

Gereja St. Dominic Macao adalah salah satu bukti perpaduan budaya Timur dan Barat dalam arsitektur (dok.Macao Indonesia) via jelajahmacao.com

Macao adalah wilayah yang berada di pesisir selatan Republik Rakyat Tiongkok dan pernah dikunjungi pendatang dari Portugis pada tahun 1557. “Kenang-kenangan” dari bangsa Portugis itu hari ini menjadikan Macao sebagai destinasi wisata unik dengan perpaduan budaya Barat dan Timur, yang tak akan ditemukan di tempat lain. Berbagai gedung di setiap sudut jalanan Macao sangat instagramable untuk diabadikan oleh wisatawan, apalagi generasi Y dan generasi Z yang sangat akrab dengan gawai dan media sosial.

Devi Sari, Head of Indonesia Representative Macao Government Tourism Office dan Anngoro Putranto, PR & Communication Manager Macao Government Tourist Office (foto.luthfi) via www.hipwee.com

“Maka daripada itu, yang menjadi keunggulan destinasi wisata di Macao adalah history dan culture-nya. Wisatawan Indonesia yang datang ke Macao bisa menikmati sejarah Macao melalui arsitektur bangunan perpaduan antara Barat dan Timur, Portugis dan Asia, dan tak lupa tentunya kuliner yang nikmat-nikmat,” ujar Head of Indonesia Representative Macao Government Tourist Office, Devi Sari, pada Jumat (27/9/2019).

Advertisement

PR & Communication Manager Macao Government Tourism Office, Anggoro Putranto, menambahkan, “Dengan perpaduan budaya Barat dan Timur yang kental dari tiap arsitektur Macao, wisatawan tak akan merasa sedang di Asia, melainkan di Eropa. Wisatawan bisa merasakan vibes Eropa dengan budget yang lebih bersahabat di Macao.”

Pada 2005 Macao dinobatkan ke dalam Daftar Warisan Dunia oleh UNESCO (UNESCO World Heritage Sites)

Rua da Felicidade adalah jalan yang populer akan makanan-makanan lokal yang lezat dan suvenir khas Macao (dok.Macao Indonesia) via jelajahmacao.com

Sejarah Macao yang menjadi saksi perpaduan budaya, estetika, teknologi dan arsitektur dari Timur dan Barat membuat UNESCO pada 2005 menobatkan Macao menjadi situs Warisan Dunia ke-31 di negara China. Bukan hanya itu, pada 2017 Macao kembali dinobatkan sebagai anggota baru dari Jaringan Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCNN) dalam bidang gastronomi. UCNN sendiri meliputi tujuh bidang kreatif, yaitu kerajinan tangan dan kesenian rakyat, desain, film, gastronomi, kesusastraan, musik dan seni media. Hal ini menjadikan Macao sebagai Kota Kreatif Bidang Gastronomi ketiga di China setelah Chengdu dan Shunde.

Mulai dari restoran halal dan jembatan laut terpanjang di dunia akan manjakan wisatawan Indonesia

Keindahan pemandangan dari Hong Kong-Zhuhai-Macao Bridge (dok.Macao Indonesia) via jelajahmacao.com

Macao hari ini sangat siap menjadi destinasi wisata terbaik dunia. Terbukti dengan sudah tersedia sekitar 20-an restoran bersertifikasi halal yang akan menambah kenyamanan wisatawan dari berbagai dunia mayoritas muslim, termasuk Indonesia.

Selain itu, untuk menambah pengalaman wisata yang tak gampang dilupakan, Macao memiliki Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao, yang melintasi laut sepanjang 55 km dan diklaim sebagai jembatan laut terpanjang di dunia. Melintasi jembatan tersebut selama 30-40 menit menggunakan bus, wisatawan akan bisa menikmati cantiknya perjalanan dari Hong Kong ke Macao dari sudut yang berbeda.

Macao Festival hadirkan travel fair dengan berbagai penawaran menarik

Macao Festival berlangsung selama 27-29 September 2019 di Laguna Atrium, Central Park, Jakarta (foto.luthfi) via www.hipwee.com

Tak ketinggalan, di Macao Festival pengunjung bisa mendapatkan informasi dan rincian biaya berwisata ke Macao lengkap dengan paket yang tersedia melalui beberapa agent travel dan airlines yang hadir dengan penawaran harga yang sangat kompetitif serta bonus cashback lainnya.

Nah, kalau kamu berminat untuk menyambangi Macao, kamu bisa mengunjungi laman Instagram @macaoindonesia, Facebook MGTOIndonesia, Twitter @macaoindonesia, YouTube Macao Government Tourist Office serta website Jelajah Macao untuk konten-konten kekinian dan informasi menarik seputar Macao.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya