Tak pernah terlintas di benak Nenek Sakinah sebelumnya, bahwa perjalanan pulangnya malam itu dari berjualan sayur akan berubah jadi petaka. Nggak hanya meninggalkan rasa trauma, peristiwa yang menimpanya itu juga menyisakan bekas luka bakar di bagian leher dan kepala. Hingga kini, pelaku tak bertanggung jawab itu belum juga terungkap dan kasus ini pun masih jadi misteri…

Nenek Sakinah harus merasakan derita setelah seorang pengendara motor tega menyiram cairan kimia ke arahnya ketika ia baru pulang berjualan

Jadi korban penyiraman via wartakota.tribunnews.com

Nasib tak mujur menimpa Nenek Sakinah, penjual sayur keliling di kawasan Meruya, Jakarta Barat. Ia menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh orang tak dikenal. Seperti hari-hari biasanya, Jumat 8 November 2019, Nenek Sakinah mendorong gerobak dagangannya kembali ke rumah setelah keliling sejak sore untuk berjualan. Waktu itu, jam menunjukkan pukul 7 malam.

Advertisement

Namun, tiba-tiba dari arah belakangnya, melintas pengendara sepeda motor yang langsung menyiram Nenek Sakinah dengan suatu cairan tanpa alasan yang jelas. Saat itu Nenek Sakinah mengira yang mengenai lehernya adalah air hujan yang jatuh dari atap. Setelah disiram, ia masih berjalan beberapa meter sebelum akhirnya merasakan kulitnya panas dan gatal.

Saat berpapasan dengan tetangganya yang melihat luka bakarnya, barulah Nenek Sakinah sadar kalau cairan yang tadi mengenainya bukan air hujan, melainkan cairan kimia beracun

Awalnya nggak sadar itu cairan kimia via megapolitan.kompas.com

Nenek Sakinah baru sadar bahwa ada bagian kulitnya yang terbakar setelah berpapasan dengan tetangga dekat rumahnya. Sesampainya di rumah, Indi, adik iparnya langsung mengantarnya ke klinik terdekat. Klinik yang mereka datangi merujuk nenek malang itu ke RSUD Kembangan. Di sana Nenek Sakinah mendapat obat dan perawatan. Walau sudah diberi obat, bekas luka bakar di leher dan kepala si nenek masih tampak begitu jelas.

Nenek Sakinah tidak pernah mengira kalau ada orang yang ‘menarget’ orang kecil sepertinya. Ia hanyalah seorang pedagang sayur keliling, yang menurut pengakuannya juga tak punya kompetitor

Tidak pernah menyangka sebelumnya via today.line.me

Tak hanya Nenek Sakinah, kita pun yang membaca mungkin juga heran, mengapa rakyat cilik sepertinya bisa jadi target kejahatan oknum tak bertanggung jawab. Lain cerita dengan apa yang dialami Novel Baswedan dua tahun lalu, saat dirinya disiram air keras oleh seseorang. Seperti yang kita tahu, Novel memang menjabat sebagai penyidik KPK, sebuah pekerjaan yang memang cukup berisiko.

Advertisement

Sedangkan Nenek Sakinah, hanyalah seorang pedagang sayur keliling, yang bekerja dengan keliling komplek sejak sore hingga malam hari. Ia juga mengaku sudah berjualan kurang lebih 25 tahun. Namun, baru kali ini ada kejadian semacam itu menimpanya. Nenek Sakinah juga bilang kalau dirinya nggak punya pesaing atau kompetitor, karena jam jualannya bisa dibilang berbeda dari kebanyakan pedagang sayur yang berjualan di pagi hari.

Kasus misterius ini sekarang masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. Pasalnya, sebelum menimpa Nenek Sakinah, peristiwa yang sama dialami dua siswi SMP di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sepulangnya dari sekolah. Kejadian itu terjadi 5 November 2019. Duh, apakah di Jakarta memang sedang marak modus penyiraman seperti ini? Tapi apa tujuannya ya, mengingat harta benda korban nggak ada yang diambil. Tapi apapun motifnya, semoga kalian senantiasa diberi keselamatan deh ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya