Udara di sejumlah kota di Indonesia memang lagi panas-panasnya. Pakai AC atau kipas angin pun rasanya nggak ada gunanya. Bahkan malam-malam yang biasanya dingin, kadang masih aja panas dan gerah. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Malah di Solo kemarin, temperaturnya mencapai 40 derajat celsius lo! Padahal di bulan-bulan sekarang ini, mestinya hujan sudah turun kembali.

View this post on Instagram

Makassar Panas???

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Advertisement

Di Instagram, beredar video di mana orang sengaja menaruh telur di atas teflon dan meletakkannya di jalanan. Hasilnya telur itu bisa matang sempurna! Meskipun ada warganet yang nggak percaya dan menganggap kalau teflon-nya sudah dipanasi duluan, tapi yang jelas suhu di Makassar memang nggak kalah panasnya sama kota-kota lain. BMKG mengungkap penyebab suhu panas yang katanya bakal berlangsung sampai seminggu ke depan ini. Kira-kira apa sih alasannya? Simak bareng dalam ulasan ini, yuk!

Sejumlah kota seperti Yogya, Solo, Jakarta, hingga Makassar, mengalami peningkatan suhu yang bisa bikin makin emosi saat berkendara di jalanan. Sumpah, panas banget!

Indonesia lagi panas banget via www.timesindonesia.co.id

Sejak beberapa hari terakhir, mungkin kamu merasa kalau suhu udara lagi panas-panasnya. Apalagi kalau naik motor siang-siang antara jam 10 sampai jam 2-an, kulit berasa kayak kebakar! Kata BMKG, temperatur di sejumlah kota di Indonesia memang sedang tinggi. Di Makassar suhu tertingginya mencapai 38,8 derajat celcius, Semarang 37,8 derajat celcius, dan Jakarta 36,5 derajat celcius.

Solo 40 derajat via news.detik.com

Malah beredar kabar dari warganet kalau temperatur Kota Solo kemarin mencapai 40 derajat celcius! Tapi, kabar itu dibantah Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jawa Tengah, Iis Widya Harmoko, yang bilang kalau dilihat dari alat yang sesuai standar, suhunya ‘cuma’ 37 derajat. Berapa pun suhunya, yang jelas kondisi ini kata BMKG bakal berlangsung sampai seminggu ke depan. Wah, bertahan lah, Guys!

Peningkatan suhu yang gila-gilaan ini katanya karena dipengaruhi oleh gerak semu matahari. Ini yang bikin kota-kota di selatan khatulistiwa berasa “dipanggang”

Gerak semu matahari via saatsantai.com

Advertisement

Kata BMKG, meningkatnya suhu beberapa hari terakhir ini disebabkan oleh gerak semu matahari. Kondisi ini membuat matahari berada di sekitar khatulistiwa dan akan terus bergerak ke arah selatan bumi. Makanya, kota-kota di selatan khatulistiwa yang kebetulan berada di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara, berasa kayak “dipanggang”, alias super duper panas!

Ditambah atmosfernya relatif kering, jumlah awan minim, jadi sinar atau radiasi matahari langsung sampai ke bumi. Padahal adanya awan bisa berfungsi menghalangi teriknya matahari.

Gerak semu matahari termasuk siklus yang terjadi setiap tahun. Jadi mestinya kita bisa bersiap demi meminimalisir hal-hal yang nggak diinginkan

Udah jadi siklus tahunan via www.kompas.com

Walaupun termasuk ‘agenda’ rutin setiap tahun, tapi jangan meremehkan peningkatan suhu yang terjadi di wilayahmu lo. Ini karena panasnya cuaca bisa memicu heat stroke. Apa itu heat stroke?

Heat stroke adalah kondisi di mana tubuh terlalu panas karena terlalu lama beraktivitas fisik di lingkungan yang bertemperatur tinggi.

Gejalanya mulai ‘cuma’ pusing dan mual, sampai yang terparah bisa kejang-kejang bahkan pingsan. Demi meminimalisir hal ini, ahli kesehatan menyarankan untuk kita minum banyak air putih, menghindari aktivitas berat, memakai baju longgar, dan tetap berada di ruangan sejuk atau dingin kalau sudah mulai merasa hangat.

Dan jangan lupa tetap sambat di media sosial~ Nggak ding, bercanda! 😀

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya