Pertunjukan Seni Terliar dalam Sejarah: Wanita Berdiri 6 Jam & Bebaskan Tamu Lakukan Apa pun Padanya

Pertunjukan seni Marina Abramovic

Banyak orang merasa kesulitan memahami jalan pikiran para seniman. Figur seniman memang seringkali dianggap nyentrik, out of the box, bahkan liar. Selain dari penampilannya, semua karakteristik itu bisa juga dilihat dari hasil karya-karyanya. Di Yugoslavia, ada salah satu seniman panggung kontroversial bernama Marina Abramovic. Wanita yang lahir pada 1946 ini aktif menggelar berbagai pertunjukan sejak muda. Karya-karyanya dinilai ekstrem dan membuat banyak orang tertarik menyaksikan.

Advertisement

Marina pernah menggelar pertunjukan bertajuk Rhythm yang terdiri dari beberapa serial. Pada 1973, dia mengadakan Rhythm 10. Saat itu Maria merentangkan tangannya di lantai galeri, lalu dengan cepat menusuk ruang di antara jari-jarinya dengan pisau. Dia tetap melakukannya berulang kali walaupun jarinya sudah terluka dan membasahi lantai dengan darah. Seolah belum cukup, setahun kemudian Marina mengadakan pertunjukan Rhythm 0 yang tidak kalah mengerikan.

1. Setahun setelah Rhythm 10, atau pada 1974, Marina Abramovic menggelar pertunjukan bertajuk Rhythm 0 di Studio Morra, Italia. Pertunjukan ini terkenal sangat aneh dan terus diingat sampai sekarang

Pertunjukan aneh via www.youtube.com

2. Pasalnya, dalam pertunjukan tersebut, Marina sengaja berdiri diam selama 6 jam. Dia mempersilakan orang-orang untuk melakukan apa pun padanya tanpa perlawanan

Berdiri diam via www.youtube.com

Advertisement

3. Ada 72 barang yang ia sediakan untuk penonton, mulai dari mawar, lilin, pisau, sampai pistol yang berisi peluru. Para penonton bebas mengeksplorasi benda-benda berbahaya tersebut untuk melakukan sesuatu ke tubuh Marina

Barang-barang dalam pertunjukan Rhythm 0 via www.weser-kurier.de

4. Awalnya para penonton hanya berbuat iseng pada Marina. Mereka mencorat-coret tubuhnya dan melempari Marina dengan berbagai barang. Setidaknya inilah yang terjadi sekitar 2-3 jam pertama

Awal pertunjukan via www.youtube.com

5. Lama-kelamaan penonton semakin liar. Lewat tiga jam berlalu, pakaian Marina dirobek pakai silet yang ia sediakan sendiri, sampai bagian dadanya terbuka

Ditelanjangi via www.youtube.com

Advertisement

6. Beberapa orang melakukan pelecehan seksual minor pada Marina. Namun wanita ini tetap bergeming dan tak melawan demi melanjutkan pertunjukannya

Marina tetap bertahan via www.youtube.com

7. Bahkan ada penonton yang menyayat leher Marina supaya bisa mengisap darahnya. Padahal aksi ini bisa membahayakan nyawa Marina

Lehernya terluka via www.youtube.com

8. Puncak pertunjukan terjadi saat ada yang mengarahkan pistol berisi peluru ke kepala Marina. Bahkan jari Marina ditempatkan di pelatuk pistol tersebut. Syukurlah dia tak terbunuh

Hampir mati via www.youtube.com

9. Setelah enam jam berlalu, akhirnya Marina mengakhiri pertunjukan ekstrem itu. Dia berjalan di antara para penonton yang tak tahu bagaimana harus menghadapinya. Banyak yang lari menghindar, mungkin takut kalau-kalau si Marina membalasnya

Marina, sang seniman via www.youtube.com

10. Dari pertunjukan itu, Marina menyimpulkan kalau mayoritas orang bisa melukai kita kalau diberi kesempatan. Bahkan orang-orang yang biasanya “normal” bisa berubah menjadi sangat kejam

Para penonton dalam pertunjukan Marina via www.youtube.com

Meskipun terbilang ekstrem, pesan yang ingin disampaikan Marina ini bagus banget lo. Ia memiliki catatan penting seusai melakukan pertunjukan Rhythm 0:

This work reveals something terrible about humanity. It shows how fast a person can hurt you under favorable circumstances. It shows how easy it is to dehumanize a person who does not fight, who does not defend himself. It shows that if he provides the stage, the majority of ‘normal’ people, apparently can become truly violent.

Hingga kini, Marina yang sudah berusia 73 tahun tetap berkesenian di berbagai negara.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

An amateur writer.

CLOSE