Masalah sampah plastik memang nggak pernah habis buat dibahas. Di tengah gembar-gembor kampanye mengurangi penggunaan plastik, setiap harinya, masih banyak sekali manusia yang menghasilkan sampah plastik dari aktivitasnya sehari-hari. Produsen plastik juga masih berjaya, membuat akses terhadap plastik juga masih sangat mudah. Lo, ‘kan plastik di supermarket sudah berbayar? Halah, wong cuma bayar Rp200 perak!

Pengelolaan sampah plastik yang masih jauh dari kata sempurna membuat makin hari kayaknya makin banyak korban berjatuhan akibat plastik-plastik yang tercemar ini. Yang paling banyak kena imbasnya sih hewan-hewan laut seperti ikan. Di Sukabumi, ada seorang ibu yang menemukan benda mengejutkan di dalam perut ikan yang dibelinya di pasar. Satu lagi bukti kalau masalah sampah plastik ini beneran sudah nggak main-main parahnya.

Ibu rumah tangga di Sukabumi kaget bukan main saat tahu ikan yang baru dibelinya dari nelayan di pasar berisi sejumlah sampah plastik, termasuk sendok plastik bekas yang masih utuh!

Selain sendok plastik, juga ada bungkus permen dan pelembut pakaian via news.detik.com

Advertisement

Seorang ibu di Sukabumi bernama Anna Nurjanah tampaknya harus menunda dulu keinginannya memasak ikan mahi-mahi. Pasalnya, ikan yang ia beli lewat nelayan di pasar itu ternyata sudah tercemar sampah plastik. Saat dibelah, di dalam perut ikan mahi-mahi itu ditemukan tali plastik panjang, bungkus permen, bungkus sabun, hingga sendok plastik utuh!

Ikan mahi-mahi sendiri termasuk ikan pemakan alga yang mengambang di permukaan air. Kemungkinan ikan malang tersebut mengira kalau sampah-sampah di atas air itu makanan. Karena nggak bisa dicerna tubuh jadinya keracunan. Duh, sedih lo 🙁

Kejadian macam ini bukan baru sekali dua kali terjadi, melainkan sudah sangat amat sering. Yang paling sering ya paus terdampar, terus di perutnya ditemukan berkilo-kilo sampah plastik

Paus ini mati dengan 8 kilo plastik dalam perutnya via time.com

Saking banyaknya kasus ikan keracunan sampah plastik, mungkin kita sampai bosan mendengarnya. Yang paling sering muncul di berita itu ya ikan paus. Nggak sedikit paus ditemukan terdampar di bibir pantai, sekarat –atau bahkan mati– gara-gara menelan plastik. Jumlahnya juga sampai berkilo-kilo!

Advertisement

Itu sih baru yang ketahuan aja, bisa jadi jutaan ikan di laut saat ini sudah terpapar plastik. Lebih buruk lagi, mungkin ikan-ikan yang kita makan juga sudah terkontaminasi mikroplastik! Padahal mengonsumsi mikroplastik dalam jumlah banyak bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti kanker. Duh, ngeri banget!

Jangan kira cuma hewan laut aja yang terdampak, di taman nasional Jepang, sejumlah rusa ditemukan mati gara-gara menelan kantong plastik

Plastik di dalam perut rusa yang mati via www.businessinsider.sg

Selama ini mungkin hewan laut lah yang lebih banyak menerima pahitnya menelan sampah-sampah plastik. Soalnya laut memang seringkali jadi muara sampah-sampah dari daratan. Tapi ternyata, hewan darat pun nggak bisa luput dari dampak manajemen sampah plastik yang masih kacau.

Di taman nasional Nara, Jepang, 9 dari 14 rusa mati gara-gara sampah plastik. Seperti dilansir BBC, di perut salah satu rusa, bahkan jumlah sampahnya mencapai 4 kilogram! Di Nara, pengunjung memang boleh memberi makan ke rusa berupa biskuit tanpa gula dan bungkus plastik. Sayangnya, ternyata banyak pengunjung yang memberinya makanan lain, kadang sama bungkusnya juga. Rusa-rusa itu mati akibat kurang gizi karena lambungnya penuh sampah plastik.

Kalau hewan darat juga sudah mulai teracuni plastik, mungkin kita juga sudah harus mulai memikirkan nasib hewan-hewan ternak seperti sapi, kambing, atau ayam, yang kemungkinan juga sudah terkontaminasi plastik. Lalu pertanyaan selanjutnya, kita mau makan apa kalau mereka semua keracunan??

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya