Cuaca kering dan panas sedang “menghantui” sejumlah kota di Indonesia. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Temperatur rata-ratanya bisa mencapai 30-an ke atas. Akibatnya, orang jadi semakin malas keluar rumah, apalagi kalau siang-siang dan naik motor. Media sosial pun nggak luput dari serbuan warganet yang mengeluhkan cuaca super panas ini.

Ternyata, cuaca panas nggak cuma melanda Indonesia saja. Qatar, negara yang terletak di Timur Tengah itu suhunya juga lagi tinggi-tingginya, beda lumayan jauh sama Indonesia. Padahal kita yang di sini aja udah berasa kayak cacing kepanasan, gimana di sana ya? Katanya, saking panasnya, orang di Qatar sampai memasang AC di luar ruangan lo! Waduh, gimana ceritanya tuh?

Suhu panas kali ini bisa dibilang nggak cuma Indonesia aja yang mengalami. Sejumlah negara di Timur Tengah seperti Qatar juga lagi dilanda gelombang panas yang temperaturnya mencapai 47 derajat celsius!

Qatar membara via www.washingtonpost.com

Advertisement

Negara Qatar sedang dilanda gelombang super panas. Suhu di sana bisa menyentuh angka 47 derajat celsius. Sebelumnya, negara ini memang sudah dikenal sebagai negara yang “hangat”. Namun kali ini, suhunya tercatat naik 2 derajat dari biasanya. Kenaikan suhu di Qatar sudah terjadi sejak 3 dekade ke belakang ini, tentu saja semua berkat pemanasan global yang memang dialami seluruh negara di dunia. Pada 2010, temperatur di Qatar mencapai rekor tertinggi, 50 derajat!

Saking panasnya, di stadion bola Al Janoub sampai dipasang AC biar penonton dan pemain yang ada di lapangan nggak kepanasan!

AC di bawah bangku penonton via www.washingtonpost.com

Cuaca panas di Qatar nggak menghalangi berlangsungnya pertandingan bola di sana. Memang sih, nggak kebayang gimana rasanya main bola pas temperatur lagi 47 derajat. Tapi orang Qatar nggak kehabisan ide. Profesor teknik di Qatar University, Saud Ghani, bikin semacam AC outdoor yang dipasang di bawah bangku-bangku penonton yang jumlahnya ada 40.000 seat itu. AC itu menghembuskan udara dingin yang mengarah ke lapangan. Jadi selain penontonnya nggak kepanasan, para pemain di lapangan pun juga bakal tetap adem~

AC di stadion via www.nairaland.com

Desain AC luar ruangan itu ternyata merupakan bagian dari persiapan Qatar menjadi tuan rumah World Cup 2022 mendatang lo! Keren ya…

Nggak cuma di stadion aja, AC-AC outdoor ternyata juga terpasang di sepanjang jalan di luar pusat perbelanjaan dan restoran-restoran pinggir jalan. Sepanas itu ya!

Di restoran-restoran outdoor juga dipasang AC via www.washingtonpost.com

Advertisement

Alat-alat pendingin ternyata juga dipasang di pusat-pusat perbelanjaan outdoor, sampai restoran-restoran pinggir jalan. Kalau di restoran, tiap mejanya ada AC yang tingginya mungkin setengah tinggi orang dewasa. Tapi, pengunjung yang mau pakai AC itu harus bayar sekitar 80-250 dolar tergantung kualitas AC-nya. Alat-alat itu jadi satu-satunya cara biar orang-orang di sana tetap bisa menikmati window shopping, makan atau minum bareng teman-teman di kafe, atau sekadar jalan-jalan santai di tengah panas melanda.

Ternyata selain pasang AC di luar ruangan, cara orang Qatar untuk tetap stay cool adalah dengan mengecat jalanan jadi warna biru. Katanya sih warna ini akan menyerap sedikit panas

Jalanan dicat biru via www.dailymail.co.uk

Kalau kamu kebetulan sedang atau akan berkunjung ke Qatar, jangan kaget lihat ada jalanan yang dicat warna biru. Bukan buat bikin destinasi wisata warna-warni kayak di sini, tujuan jalanan aspal itu dicat biru adalah agar menyerap panas matahari lebih sedikit. Memang jika dibandingkan dengan aspal pada umumnya yang notabene berwarna hitam, ia akan menyerap panas lebih banyak, yang tentu akan bikin orang makin gerah.

Kreatif juga ya cara-cara orang Qatar bikin negaranya tetap dingin di tengah gelombang panas yang gila-gilaan ini. Mungkin Indonesia bisa mengadaptasi salah satunya (atau semuanya?).

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya