Sebentar lagi situasi politik di Indonesia bakal mengalami perubahan. Pasalnya, era pemerintahan yang dipimpin Jokowi dan Jusuf Kalla akan segera berakhir, digantikan kombinasi Jokowi dan Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang. Namun, bukan pasangan presiden dan wakil presiden saja yang berubah. Tak kalah berpengaruh untuk kita semua nantinya, barisan para menteri juga bakal berganti. Eh, tapi apa semua harus diganti? Bagaimana kalau ada yang kerjanya bagus di periode kemarin?

Berhubungan dengan itu, Hipwee membuat survei tentang siapa saja menteri yang layak dipertahankan untuk periode selanjutnya. Mengingat mayoritas pembaca Hipwee adalah anak muda, maka hasil berikut kurang lebih bisa dijadikan gambaran opini generasi muda terhadap kinerja menteri di kabinet 2014-2019. Berikut ini urutan menteri favorit mereka~

1. Siapa sih yang nggak kenal Susi Pudjiastuti? Menteri Kelautan dan Perikanan ini populer berkat keberanian dan pesonanya yang unik. Pantas deh menempati peringkat pertama di survei ini~

Awas ditenggelamkan! via bolastylo.bolasport.com

Advertisement

Dipilih oleh 87% responden

Sejak terpilih lima tahun silam, Susi mendobrak citra menteri yang biasanya kaku dan formal. Wanita berusia 54 tahun ini sering tampil santai dan apa adanya. Namun di sisi lain, Susi mempunyai karisma yang sangat kuat. Dengan berani, dia “menenggelamkan” kapal asing yang melanggar peraturan di perairan Indonesia. Susi juga berhasil meningkatkan aktivitas di bidang perikanan. Bahkan dikutip dari Kompas, PDB di sektor perikanan naik dari Rp45 triliun (tahun 2014) menjadi Rp62 triliun (tahun 2019). Itu berkat arahan dari Susi~

Padahal saat baru terpilih jadi menteri, Susi hanyalah lulusan SMP. Orang-orang sempat mencibirnya karena dikira kurang kompeten, apalagi ia sempat cukup mengundang kontroversi dengan tongkrongan bertato dan merokok. Namun, butuh waktu sebentar untuk membuat publik melupakan segala hal-hal tidak penting itu, tertimbun oleh berita-berita prestasinya. Bahkan pada 2016 lalu, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyerahkan sertifikat pada Susi yang levelnya setara dengan S3. Nggak heran kalau wanita ini dinobatkan sebagai perempuan paling dikagumi nomor 1 di Indonesia tahun 2019. Sosoknya memang menginspirasi anak muda!

2. Bersama Susi, angka yang disumbang responden Hipwee terhadap Sri Mulyani–selaku Menteri Keuangan–berjarak jauh dari menteri-menteri lainnya

Bagi kepintarannya dong Bu via mediaindonesia.com

Advertisement

Dipilih oleh 79% responden

Tangguh dan cerdas, itulah citra yang melekat pada Sri Mulyani. Wanita berusia 57 tahun ini telah meraih berbagai prestasi nasional dan internasional. Bahkan dia menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia sejak tahun 2010. Namun pada tahun 2016, Sri merelakan kariernya yang cemerlang untuk kembali ke Indonesia. Dia pun menjadi Menteri Keuangan hingga kini. Di bawah kepemimpinan Sri, berbagai kebijakan ekonomi di Indonesia berubah lebih baik. Defisit PDB menurun, kesadaran membayar pajak meningkat, dan pajak penghasilan untuk perusahaan kecil serta menengah dipotong.

Di tengah segala prestasinya, Sri Mulyani pernah tersandung kasus korupsi Bank Century pada tahun 2008. Namun masalah itu berhasil dilalui olehnya. Sebagai gantinya, prestasi menteri ini semakin meroket. Dia dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia dalam World Government Summit 2018. Sri juga beberapa kali masuk dalam daftar 100 perempuan paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Pantas banyak anak muda yang kagum padanya dan ingin Sri menjadi menteri lagi di periode selanjutnya.

3. Ignasius Jonan memang tak sepopuler dua menteri sebelumnya. Namun dia juga meraih banyak prestasi saat menjadi Menteri Perhubungan serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Hebat deh bapak satu ini via redigest.web.id

Dipilih oleh 37% responden

Pria berusia 56 tahun ini pernah menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia. Dia diangkat menjadi Menteri Perhubungan pada tahun 2014. Saat itu dia gencar membangun pelabuhan dan bandara khususnya di wilayah Indonesia Timur yang kurang diperhatikan. Dikutip dari Detik, ada 50 dari 237 bandara yang diperbaiki dan 15 bandara baru yang dibangun di daerah terpencil selama Jonan menjadi Menteri Perhubungan. Dia juga berhasil meluncurkan program “Tol Laut”, yakni angkutan kapal barang yang berjadwal.

Pada tahun 2016, Jonan dipindah menjadi Menteri ESDM. Dia melakukan perundingan dengan PT Freeport sehingga pendapatan tambang untuk Indonesia menjadi lebih besar. Jonan juga menjalankan program “BBM Satu Harga” yang berfokus pada daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Berkat itu, tak heran kalau Jonan diharapkan menjadi menteri lagi. Sosoknya memang tak sepopuler Susi Pudjiastuti dan Sri Mulyani, tetapi sepak terjangnya telah teruji.

4. Sebagai Menteri Luar Negeri perempuan pertama di Indonesia, Retno Marsudi menjadi inspirasi banyak orang karena sejumlah inisiatifnya yang berani

Menteri yang karismatik via kebudayaan.kemdikbud.go.id

Dipilih oleh 35% responden

Sama-sama hebat, ternyata Retno Marsudi adalah sahabat Sri Mulyani sejak SMA. Retno dinobatkan menjadi Menteri Luar Negeri perempuan yang pertama di Indonesia. Di bawah kepemimpinan wanita berusia 56 tahun ini, Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB selama dua tahun. Retno juga berhasil memulangkan 1.002 WNI dari wilayah konflik di Yaman pada tahun 2015. Dua tahun setelahnya, dia membebaskan 10 TKI yang disekap oleh perusahaan di Arab Saudi. Keberanian dan kepandaian Retno dalam bernegosiasi bisa jadi contoh buat para anak muda nih~

5. Mendapat sebutan “Daendels”, Basuki Hadimuljono dianggap berprestasi selama menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Tetap gagah walaupun sudah tua via www.matakepri.com

Dipilih oleh 34% responden

Pria berusia 65 tahun ini banyak dipuji karena telah membangun berbagai fasilitas yang bermanfaat. Dia berhasil menyambung tol Banten hingga Surabaya yang disebut Tol Trans Jawa. Dia juga membangun Tol Trans Sumatra. Atas keberhasilannya, Basuki disebut “Daendels” karena telah membangun berkilo-kilometer jalan tol.

Nah, di sisi lain, ada sejumlah menteri yang tak dijagokan alias menempati peringkat terendah dalam survei ini. Mereka adalah Syafruddin (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia), Enggartiasto Lukita (Menteri Perdagangan), dan Eko Putro Sandjojo (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi). Barangkali prestasinya masih kurang atau memang tidak terkenal saja~

Tapi ya kalau berprestasi, harusnya terkenal sih ya? Hmmm…

Yah, ini kan hanya survei. Pilihannya tetap di tangan presiden. Tapi mudah-mudahan cukup jadi evaluasi. Siapapun yang nantinya terpilih jadi menteri, semoga bisa menjalankan tugas dengan baik!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya