Sebuah kondisi langka membuat seorang perempuan asal Thailand beberapa waktu belakangan ini, ramai jadi perbincangan di sosial media. Pasalnya, payudara perempuan ini terus tumbuh membesar tak terkendali. Bahkan untuk berjalan pun, saat ini dia harus dibantu karena efek pertumbuhan tidak teratur tersebut membuat payudara perempuan itu semakin berat.

Dilansir dari Kompas, perempuan berusia 46 tahun bernama Lam Phrai Si Nuan, menderita kondisi ini sejak sembilan bulan lalu. Para dokter yang menanganinya juga masih kebingungan mendiagnosis kondisinya. Mau tahu berita selengkapnya, yuk simak bareng Hipwee News & Feature!

Kelainan yang muncul tiba-tiba 8-9 bulan lalu ini, membuat perempuan ini tak lagi bisa berjalan tegak. Dokter lokal menjelaskan ini bukanlah tumor, walaupun masih tak punya diagnosis lain

Harus dibantuk kruk untuk berjalan  via www.odditycentral.com

Advertisement

Lam Phrai Si Nuan menjelaskan kondisinya tersebut dimulai dengan pembesaran tak terkendali di payudara kirinya, sekitar 8-9 bulan yang lalu. Lima bulan setelahnya, payudara kanannya juga mengalami hal yang sama. Pertumbuhannya kedua payudaranya yang terus membesar, bahkan sampai membuat perempuan ini tak lagi bisa berjalan tegak dan membutuhkan bantuan untuk berjalan.

Para dokter lokal yang ia kunjungi anehnya juga tak punya jawaban pasti atas kondisinya tersebut. Namun mereka mengatakan bahwa kondisi yang diderita perempuan ini bukanlah karena tumor. Maka dari itu, demi membantu mencari jawaban serta pengobatan, media lokal membantu Lam Phrai Si Nuan untuk menggalang donasi sosial.

Pembesaran atau adanya massa di payudara memang bukan pasti disebabkan oleh tumor atau kanker. Ada kemungkinan fibrosis, kista, atau kelainan hormon langka yang disebut ‘gigantomastia’

Kerisha Mark menderita Gigantomastia, kelainan hormon langka yang menyebabkan pembesaran payudara via peopledotcom.files.wordpress.com

Tiba-tiba payudara membesar sampai sulit berjalan hanya dalam hitungan bulan — kondisi Lam Phrai Si Nuan jelas dikategorikan langka dan tak biasa. Tumor atau kanker yang biasanya menjadi diagnosis pertumbuhan abnormal dalam tubuh, juga dengan cepat dicoret sebagai penyebab oleh dokter yang memeriksanya.

Advertisement

Pembesaran atau pertambahan massa pada payudara memang tak melulu disebabkan kanker maupun tumor. Menurut lama Halodoc, ada juga kelainan fibrokistik, fibrosis, kista, atau tumor jinak yang menyebabkan benjolan pada payudara tapi pada umumnya tidak berbahaya dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

Nah kelainan yang lebih langka dan sekilas lebih mirip kondisi Lam Phrai Si Nuan adalah ‘gigantomastia‘, pertumbuhan payudara yang eksesif atau tidak terkendali karena kelainan hormon. Payudara bisa membesar dalam kurun beberapa tahun, atau dalam kasus-kasus tertentu bahkan hanya dalam beberapa minggu.

Jonalyne Bacus dari Filipina yang menderita gigantomastia pasca kehamilan via twitter.com

Tipenya pun bermacam-macam, ada terjadi karena pubertas, ada juga yang terjadi pasca kehamilan. Lalu ada yang terjadi hanya di satu payudara, tetapi ada juga yang pada kedua payudara. Operasi pengecilan payudara jadi solusi dan pilihan paling aman yang sering diambil penderita gigantomastia seperti Kerisha Mark di atas.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya