“Jangan nekat nerobos palang kereta lo! Soalnya mobilmu bisa mogok tiba-tiba di atas rel!”

Kalian pasti pernah dengar peringatan semacam itu, ‘kan? Setiap ada bunyi kereta mau lewat, memang banyak orang yang memilih nekat menerobos palang yang sudah menutup setengah, cuma gara-gara malas menunggu lama-lama. Tapi coba bayangkan kamu berada di situasi, dimana mobilmu tiba-tiba mogok di atas rel, distater berulang kali gagal terus, padahal kereta sudah semakin dekat. Panik, takut, was-was, semua campur aduk jadi satu. Saking paniknya mau buka pintu dan keluar dari mobil aja susah banget.

Advertisement

Selama ini mungkin kamu termasuk yang rada-rada skeptis sama kemungkinan mobil mogok di atas rel ini. Bisa jadi karena kamu belum pernah mengalaminya sendiri. Tapi, guys, ternyata kejadian semacam itu bukan kabar burung yang fungsinya cuma buat menakut-nakuti pengendara aja lo. Kita semua punya potensi mengalaminya, tentu kalau kita nekat menerobos palang KA. Memang gimana sih penjelasan atas kondisi ini? Kenapa mesin mobil bisa mati setiap melintasi rel yang akan dilalui kereta? Simak penjelasannya bareng Hipwee News & Feature dulu yuk!

Mobil mogok di atas rel itu bukan hoaks. Kereta yang sudah mendekat dan bergesekan dengan rel akan menimbulkan gelombang elektromagnetik yang bakal memengaruhi mesin mobil

Bukan hoaks via www.mobilku.org

Perlintasan kereta bisa jadi titik berbahaya ketika kita nekat menerobos palang yang sudah jelas-jelas memberi bunyi peringatan. Saat mobil melintas di atas rel, gelombang elektromagnetik yang terbentuk dari gesekan antara roda kereta dan rel akan menjalar sampai ke mobil kita. Sistem kelistrikannya jadi terganggu, mobil pun akan mogok, kita yang di dalam panik karena merasa ajal semakin dekat. Yang perlu jadi catatan, matinya mesin kendaraan ini sama sekali nggak berkaitan sama kondisi kendaraan ya, mau terawat atau nggak, bagus atau nggak, sama-sama berpotensi mogok kalau kena gelombang elektromagnetik.

Sudah gitu, mesin mobil yang mati ini akan sulit dinyalakan lagi, soalnya makin dekat kereta, maka gelombang elektromagnetik yang terbentuk juga makin tinggi. Jadi mobil dan rel berasa jadi magnet yang saling tarik-menarik satu sama lain. Cara terbaik kalau kamu ada di situasi ini sih ya keluar aja dan tinggalkan mobilmu. Tapi kalau boleh berharap sih, jangan sampai deh terjebak beneran di atas rel 🙁

Kemungkinan terjebak di atas perlintasan KA itu semakin tinggi kalau rel nggak punya palang pintu. Kenyataannya di daerah-daerah pelosok masih banyak banget perlintasan tanpa palang! Ngeri lo…

Nggak mau kan berakhir tragis kayak gini… via www.wartabromo.com

Advertisement

Kalau ada palang pintu kemungkinan terjebak di tengah perlintasan mungkin masih bisa diminimalisir ya. Tapi kenyataannya, masih banyak rel KA di Indonesia yang nggak punya palang lo. Kalau merujuk data dari PT. KAI, di Jawa Barat aja cuma ada 100 perlintasan KA resmi dari 400 perlintasan yang ada. Dan dari 100 itu, masih ada yang nggak punya palang pintu. Bisa dibayangkan betapa berisikonya kondisi itu bagi pengendara yang melintas, nggak hanya pengguna mobil, tapi juga pemotor, pesepeda, atau pejalan kaki.

Waduh, kalau sudah begini siapa yang harus tanggung jawab ya? Yang jelas, sejak 2007, PT. KAI sudah nggak punya wewenang buat memasang palang rel KA lagi, guys

Rel tanpa pintu via lampungpro.com

Awalnya persoalan palang rel KA ini memang jadi kewenangan PT. KAI selaku penyedia jasa kereta api di Indonesia. Tapi sejak diberlakukannya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian, mereka sudah lepas tangan dan menyerahkan tanggung jawab ini kepada pemerintah pusat dan daerah. PT. KAI melalui Kepala Humas Daop 2 Bandung, Zunerfin, berharap pemerintah bisa segera menindak tegas ketiadaan palang rel KA di daerah-daerah terutama yang sering dilalui kendaraan. Ya biar sebagai pengguna jalan kita juga merasa aman dan nyaman setiap melintas di sana, ‘kan…

Mungkin kelihatannya sepele ya masalah palang pintu ini. Tapi ternyata kalau dianalisis, bahayanya besar juga lo, karena menyangkut nyawa manusia. Semoga aja pemerintah segera punya solusi terkait masalah ini ya! Tapi kita sebagai pengendara juga wajib hati-hati dulu, jangan ceroboh setiap lewat perlintasan KA~

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya