Seringkali kita nggak menyadari kalau apa yang kita lakukan sehari-hari sebetulnya keliru atau bahkan salah. Apa yang kita lakukan dan kita lakukan lagi secara berulang, kemudian akan menjadi sebuah kebiasaan. Alhasil, kita semakin jauh tersesat dan membiasakan diri untuk melakukan hal yang salah. Meski efeknya nggak seberapa, tapi kesalahan-kesalahan receh ini kadang bikin kita tercengang.

Beberapa contoh kebiasaan yang salah di bawah ini bisa jadi masih terus dan bakal tetap kamu lakukan. Tapi nggak ada salahnya mengetahui kebiasaan yang benar buat menghindari kesalahpahaman. Coba nih, simak uraian Hipwee Hiburan berikut!

1. Janjian jam 10.00 sama dengan ketemuan jam 10.58. Mastinya, minimal mundur setengah jam deh …

Nungguin nyawa ngumpul, tapi ngumpulnya juga ngaret. via www.kitamuda.id

2. Makan bakmi, kuahnya dicampur. Hmm, padahal bakmi nggak pakai kuah, dan kuah yang dikasih abangnya berfungsi layaknya sup lo~

seharusnya kuahnya buat pelengkap aja 🙁 via buleto.blogspot.com

3. Bubur ayam dicampur aduk, selain menyalahi estetika visual dari sajian bubur, sebenarnya sangat nggak perlu dilakukan. Kalau makan nasi dan lauk juga nggak perlu dicampurin gitu, kan?

Sudah layaknya lumpur. via id.quora.com

4. Kalau di warung-warung, tisu toilet dipakai buat lap makan dan sama sekali kita nggak keberatan. Boleh sih, tapi …

Selamat datang di Indonesia! via www.potretnews.com

5. Sebuah penistaan terhadap Ind*mie goreng, ketika bumbunya dikasih sedikit air demi kemudahan percampuran bumbu

Mi goreng yang tercederai. via www.potretnews.com

6. Jelas-jelas lampu merah artinya berhenti, lampu hijau jalan, dan lampu kuning hati-hati. Nyatanya, kalau di jalanan lihat lampu kuning malah ngebut 🙁

Positive thinking, mungkin banyak yang lupa matiin kompor di rumah. via jualtrafficlight.blogspot.com

7. Bukan soal norak sih, tapi kalau orang tetap jongkok di WC duduk demi kenyamanan itu bisa merusak klosetnya. Nggak jarang lo, ada yang jatuh dan klosetnya pecah

Bisa kayak gini, parah! via plus.kapanlagi.com

8. Lagi-lagi soal mi goreng. Kayaknya nggak puas deh kalau nggak makan mi goreng tanpa nasi, berasa ngemil -_-

Karbohidrat mantap! via palingseru.com

9. Pakai emotikon highfive atau tos, buat menggambarkan gestur ‘memohon’ atas dasar kesopanan dan keluhuran minta maaf. Hmmm~

Sampai jadi headline lo! via www.grid.id

10. Mau itu tulisannya dorong atau tarik, kalau mau melewati pintu minimarket pokoknya dibuka sesuka hati dan mengikuti mood. Iya, kan?

Sampai ngegas dong! via www.grid.id

Advertisement

Sepele sih, tapi jadi kocak kalau kesalahpahaman ini terus-terusan jadi kebiasaan. Mungkin karena faktor kenyamanan dan karena sudah turun-temurun diajarkan. Nggak tahu siapa yang pertama memopulerkannya, tapi nyatanya banyak yang melakukannya. Kalau sudah tahu kenyataannya, jadi nyesel atau pengen melanjutkan kesalahpahamannya nih?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya