Tiap negara tentu memiliki ragam tradisinya masing-masing, termasuk Jepang dengan beberapa tradisi uniknya yang berkaitan dengan seks. Sebagai ilmu pengetahuan, kebudayaan di Negeri Sakura ini nyatanya memang bisa dibilang cukup unik, sebab di sana seks dianggap sebagai sesuatu hal yang begitu luhur. Meskipun mereka nggak sefrontal orang barat dalam urusan seks, namun hubungan badan itu sendiri dianggap sebagai bentuk prokreasi dan lambang kesuburan.

Nah, daripada hanya bertanya-tanya soal ragam tradisi itu, mending langsung simak bareng Hipwee di bawah ini yuk!

1. Mengarak patung penis jadi sebuah keharusan dalam festival Honen Matsuri

Honen Matsuri via vlasenko.at.ua

Advertisement

Honen Matsuri merupakan sebuah gelaran festival panen raya yang tiap 15 Maret dirayakan oleh warga Komaki dan Aichi. Nggak sekadar hasil pertanian mereka sendiri, uang melimpah, ternak, sampai pada soal keturunan turut menjadi bagian yang perlu disyukuri dalam festival tersebut. Sekilas memang nggak ada yang aneh, namun nyatanya festival tersebut cukup mengundang daya tarik turis mancanegara.

Daya tarik tersebut tersebut terletak pada ritual mengarak mikoshi atau kuil kecil dengan patung yang berbentuk seperti oowasegata alias alat kelamin pria. Menurut kepercayaan mereka, alat kelamin pria dianggap sebagai simbol kesuburan karena patung tersebut akan menjamin melimpahnya panen raya milik mereka.

2. Kuil Payudara menjadi tempat yang dipercaya oleh banyak wanita di sana

Kuil Payudara via anangnp.blogspot.co.id

Di Jepang, terdapat beberapa kuil yang begitu unik untuk dilihat, di antaranya Ryuuon Ji atau yang sering disebut sebagai Mama Kannon di Aichi dan Jison-in di Kudoyama, Wakayama. Terdapat patung boneka maupun jimat berbentuk payudara wanita di barisan depan kuil yang begitu dipercaya oleh mereka.

Advertisement

Nggak sembarangan, lho, ternyata patung-patung tersebut dikaitkan dengan Kannon, dewi welas asih di dalam mitologi Jepang. Di zaman dulu, masyarakat percaya jika memuja sang dewi di kuil payudara akan memberikan berkah berupa kelahiran yang mudah. Selain itu, patung payudara juga dipercaya membawa kesembuhan untuk para cewek yang sedang sakit. Ada juga beberapa remaja yang datang ke kuil tersebut untuk meminta payudara tumbuh subur dengan bentuk yang indah.

3. Kanama Matsuri menjadi festival yang dilakukan untuk mengusir iblis dari dalam vagina para wanita

Kanama Matsuri via event-carnival.com

Nggak kalah dengan warga lain, warga Kawasaki juga punya sebuah festival yang dilakukan setiap bulan April sejak abad 17. Festival itu bernama Kanama Matsuri atau yang berarti “dewa penis besi besar”. Festival kelamin tersebut merupakan sebuah simbol perlawanan terhadap iblis yang jahat.

Cerita yang beredar di masa lalu mengatakan ada iblis yang bersembunyi di dalam vagina seorang gadis remaja yang kemudian mengebiri kemaluan dua pria sekaligus. Gadis tersebut meminta bantuan dari pandai besi untuk membuatkan alat kelamin besi demi mengusir iblis dari vagina tersebut. Yang menarik dari festival ini adalah bagaimana para pengunjung dapat membeli pernak-pernik berbentuk penis, mulai dari permen, roti, mainan, sampai pada aksesoris lainnya.

4. Onda Matsuri menjadi festival kesuburan tertua di Jepang…

Onda Matsuri via jpninfo.com

Festival sawah atau yang disebut dengan Onda Matsuri adalah festival kesuburan tertua di Jepang yang rutin diadakan tiap minggu pertama di bulan Februari. Diadakan pula ritual seks publik saat perayaan berlangsung. Ritual tersebut dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai pembawa keberuntungan dalam perjodohan dan kehamilan. Di kuil Asuka-Ni-Imasu, tempat ritual itu berlangsung, bisa juga ditemukan sepasang batu yang bentuknya menyerupai alat kelamin pria dan wanita.

5. Festival Konsei Matsuri jadi momen rutin yang rasanya banyak dinanti para wanita

Konsei Matsuri via en.rocketnews24.com

Lain lagi dengan Konsei Matsuri yang merupakan festival menunggang patung ukiran alat kelamin pria di Jepang. Festival tersebut diselenggarakan dengan rutin tiap 29 April di Osawa Hot Spring. Para peserta yang ikut serta di dalamnya adalah para wanita yang ingin memiliki anak atau suami. Konsei Matsuri dipercaya dapat mendatangkan kehamilan dan memudahkan para wanita dalam mendapatkan jodoh. Dalam festival tersebut, mereka akan melakukan pencucian patung yang beratnya mencapai 150 kilogram dan panjang 1,14 meter. Dan bagi mereka yang beruntung akan ditunjuk untuk bisa menunggangi patung tersebut.

6. Ososo Matsuri alias festival vagina juga bisa jadi acara yang dinanti demi kesuburan

Ososo Matsuri via metropotam.ro

Lalu, ada pula satu festival yang nggak kalah kunonya, disebut dengan Ososo Matsuri yang diartikan sebagai festival vagina. Dalam perayaan ini, nggak hanya kesehatan wanita yang jadi tujuannya, tapi juga ditujukan untuk mensyukuri jumlah panen yang melimpah dan segala kemakmuran serta kesuburan lainnya. Para peserta wanita di sana pun memercayai jika festival tersebut dapat menyembuhkan kemandulan, impotensi, serta urusan bisnis dan kesuburan di tahun-tahun yang akan datang.
Itu dia sederet festival di Jepang yang rasanya memang berbau sensual. Apa kamu jadi tertarik untuk menyaksikannya secara langsung? Hihi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya