Ada sejuta cara di dunia ini untuk menyakiti pacarmu yang sudah nggak kamu sayangi lagi. Tapi dari sekian banyak pilihan, kenapa memilih untuk selingkuh dan menghancurkannya dengan perkataan nggak baik?

Sebuah potongan percakapan jadi bahan geregetan umat di Twitter karena kata-kata penghinaan yang dilontarkan seorang cewek yang tengah selingkuh kepada pacarnya. Selingkuh aja udah nyakitin, ditambah kata-kata yang menyayat hati. Simak uraiannya di Hipwee Hiburan berikut!

Sebuah potongan percakapan muncul di sebuah akun base di Twitter. Pengirim menceritakan bahwa kawannya yang sangat serius dengan ceweknya, sedang diselingkuhi

Sabar, ya, Kak. via twitter.com

Advertisement

Kesetiaan nggak selalu bisa dibalas dengan hal yang sama. Ada kalanya orang-orang merasakan pahitnya pengkhianatan, padahal hatinya begitu setia pada satu orang. Seorang warganet anonim menceritakan di akun base, bahwa kawannya yang setia banget sama pacar sendiri, justru dikhianati. Nggak hanya itu, cewek yang selingkuh ini bukannya mengklarifikasi, namun justru membalas dengan kata-kata yang nggak menyenangkan.

Okelah, kalau memang selingkuh dan jalan bareng mantan lagi, tapi kenapa harus langsung membanding-bandingkan begini? Hancur hati Abang, Dek!

Warganet ikutan gemas. via twitter.com

Terlepas dari permasalahan apa pun yang membuat mereka saling marahan dan cek cok heboh, namun nggak bisa dimungkiri kalau kata-kata cewek di atas bikin sakit banget. Kalau katanya selingkuh saja bisa bikin kepercayaan diri seseorang merosot, apalagi kalau ditambah perkataan jahat begini. Dampak psikologisnya nggak main-main lagi. Terkadang kalau lagi emosi, watak asli seseorang memang jadi kelihatan jelas.

Rasanya ngata-ngatain teman sendiri dengan ucapan begini aja kurang pas. Apalagi mengatakan ini pada orang yang pernah disayangi!

Tahan emosi, ya, Beb. via mrwgifs.com

Kalau nggak segitunya, sebenarnya pasangan kekasih bisa putus baik-baik walaupun salah seorang dari mereka selingkuh. Terkadang hanya perlu saling mawas diri dan saling merelakan untuk bisa kembali berdamai dengan mantan pacar. Tentu tujuannya agar bisa saling melanjutkan hidup dan kembali mencari orang yang tepat. Namun, jika saling memberi luka, hal ini justru bisa berdampak ke hubungan asmara seseorang ke depannya. Bukan hanya sekadar jahat, membuat seorang nggak berdaya hanya demi ‘meninggikan’ ego sendiri sama aja kayak menanamkan trauma kepada seseorang di masa depan.

Advertisement

Yuk, sikapi hubungan dengan bijak. Meski peliknya hubungan asmara kadang nggak bisa ditebak, bekali diri dengan pribadi yang dewasa dan nggak penuh emosi. Jangan sampai di kemudian hari merasa bersalah dan kembali terluka.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya