Bagaimanapun kamu menilainya, penis adalah organ tubuh favorit dari seorang cowok. Bagi kita orang awam, ereksi adalah peristiwa yang muncul secara alami sebagai cowok. Entah itu karena berfantasi atau gara-gara baru bangun dari tidur. Namun, ereksi ternyata tak sesederhana itu dalam ilmu medis. Dari mulai seberapa sering mengalami ereksi, sampai tak berpengaruhnya ereksi terhadap orgasme dibahas.

Nah kali ini, Hipwee mau ngasih kamu fakta-fakta soal ereksi. Bisa jadi bahan referensi kamu juga. Daripada penasaran, mending langsung simak 7 fakta tentang ereksi yuk!

1. Cowok normal rata-rata bisa 11 kali mengalami ereksi. Dan sekitar 40%-nya terjadi saat tertidur.

Ereksinya

Sampai 11 ereksinya via www.health.harvard.edu

Pernah nggak kamu menghitung berapa kali mengalami erekesi setiap harinya? Nggak perlu perangsang lho untuk membuat penismu ereksi. Bahkan ketika kamu sedang tidak melakukan apa pun, penismu bisa tiba-tiba ereksi. Sialnya, hal itu terjadi tak pandang tempat dan waktu. Lalu, kamu pun dibuat sibuk untuk menutupinya. Tapi tahukah kamu? Cowok normalnya bisa mengalami 11 kali ereksi dalam satu hari lho. Lumayan sering juga ya. Tiga sampai lima kali di antaranya terjadi waktu kamu lagi tidur.

2. Ereksinya cowok bisa dibagi jadi tiga kategori lho! Kamu sering yang mana?

Dibagi jadi tiga..

Dibagi jadi tiga.. via netdoctor.cdnds.net

Secara saintifik, ereksinya seorang cowok terjadi terbagi menjadi tiga macam.  Pertama adalah psikogenik, yang mana ereksi terjadi akibat dari fantasi atau hasrat seseorang. Kedua, ereksi yang terjadi pada malam hari atau yang disebut nocturnal. Dan yang terakhir ada refleksogenik, ya entah kenapa tiba-tiba bisa ereksi.

3. Penis adalah salah satu organ penting yang rentan patah, terlebih saat ereksi. Lebih hati-hati ya, guys!

Penis adakah organ yang rentan patah. Walaupun dalam kepalamu terbesit pertanyaan, “bagaimana bisa organ tubuh yang lentur itu patah?”, tapi penis memang bisa patah lho. Ketika penismu ereksi, patahnya alat vita tersebut karena pembuluh darah di dalamnya meledak, dan menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan. Menurut sebuah survey yang dilakukan National Health Service di Inggris, satu dari tiga penis patah terjadi karena pasangan si cowok berada di atas atau istilah kerennya woman on top. Uhhh nggak kebayang gimana rasanya. Be safe, guys~

4. Sebelum lahir ke dunia, cowok ternyata sudah rutin mengalami ereksi. Sejak masih di rahim ibunya!

Pasti kamu nggak bakal nyangka sama yang satu ini. Ereksinya penis ternyata sudah terjadi sejak kita berada di rahim dari ibu kita. Kita ulangi: sejak kita berada di rahim! Dan tahukah kamu? Ketika sang ibu menerima sebuah tendangan dari kaki kecil si jabang bayi, sebuah penelitian mengatakan bahwa itu karena hasil dari proses ereksi sang bayi. Janin laki-laki biasanya mengalami hal tersebut ketika usianya sudah masuk pekan ke-16 di rahim sang ibu.

5. Penis yang kecil mempunyai pertumbuhan ereksi yang lebih besar dibanding penis besar.

Wahhh ternyata..

Wahhh ternyata.. via lovelace-media.imgix.net

Penis yang pendek bisa berubah jadi lebih besar hampir 2 kali lipat dari ukuran aslinya. Sebuah penelitian menemukan bahwa cowok dengan penis yang kecil bisa ereksi dan ukuran penisnya lebih besar 86% dari aslinya. Sedangkan penis yang lebih panjang, pertumbuhannya kala ereksi hanya lebih besar 47%.

6. Jangan pernah ukur panjangnya penismu kalau nggak lagi ereksi.

Inget yaaa

Inget yaaa via www.menshealth.com

Pada waktu-waktu tertentu, cowok biasanya mengambil penggaris lalu mengukur seberapa panjang penis mereka. Seorang dokter ahli kelamin, Dr Delvin, mengatakan mengukur penis yang sedang lemas akan kurang tepat kalau untuk tahu ukuran sebenarnya. Panjangnya penis yang sedang lemas (dalam posisi normal) bisa bervariasi. Salah satunya terjadi tergantung pada suhu dalam satu ruangan.

“Untuk mendapatkan ukuran yang tepat, lakukann ketika kamu sedang ereksi. Ambil penggaris dari pangkal penis dekat sisi ke perut, lalu ukur dimana lubang penismu berada.”

– Dr Delvin

7. Siapa bilang buat bisa mencapai orgasme harus ereksi?

nggak perlu ereksi

nggak perlu ereksi via i.huffpost.com

Dalam benak kita, mungkin akan menyebut bahwa untuk orgasme kita harus ereksi terlebih dahulu. Namun, nyatanya nggak gitu lho. Sebuah artikel Mirror mematahkan stigma tersebut. Mereka menyebut untuk mendapatkan orgasme, cowok tak perlu mengalami ereksi pada penisnya. Cowok yang nggak bisa ereksi ternyata masih mengalami orgasme.

Gimana, guys? Sekarang jadi lebih tahu ‘kan dengan momen yang sering terjadi padamu? Walaupun banyak pria nggak bisa mengontrol penuh berapa lamanya waktu ereksi, tapi bagaimanapun kita harus bersyukur selagi masih bisa ereksi. Beberapa orang bahkan bisa kurang beruntung karena sama sekali tak bisa merasakan ereksi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya