Konon, yang namanya cinta harus dilandasi oleh sebuah ketulusan dan rasa saling percaya antarpasangan. Berawal dari dua hal inilah, hubungan yang dibina bisa bertahan hingga maut memisahkan. Tapi nggak bisa dimungkiri juga, kenyamanan dan saling pengertian menjadi dasar seseorang memilih pasangannya. Pokoknya kompleks deh, kalau sudah membicarakan pasangan!

Lalu muncul juga sebuah pepatah, mencintai itu berarti harus bisa menerima semua kelebihan dan kekurangan. Banyak orang yang mengamini akan hal ini. Tapi yang jadi pertanyaannya adalah, apakah seseorang memiliki kekurangan lebih besar daripada kelebihannya? Atau, adakah batasan untuk semua itu? Biarkan kali ini Hipwee Boys menjawab keresahan tersebut. Simak ulasan berikut, ya!

Seperti yang kita tahu, cowok akan mencari cewek yang jago masak. Bagaimana dengan cewek yang nggak paham akan segala urusan dapur?

Masak bisa dipelajari. via semneletimpului.ro

Advertisement

Mungkin di luar negeri cowok tidak pernah menyangkutpautkan cewek dengan masak, namun di Indonesia beda. Indonesia adalah negara yang masih kental rasa patriarkinya. Jadi, meskipun cara pemilihan ini bisa dibilang nggak baik, sudah wajar kalau cowok mencari cewek yang jago masak. Nah, masalahnya adalah saat si cewek nggak bisa masak, cowok harus gimana? Ini bukan masalah berat sih, asalkan ceweknya mau usaha, cowok pasti akan toleran dengan masalah ini. Masalahnya adalah saat si istri nggak bisa masak, tapi nggak mau berusaha soal itu. Beli makanan kek atau apa gitu.

Kalau ternyata kamu atau suamimu nanti nggak kaya raya, nggak jadi soal. Masalahnya adalah ketika dia malas untuk bekerja!

Yang penting mau kerja! via twitter.com

Untuk cewek, kamu harusnya bisa menerima cowokmu yang nggak terlahir kaya raya atau menikahimu setelah mapan secara finansial. Karena masalah moneter ini bukanlah sebuah kekurangan. Yang perlu kamu khawatirkan dan segera meninggalkannya adalah ketika dia sudah atau malas untuk bekerja. Kalau mencari uang saja malas, bagaimana dengan tanggung jawabnya dia sebagai kepala rumah tangga?

Ketika kamu begitu mencintai pasanganmu, tapi dia memiliki kebiasaan kasar, kamu perlu waspada!

Segera lepaskan! via www.rodalewellness.com

Manusia manapun pasti bisa bersikap kasar. Entah tujuannya untuk menasihati atau memang menakut-nakuti. Pada dasarnya, cowok ataupun cewek juga memiliki sifat alamiah ini. Tapi kamu juga harus memberi batas untuk kekurangan ini. Meski dia kasar, selama itu demi kebaikan, nggak masalah. Sikap kasarnya masih bisa kamu hilangkan. Sementara kalau kasarnya berujung pada ringan tangan, itu yang perlu kamu hindari. Segera tinggalkan dia tanpa perlu berpikir dua kali!

Masalah kesehatan pun demikian, seperti fakta bahwa dia impotensi bukanlah sebuah kesalahan. Hubungan nggak melulu soal seksualitas

Saling support. via www.guardianwindowfilm.co.uk

Advertisement

Ini yang kerap menjadi alasan bagi para istri untuk meninggalkan suaminya. Meski nggak banyak kasusnya, tapi kita bisa menemui hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Masalah kepuasan ranjang hingga kesehatan menyangkut alat reproduksi, adalah masalah serius bagi cowok, dan itu menjadi kekurangan bagi cowok. Tapi, nggak seharusnya cewek meninggalkan cowoknya karena hal ini. Kekurangan ini masih bisa diterima, sebab cinta nggak melulu soal seksualitas. Sekalipun sudah berkeluarga. Masih banyak cara untuk mengatasi masalah ini!

Hubungan memang rumit. Semanis apapun hubunganmu, tentu kamu telah melewati masa-masa sulit. Pada dasarnya, ketika kamu dan pasanganmu sudah memutuskan untuk menikah, itu berarti kamu sudah bisa menerima serta menyadari kelebihan dan kekurangannya. Tapi ingat, selalu ada batasan untuk kamu menerima kekurangan pasanganmu. Kalau bisa, alangkah baiknya kalau kalian bisa sama-sama saling memperbaiki diri. Toh, semua ini demi kebaikan hubungan kalian, kenapa nggak?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya