Ini Alasan Kenapa Cewek Tak Seharusnya Merasa Rugi Dengan Hubungan Tanpa Status

Meskipun tidak mau mengakui, pasti ada banyak orang yang suka atau sudah mengalami yang namanya TTM-an. Yang dibilang gimanapun, jenis hubungan ini memang paling enak buat dijalani. Mesranya dapet, tapi tanpa ribet dan drama. Memang benar jenis hubungan tanpa status ini masih banyak dibenci oleh kebanyakan orang-orang di masyarakat kita, tetapi kenyataanya sih ada banyak sekali orang yang suka juga dengan jenis hubungan ini.
Secara normal, meskipun gak semua, cowok pasti sangat suka dengan jenis hubungan ini karena pada dasarnya cowok tidak suka ribet. Tetapi, buat cewek, jenis hubungan ini seringnya dibenci karena cewek merasa dirugikan dalam hubungan ini. Pertanyaanya adalah kenapa cewek selalu merasa bahwa dia yang rugi?

Kenapa cewek ngrasa rugi, emang ruginya apa? Sama-sama enak ini

Pertemanan rasa pacaran

Pertemanan rasa pacaran via media.collegetimes.com

Kenapa sering sekali cewek merasa bahwa mereka adalah pihak yang rugi saat melakukan hubungan seperti ini. Seolah-olah cowok yang ngajak cewek berhubungan seperti ini adalah cowok jahat yang hanya mau enaknya. Pertanyaanya adalah bukankah cewek juga mengalami enaknya? Ya kalau gak enak buat cewek berarti bukan jenis hubunganya yang salah, tapi cowoknya yang gak bisa membuat si cewek nyaman.

Advertisement


Pertanyaan lagi bagi para cewek, apakah kalian tidak bisa menikmati ini? Bayangkan kalian bisa dekat dengan orang yang mengerti kalian tanpa harus menghadapi repotnya punya pacar. Semua hal tentang pacaran ada disini tapi tanpa capeknya cemburu, sedihnya penghianatan dan lelahnya kecewa.

Ini hubungan, tidak ada untung rugi disini. Kenapa cewek selalu merasa teraniaya dan menjadi pihak yang dirugikan?

Ini hubungan, bukan dagang, gak untung rugi disini

Ini hubungan, bukan dagang, gak untung rugi disini via res.cloudinary.com

Cewek kadang suka aneh. Mereka begitu gencar menuntut persamaan, tapi kadang dikit-dikit ngrasa dirugikan. Apanya yang rugi? Hubungan TTM ini adalah jenis hubungan dua orang dewasa yang sama-sama faham bahwa hubungan ini kemungkinan besar tidak akan berlanjut kemana-mana. Hubungan ini atas dasar persetujuan kedua belah pihak. Tidak ada untung rugi dalam sebuah hubungan. Atau jangan-jangan cewek berfikir ini adalah hubungan bisnis dimana ada kalkulasi untung rugi?


Mungkin saja jika dilihat dari satu sisi saja, sisi seksual, cewek akan lebih merugi dibandingkan dengan cowok. Tapi, apa iya TTM hanya tentang seks? Asal cewek-cewek tahu, ada banyak hal selain sex yang bisa ditemukan dalam TTM. Makanya kalau belum pernah, silahkan coba dulu ~ 😀

Kalau masalah takut ditinggalkan begitu saja, bukankah saat pacaran kamu juga tetap bisa ditinggal begitu saja, lalu apa bedanya?

TTM, Pacar bahkan suami sama-sama bisa pergi kapan aja

TTM, Pacar bahkan suami sama-sama bisa pergi kapan aja via www.cultjer.com

Advertisement

Salah satu alasan utama kenapa cewek tidak suka dengan hubungan seperti ini adalah mereka merasa bahwa si cowok bisa seenaknya pergi. Lalu, apakah jika pacaran para cewek tidak bisa ditinggal seenaknya. Mau diakui atau tidak, semua manusia itu egois. Jangankan pacaran, suami istri aja bisa dengan mudah bercerai. Jadi apapun jenis hubunganya, semua orang tetap rentan ditinggalkan. Jadi alasan karena cowok bisa pergi seenaknya itu adalah sebuah alasan yang sebenarnya sangat tidak masuk di akal.


Mungkin saja, cewek selalu menganggap hal ini adalah sebuah hal yang merugikan dari kacamata seksual. Cewek suka kotor pikiranya. TTM memang identik dengan hubungan seksual, tetapi ada banyak hal non seksual yang bisa diambil dari hubungan itu. Jika dilihat dari sisi seksual saja memang benar cewek akan rugi karena cewek punya urusan dengan keprawanan, namun sangatlah picik jika melihat sebuah hubungan TTM hanya dari satu sisi saja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sedang meniti karir untuk masuk Liga Champion

16 Comments

  1. Heppy Mutiara Indah berkata:

    Pantesan aja artikelnya beginian.
    Cowok ternyata yg nulis.
    Maklumlaaa

  2. Jink Pro BA berkata:

    lol ngakak baca nya..mungkin yg nulis gk punya kluarga perempuan :v

  3. Ria Agnes berkata:

    Ini hipwee memfilter gak sih mana artikel yg bisa dimuat mana yg gak, dari isi nya artikel ini gak informatif, dari penulisannya juga banyak huruf yg typo, dari gaya menulisnya juga tidak enak dibaca.
    Maaf yah sebelumnya.

  4. Intan Nurmala berkata:

    tidak semua laki laki berfikir kyak sang penulis. mungkin memang sifat si penulis tidak mau terikat pd sebuah hububgan. jelas sja artikelnya gitu

  5. Merri Deria berkata:

    artikel dr seorang lelaki (lelaki? mungkin tepatnya anak laki-laki) yg hanya ingin bersenang2. kalau tidak bisa berlanjut kemana2 utk apa hubungan tsb? just for fun? udah bukan masa nya lg main2 seperti anak sekolahan -_-

  6. Merri Deria berkata:

    mungkin beliau bukan tipe yg suka dibebankan dg tanggungjawab atau takut bertanggungjawab (atas perasaan) sehingga lu suka gue suka ya lanjut tp bukan utk serius :v

  7. Ismatul Khasanah berkata:

    jalan pikirannya mirip seseorang di masa lalu gue hahaha

  8. Amalia Pani berkata:

    setuju !!!!!

  9. Kersih Yuliana berkata:

    Tapi saya setuju dengan HTS. Ada benarnya juga. Baik pacaran maupun HTS, tetap ada kemungkinan untuk ditinggalkan atau dikhianati. Pacaran ataupun HTS, cewek tetap bisa dirugikan. Yang pasti HTS itu lebih minim drama dan tidak menutup kemungkinan bisa melangkah ke arah yang lebih serius. Namun mohon dikoreksi HTS tidak identik dengan hubungan seks!

  10. Sulistintin berkata:

    Setuju bgt.. Sakit tau

CLOSE