“Kamu kenapa, Nin?”

“Cowok itu emang anjing ya, Ger!”

“Lho kok stereotip gitu?! Nggak suka ah. Inget, aing (dibaca: aku) juga cowok.”

“Oh iya maaf, Ger. Nggak ada maksud ke kamu ko.”

Pernahkah kamu mendengar cewek menyamakan cowok dengan anjing? Atau bahkan kamu yang langsung dapat tuduhan tersebut dari cewek?

Advertisement

Lalu, kalau boleh Hipwee tahu nih, apa yang kamu lakukan sehabis mendapatkan omongan seperti itu dari cewek? Nyari spion buat ngaca atau megangin muka sendiri buat merasakan apakah memang ada kemiripan antara kamu dengan anjing?

Hal yang pertama harus kamu lakukan adalah menanyakan, kenapa menyamakan kamu dengan anjing? Apa hal yang bisa membuatnya memanggil kamu mirip dengan anjing? Kalau cewekmu enggak bisa jawab, mungkin dia butuh edukasi mendalam soal ini.

Cowok itu memang seperti anjing jantan, aktif secara sosial dan lebih suka main sama teman-temannya dibanding sama ceweknya.

Makhluk socio active~

Makhluk socio active~ via img.topyaps.com

Seperti yang pernah kita bahas di artikel tentang prioritas, cowok lebih suka menghabiskan waktunya untuk hang out sama temen-temenya ketimbang ceweknya. Sama seperti anjing, cowok adalah makhluk socioactive. Anjing dapat menciptakan pergaulannya sosial sendiri dengan sesamanya kalau saling bertemu.

Advertisement

Kalau ditanya, kenapa kamu lebih pilih teman, jawab saja, “Teman adalah sekelompok orang yang bakal terus ada. Beda cerita sama kamu yang suatu saat bisa aja putus. Teman adalah investasi.”

Gimana? Mirip anjing ‘kan kami?

Salah satu sifat anjing yang ada pada cowok adalah ketika incaranmu makin menjauh, maka semakin tertariklah kamu mengejarnya.

Semakin kukejar, semakin kau jauh..

Semakin kukejar, semakin kau jauh.. via tampadatingjungle.files.wordpress.com

Semakin cewek malu-malu, semakin cewek berusaha menghindari, kamu biasanya rasa penasaran cowok bakal lebih tinggi. Persis dengan perilaku anjing. Di antara kamu mungkin pernah merasakan ditolak oleh incaran kamu, tapi bukan berarti kamu langsung mundur sehabis itu ‘kan? Kamu biasa malah menyiapkan rencana untuk mencoba menembaknya lagi, sembari tetap menjaga komunikasi dengannya. Anjing banget ‘kan? Hihihi.

Ketika usia cowok bertambah, cowok biasanya menjadi lebih sulit untuk dilatih. Enggak kayak waktu mudanya.

Makin muda gampang ngelatihnya..

Makin muda gampang ngelatihnya.. via i.huffpost.com

Kamu pasti tahu kalau di dunia ini tak ada atlet profesional dadakan. Semua atlet professional telah digodok dan dilatih sejak usia dini. Begitulah pentingnya pendidikan atau pelatihan saat usia dini. Lalu apa hubungannya dengan bahasan kali ini? Ada lho tetap. Puppies – anak anjing – jauh lebih mudah untuk dilatih dibanding anjing yang sudah sepenuhnya dewasa. Dan laki-laki tidak jauh berbeda dengan anjing. Makin dewasa, cowok biasanya tercetak sebagai makhluk yang lebih logis.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya