Musibah tsunami yang menerjang Selat Sunda Sabtu (22/12) malam lalu masih menyisakan duka hingga saat ini. Banyak korban yang harus kehilangan tempat tinggalnya, belum lagi kehilangan orang-orang tercinta. Grup band Seventeen adalah salah satu yang menjadi korban saat itu. Selain tiga personelnya meninggal dunia, sang vokalis, Ifan, yang berhasil selamat harus kehilangan sang istri, Dylan Sahara.

Ungkapan bela sungkawa pun mengalir di akun Instagram Dylan maupun Ifan. Banyak yang menguatkan Ifan atas cobaan yang diterimanya tersebut, tapi ternyata masih ada juga yang meninggalkan komentar-komentar yang kurang pas waktunya.

Melalui akun Instagram Dylan Sahara, Ifan mewakili istrinya, memohon maaf jika ada perkataan atau perbuatannya yang kurang berkenan

postingan Ifan di akun Dyland via www.instagram.com

Advertisement

Beberapa hari lalu, Ifan melalui akun Instagram istrinya, Dylan, mengunggah foto sang istri saat berada di Makkah. Sang istri terlihat menggunakan kerudung. Ifan mewakili istrinya memohon maaf kepada siapa pun yang mengenal Dylan jika ada perbuatan atau perkataannya selama ini yang kurang berkenan. Dan Ifan juga menjelaskan bahwa Dylan adalah istri yang terbaik yang pernah dikasih Tuhan kepadanya.

Mengetahui bahwa akun Instagram Dylan bisa diakses oleh Ifan, warganet pun meminta sang vokalis Seventeen tersebut untuk menghapus foto-foto Dylan yang terbuka auratnya

banyak yang mengingatkan via www.instagram.com

Mengetahui kalau akun IG Dylan masih bisa diakses oleh Ifan, nggak sedikit warganet yang mencoba mengingatkan Ifan agar menghapus foto-foto istrinya yang memperlihatkan aurat. Karena menurut para warganet, foto-foto yang ada di Instagram Dylan akan menjadi dosa yang akan terus mengalir selagi ada orang yang melihat fotonya, meskipun sang istri sudah berpulang ke Yang Maha Kuasa.

Bahkan masih banyak yang nyinyir dan mengatakan kalau Dylan adalah sosok pelakor

Dylan dibilang pelakor via www.instagram.com

Yang cukup bikin kaget adalah masih ada warganet-warganet yang menuliskan komentar-komentar nggak pantas. Mereka menyebut-nyebut Dylan adalah sosok pelakor alias perebut laki orang. Seperti yang diketahui, sebelumnya Ifan sudah pernah menikah dengan seorang wanita bernama Ghea Astrid Gayatri yang berprofesi sebagai seorang dokter pada 2006 silam. Namun pernikahan mereka yang dikaruniai seorang putri tersebut kandas di tahun 2011. Setelah itu, barulah Ifan menjalin asmara dengan Dylan. Berpacaran kurang lebih 5 tahun, di tahun 2016 pun mereka resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri.

Ifan yang nggak terima dengan komentar-komentar warganet ini pun merespons dan akan mencari mereka

akan dicari Ifan via www.instagram.com

Advertisement

Sebagian komentar memang dianggap berelebihan. Oleh karena itulah, Ifan merespons komentar-komentar tersebut. Ifan menegaskan kalau dia nggak akan tinggal diam jika ada orang-orang yang mengusik kehidupan rumah tangganya dengan bekal gosip. Dan nggak main-main, Ifan akan mencari orang-orang yang berkomentar nggak pantas di akun Instagram mendiang istrinya tersebut.

Ifan juga menegaskan bahwa dia mengetahui mana warganet yang mengingatkan dengan tulus. Dia pun akan mencari orang yang mengungkit rumah tangganya yang lalu

tanggapan Ifan via www.instagram.com

Nggak lupa, Ifan mengucapkan terima kasih kepada warganet sekalian yang sudah mengirimkan doa untuk mendiang sang istri. Ifan juga berterima kasih kepada warganet yang sudah mengingatkan dia. Tapi baginya, cukup hanya satu orang yang mengingatkan, bukan dengan komentar bertubi-tubi seperti ini. Dan vokalis Seventeen tersebut juga akan bertindak keras kalau ada orang yang mengusik kehidupan rumah tangganya yang lalu, serta mengusik ketenangan dirinya maupun sang istri.

Warganet yang menasihati Ifan untuk menghapus foto-foto istrinya yang memperlihatkan aurat, mungkin saja baik. Tapi alangkah baiknya jika dibicarakan secara personal, lewat DM misalnya. Seperti hadis Imam Syafi’i yang menyatakan:

“Nasihati aku ketika sendiri, jangan nasihati ketika ramai, karena nasihat di kala ramai itu bagai sebuah hinaan yang melukai hati.”

Tapi untuk yang berkomentar bahwa Dylan adalah pelakor, komentar-komentar tersebut mungkin kelewatan, karena nggak ada bukti. Apalagi yang dituduh pelakor juga sudah tiada. Alangkah lebih baik jika keinginan untuk berkomentar seperti ini ditahan saja. Jangan sampai menjadi permasalahan baru dan diperkarakan ke meja hijau seperti yang sudah-sudah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya