Memperbolehkan pacar dekat dengan sahabat ceweknya merupakan sebuah kedewasaan bagi cowok, pun sebaliknya dengan cewek.. Nggak sembarang cewek bisa mengatur perasaannya untuk nggak cemburu melihat cowoknya jalan dengan sahabat ceweknya. Sebab memang pasangan butuh itu, biar nggak ke mana-mana berdua terus. Bosan.

Meski begitu, kamu juga punya kewajiban untuk memantau pacar. Sejauh mana kedekatan dia dengan sahabatnya. Kalau ternyata sudah menjurus ke arah nggak wajar, maka tegurlah—baik pacarmu maupun sahabatnya. Ada kisah menarik soal cewek yang menegur sahabat pacarnya karena terlalu dekat, bukan minta maaf, sahabat pacanya malah ngegas. Ngeselin, kan? Simak selengkapnya.

Cewek menegur sahabat pacarnya karena kedekatannya udah nggak wajar. Bukannya dimengerti, sahabat pacarnya malah ngatain balik

Advertisement

Akun base @curhatmf kembali jadi ladang curhat warganet soal asmara yang pelik. Kali ini tentang seorang cewek yang habis dikatain oleh sahabat pacarnya. Kejadian itu bermula saat sender merasa nggak nyaman dengan hubungan pacar dengan sahabatnya. Sender sering dibanding-bandingin.

Karena risih, lantas sender menegur agar menjauhi pacarnya. Nggak disangka, sahabat pacarnya malah lebih galak. Bukan minta maaf, malah body shaming ke sender, ngatain gendut sampai jerawatan segala macam. Dih, kok gitu sih?

Kalau nggak terima ditegur, tinggal bilang baik-baik. Kenapa harus balik ngatain?

Malah nantang. via www.liveabout.com

Advertisement

Yang namanya sahabatan, harusnya mengerti batasan ketika salah satu sudah punya kekasih. Kemesraan persahabatan nggak bisa seluwes dulu, karena ada hati yang harus dijaga. Terlebih kalau pacar sahabatnya sudah menegur seperti yang dilakukan sender.

Sayang, bukannya sadar dan minta maaf, dia malah nggak terima bahkan ngatain balik. Sebagai cewek, harusnya dia mengerti bagaimana perasaan sender. Apakah ini yang disebut cewek nggak tahu diri?

Sender mesti menegur pacarnya juga biar adil dan sadar diri. Kalau dia marah, sampaikan juga apa yang jadi keresahan

Tegur pacar juga biar clear. via www.growingself.com

Untuk mencegah sesuatu yang nggak diinginkan terjadi, sender juga harus menegur pacarnya. Sahabatnya nggak bakal dekat kalau pacarnya nggak mempersilakan. Toh yang membanding-bandingkan juga pacarnya, ini pertanda ada yang salah dari pacarnya.

Kalau hanya berani menegur sahabatnya saja, masalahnya nggak akan selesai. Sama seperti budaya menghakimi pelakor pada masyarakat kita. Kalau ada yang perselingkuhan yang dipermalukan mesti ceweknya. Padahal kan yang salah dua-duanya.

Kalau pacarnya nggak terima ditegur, sender mesti harap-harap cemas. Bisa jadi pertanda pacarnya sudah nggak sayang lagi. Kalau masih sayang, masa malah belain sahabatnya yang nggak tahu diri itu? Hmm, pelik.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya