Sebuah unggahan yang berisi penolakan calon mertua pada seorang gadis bernama Lapia sempat viral di media sosial. Lapia, kemudian memutuskan untuk menjauh dari pacarnya karena larangan langsung dari camernya. Bukan karena apa-apa, sang camer menilai status Lapia nggak cukup seimbang dengan anaknya.

Ungkapan patah hati Lapia kemudian diunggah di sebuah akun publik Line ‘Draft UB’ dan disaksikan banyak warganet. Beberapa hari kemudian, ungkapan itu viral dan sampai ke Dama. Dama kemudian membalasnya melalui saluran yang sama. Baca kisah mereka selengkapnya di Hipwee Boys!

Lapia Maheswari mengunggah sebuah curhatannya di ‘Draft UB’, perasaan hancur dan ketulusan cintanya begitu tergambar. Bikin warganet pada ambyar …

Bacanya kaya kena samber gledek. via twitter.com

Advertisement

Ceritanya Lapia dan sang Abang (Dama) merupakan sepasang kekasih yang berpacaran sudah cukup lama. Namun tiba-tiba saja Lapia memutuskan untuk tidak lagi menghubungi pacarnya karena larangan ibu Dama. Sang calon mertua ini tampaknya nggak begitu suka dengan status Lapia karena bukan lulusan perguruan tinggi seperti anaknya. Potongan chat antara Lapia dan ibu Dama ini bikin siapa pun yang membaca ikut tersayat.

Tisu mana tisu? via twitter.com

Surat terbuka untuk Dama pun kemudian diunggah. Meskipun sudah pergi menjauh selama 8 bulan, Lapia mengaku perasaannya masih sama. Bahkan Lapia belum mengatakan pada Dama apa alasan yang membuatnya menjauh. Terkadang hati kalau sudah hancur memang lebih memilih malas untuk mengungkitnya, restu orang tua bukan sebuah rintangan yang mudah untuk dilewati.

Nggak berapa lama, surat itu sampai ke Dama. Cowok ini kemudian memutuskan untuk membalas ungkapan hati gadis yang masih disayanginya. Cinta memang serumit itu, Guys

Balasan Dama. via twitter.com

Melalui sebuah saluran yang sama, Dama memberikan klarifikasi terkait kisahnya dengan Lapia. Bahkan dia begitu romantis menggambarkan pertemuannya dengan Lapia. Dama kemudian tahu jika sang mama memang tidak mengizinkan dan merestui hubungan mereka untuk lanjut. Dia mencoba memberikan dan ungkapan hati kepada sang mama seandainya membaca tulisan darinya.

Semangat ya kalian! via twitter.com

Advertisement

Selebihnya, Dama justru bersyukur mengetahui Lapia menjauhinya bukan karena nggak lagi cinta, melainkan karena terpaksa dan menjaga hubungan baik dengan keluarga Dama.

Masalah cinta, kalau sudah serius memang bukan lagi urusan berdua. Akan melibatkan banyak hati untuk menyatukan dua keluarga

Melibatkan banyak orang juga. via mcwady.blogspot.com

Masalahnya cinta kalau sudah serius nggak cuma urusan dua hati yang saling cinta. Kalian akan menghadapi banyak rintangan ke depannya, termasuk bagaimana cara meyakinkan orang tua. Restu adalah hal yang penting bagi sebuah hubungan, meski kadang kita harus benar-benar berusaha untuk mendapatkannya. Tenang, jangan keburu menyerah saat restu dari keluarga belum digenggam. Mungkin ini hanya masalah waktu saja, karena kamu belum sempat memperkenalkan calonmu lebih dekat dan lebih akrab. Siapa tahu mereka bisa luluh lalu sedikit demi sedikit memberikan persetujuan.

Dari kisah ini kita bisa belajar banyak. Tentang keteguhan hati, tentang risiko saling mencintai dan keseriusan dalam hubungan. Semoga kisah Dama dan Lapia bisa berakhir bahagia, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya