Nama Mila Rosinta mungkin sudah nggak asing lagi bagi kamu. Apalagi, kalau kamu tertarik di dunia seni, pasti kenal dong dengan sosok satu ini. Ya, Mila Rosinta adalah seorang seniman di dunia seni tari, banyak banget karya Mila yang sudah memukau banyak orang. Dengan menari, Mila juga sudah diantarkan ‘keliling dunia’, memperkenalkan budaya Indonesia di mata dunia, hingga suatu ketika menari yang awalnya hanya sebatas hobi menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar menghasilkan uang dan prestasi. Kini, di usianya yang masih muda, Mila sudah mendirikan sebuah sanggar tari kontemporer di daerah Yogyakarta. Jangan salah, siswanya pun banyak lo!

Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, nggak ada salahnya kamu mulai belajar dari kesuksesan yang diraih oleh Mila Rosinta. Meski masih belia, dia bahkan sudah pastas menyandang predikat ‘senior’ di bidang tari. Di samping itu, Mila juga sosok perempuan yang nggak begitu saja berkarier, lantas mengabaikan keluarga. Dia juga seorang ibu dari satu anak dan kini tengah mengandung anaknya yang kedua. Keren banget, kan, karier dan keluarga bisa sejalan. Yuk, simak uraian berikut dan curi kiat-kiat unik buat berkarya sejak muda dari hasil interview tim Hipwee bersama Mila Rosinta!

Belajar tari sejak usia 7 tahun, Mila pun hampir nggak bisa bertahan dengan latihan tari yang sangat disiplin dan lebih mirip pelatihan militer

Bakatnya nggak diperoleh bak mukjizat, tapi berlatih keras. via www.instagram.com

Advertisement

Terlahir dari keluarga yang akrab dengan seni, Mila kecil sempat diperkenalkan dengan segala jenis kesenian mulai dari seni tari, seni rupa, seni peran, hingga seni musik. Ketika belajar menari, dia merasa lebih leluasa dan bebas mengekspresikan suasana hati melalui gerakan-gerakan tubuh. Akhirnya dia pun mempelajari seni tari sejak saat itu. Walaupun, latihan tari yang dia dapatkan nggak pernah mudah. Guru tarinya kala itu sangat disiplin, memberikan sanksi pada siapa pun yang salah gerakan.

“Waktu agem (gerakan tari bali) itu kita diduduki, agar kita benar-benar menjaga posisi tubuh. Waktu sledet (menggerakkan mata pada tari bali) juga mata kita dimasukkan ke dalam air dan di dalam air diletakkan kaca agar kita melihat bagaimana mata ini bergerak…”

Tahap demi tahap berhasil Mila lewati, berlatih keras dan fokus, mengantarkannya jadi seorang seniman yang mumpuni di bidang tari

Kerap menampilkan tarian yang menunjukkan kecintaan pada sang anak. via www.instagram.com

Jangan pernah menanyakan apa saja prestasi Mila Rosinta sampai sekarang. Karena, daftarnya bakalan terlalu panjang. Sejak SD, dia sudah memenangkan kejuaraan tari nasional, menciptakan gerakan tari kontemporer sejak SMP, lalu memperkenalkan seni tari di berbagai negara di dunia. Karya-karyanya pun selalu ditunggu oleh masyarakat pecinta seni. Nggak tanggung-tanggung, pertunjukkan seni tari yang digagas Mila juga selalu totalitas dan berhasil menyampaikan pesan sosial pada penonton.

Menghadapi era digital, Mila nggak berhenti memperkenalkan karyanya pada anak muda. Pertunjukkan tarinya bisa kamu nikmati lewat platform YouTube juga lo~

Advertisement

Seni tari memang bakal sangat tepat kalau dinikmati secara langsung. Pesan yang ingin disampaikan oleh penari bisa merasuk dalam hati dan memunculkan perasaan tersendiri yang bahkan nggak bisa disampaikan dengan kata-kata. Namun berubahnya pola anak muda dalam memperoleh hiburan dan informasi juga disadari oleh Mila sebagai sebuah transformasi dan perkembangan zaman. Mila lantas memilih untuk menyesuaikan diri dengan kecenderungan generasi zaman sekarang dalam memperoleh informasi. Ya, Mila Rosinta pun membagikan pertunjukan tari di YouTube agar lebih mudah diakses oleh siapa pun.

Bukannya berhenti berkarya, setelah berkeluarga justru Mila dapat support system baru yang selalu mendukungnya. Kok bisa sih?

Salah satu pertunjukan tariMila Rosinta. via www.instagram.com

“Kalau aku ketemu cowok yang melarangku buat menari dulu, wah, langsung coret gitu. Artinya nggak jodoh…”

Banyak perempuan di Indonesia jadi pesimis saat ngomongin karier dan keluarga. Takut masa mudanya hilang jika memutuskan untuk cepat-cepat menikah. Padahal, ada banyak hal yang bisa disiasati loh. Mila Rosinta bahkan mengaku selektif dalam memilih pasangan, pokoknya jangan sampai pasangan kita adalah orang yang justru menentang passion kita. Kalau bisa, pasangan justru adalah orang yang bisa mendukung kita dalam berkarya. Mila Rosinta akhirnya menikah dengan seorang dokter, meski bukan sesama seniman, namun sang suami selalu mendukungnya buat berkarya. Hingga kini, Mila sudah dikaruniai seorang anak perempuan dan tengah mengandung anak keduanya. Bahkan di sela-sela pementasan dan latihan di sanggar tarinya, sang anak selalu ikut dan nggak pernah ditinggal.

Mila Rosinta dengan segala perjuangan yang dia lakukan untuk terus berkarya seharusnya bisa membuatmu tergugah dan semangat. Siapa sih yang nggak ingin sukses, leluasa menyalurkan bakat dan minat, hingga menjadi inspirasi banyak orang? Teruslah berkarya dan mengembangkan bidang yang kamu gemari. Jangan pernah biarkan hambatan yang datang menghentikan karyamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya