Twitter sebagai salah satu platform media sosial ternyata memiliki pengguna yang bermacam-macam. Mulai dari sobat misqueen sampai mereka yang kerjaannya hambur-hamburin uang, dari yang desperate banget sampai yang tiap hari ketawa-ketiwi, hingga dari akun alter sampai yang centang biru. Nggak jarang juga Twitter dijadikan tempat nyampah alias curhat buat ngeluarin unek-unek yang mengganjal di kepala.

Seperti yang dilakukan oleh seorang warganet dengan nama akun @Me**InLove**ou beberapa waktu lalu. Malang nggak dapat ditolak, untung nggak dapat diraih. Bukannya dapat dukungan warganet lain, curhatan tersebut malah panen hujatan seluruh penghuni Twitter. Kok bisa, ya? Simak deh!

Berawal dari cuitan ini, warganet tersebut curhat tentang orderan makanannya yang dibatalkan sepihak oleh pihak driver ojol

Curhat tentang orderan Go Food di Twitter. via twitter.com

Advertisement

Awalnya, warganet ini membagikan ceritanya melalui Twitter ketika dia merasa ditipu oleh seorang driver ojol. Dari cerita yang didapat, kala itu dia memesan makanan dari sebuah warung makan. Namun rupanya sopir tersebut memberi tahu bahwa warung makan yang dimaksud saat itu sudah tutup. Hal lain yang membuat warganet tersebut semakin kesal adalah ketika dia order untuk kedua kalinya, driver itu masih menerimanya hingga akhirnya kembali membatalkannya.

Usut punya usut, ternyata dari isi percakapan sang driver dengan warganet diketahui bahwa driver ojol tersebut menolak orderan itu karena sedang merasa kelelahan. Warganet itu pun semakin geram ketika dia mencoba untuk mengecek ulang melalui akun Instagram warung makan dan mendapat jawaban bahwa mereka saat itu masih buka.

Meski sudah minta maaf, rupanya kemarahan warganet itu nggak terbendung lagi. Hal itu diketahui dari percakapan yang dikirimnya, dia sempat memaki driver tersebut dengan kata-kata yang kasar.

Biasanya kalau curhat di Twitter dapat semangat dan dukungan, kali ini malah panen hujatan dari warganet lain. Hayolo~

Respons warganet. via twitter.com

Advertisement

Curhatan yang dicuitkan oleh akun tersebut rupanya mengundang banyak perhatian dari warganet lainnya. Namun alih-alih mendukung dan menghiburnya agar tetap bersabar, para warganet malah menghujat dan menudingnya bahwa dia keterlaluan dalam menanggapi suatu hal. Nggak cuma satu atau dua orang, bahkan hampir seluruh balasan cuitannya tersebut adalah hujatan.

Ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua, agar nggak gegabah dalam melakukan suatu hal, apalagi menyangkut nasib orang lain. Boleh kok marah, toh itu juga respons alamiah dari dalam diri kita. Tapi jangan sampai deh kita dibutakan oleh amarah, sampai bertindak sesuatu yang menutup pintu rezeki orang lain seperti ini.

Nggak semua hal itu harus diceritakan dan disebarluaskan melalui media sosial. Ada kalanya kita juga harus menahan diri

Bersikap bijak di media sosial. via baylorlariat.com

Memang sih, media sosial adalah tempat bebas di mana semua orang bisa menggunakannya, bebas mengungkapkan dan membagikan apa saja. Namun jika kita bisa berpikir secara jernih, nggak semua hal itu harus dibagikan di dunia maya lo. Ada kalanya kita harus menahan diri dari hal-hal semacam itu agar nggak malah memperburuk suasana.

Jika kamu marah terhadap sesuatu, nggak ada yang melarang kok. Tapi harus diingat, berusahalah untuk menyikapinya secara bijak. Kamu bisa juga lo menceritakan kasus yang dianggap menyebalkan tersebut kepada teman dekat daripada membagikannya di media sosial hingga viral seperti di atas tadi. Semoga hal ini bisa dijadikan hikmah untuk semuanya, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya