Sementara pendidikan seks di Indonesia masih menjadi kontroversi (baca: jauh dari harapan), di beberapa negara lain Pendidikan Seks sudah menjadi salah satu mata pelajaran dasar yang diterapkan dalam kurikulum sekolah.

Seorang guru Pendidikan Seks yang pernah mengajar di dua sekolah di Virginia dan California, mengumpulkan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh murid-murid kelas 9 (setara kelas 3 SMP) kepadanya.

Advertisement

Pertanyaan-pertanyaan tentang seks ini menimbulkan banyak reaksi di kalangan para pembaca… Ada yang merasa lucu, ada yang geli, ada juga yang berpikir dulu mereka juga pernah mempertanyakan hal ini. Kalau reaksi kamu sendiri bagaimana?

“Bisa nggak sih laki-laki hamil? Kalau bisa, melahirkannya lewat mana?” Nggak sedikit yang penasaran soal hal ini. Kamu bisa bantu jawab nggak?

download (6)

Banyak banget yang penasaran soal kehamilan… pada pria via cheezburger.com

Anak umur belasan tahun awal, masih butuh banyak bimbingan tentang seksualitas mereka. Dan jika tidak dibimbing, logika mereka tentang seks bisa salah paham, ngalor ngidul, ke sana kemari. Seperti pertanyaan tentang “Bisa nggak sih, laki-laki hamil?” meskipun terlihat sepele dan lucu, mereka benar-benar butuh informasi yang jelas tentang pertanyaan ini.

“Bisa nggak sih seorang perempuan jadi hamil dari sperma yang sudah keluar di dalam kolam renang?”

Advertisement

dan

“Apakah mungkin untuk jadi hamil karena perempuan dan laki-laki berenang dalam satu kolam?” juga merupakan pertanyaan yang menarik perhatian pembaca.

Hihihihi, lucu adek ini

Hihihihi, lucu adek ini via theheartofcamelot.com

Mungkin beberapa dari kamu pun masih bertanya-tanya benar atau tidaknya. Karena banyak mitos yang bertebaran tentang hamil karena berenang di kolam renang umum dan sebagainya.

Pertanyaan seperti “Apakah vagina bisa jebol?” dan “Bagaimana kalau (saat melahirkan) yang keluar adalah kotoran bukan bayi?” membuat kita meringis sekaligus geli.

download (8)

Bagi yang nggak ngerti, persalinan terkesan ngeri via cheezburger.com

Kelahiran seorang bayi adalah sebuah moment yang indah, tapi kalau mau jujur, prosesnya memang menyakitkan dan berdarah-darah. Mendengar gambaran abstrak tentang bayi yang keluar dari lubang sekecil kemaluan wanita tentu membuat banyak orang, apalagi remaja tanggung seperti anak-anak ini penasaran setengah mati. Emangnya nggak robek itu? Bayi segede itu bisa keluar dari sana? Wow.

“Dari skala 1 sampai 10, seberapa sakit sih melahirkan itu?”

Hahaha, 20 kali, dek!

Huhuhuhuuhh

Huhuhuhuuhh via theheartofcamelot.com

“Kemana perginya tali pusar setelah dipotong lepas dari tubuh bayi?” adalah beberapa pertanyaan lain di atas.

Karena kurangnya informasi yang jelas tentang kehamilan dan proses persalinan akhirnya pertanyaan-pertanyaan ini timbul. Itulah salah satu fungsi pendidikan seks.

“Apakah penis cowok gay lebih besar dari penis cowok straight?” sepertinya size does matter buat anak-anak cowok usia belasan.

download (9)

Apakah ukuran mempengaruhi kepuasan?

Pertanyaan tentang ukuran kejantanan seseorang sepertinya memang selalu menarik hingga sekarang. Nggak cuma buat anak sekolah seperti mereka, tapi banyak juga yang sudah dewasa cuman kurang informasi dan masih bertanya-tanya. Tidak sedikit cowok-cowok yang masih misinformasi dan krisis percaya diri karena ukuran alat vital. Padahal untuk menghindari semua itu, ada ilmu-ilmu yang bisa memberi kita pengetahuan yang jelas.

“Normal nggak sih kalau punya satu testikel yang lebih besar dari dua yang lain?” Lah! Si adek ini, malah nggak tahu mana yang penis mana yang testis… Masa tiga-tiganya biji semua?!

Bijinya tiga ya?

Bijinya tiga ya? via gifs-for-the-masses.tumblr.com

Terbukti dari pertanyaan-pertanyaan anak-anak yang didominasi dengan “Berapa sih ukuran rata-rata alat vital pria itu?” kalau informasi yang masih rancu bisa mempengaruhi pikiranmu.

“Bagaimana caranya memperbesar ukuran alat vital?” well, di Amerika gak ada Mak Erot sih…

“Kenapa sih laki-laki suka bokong (yang besar)? Aku bener-bener nggak ngerti.” Hmmm… kenapa ya? Kamu bisa bantu jawab nggak?

download (11)

Ternyata masih banyak anak-anak yang nggak ngerti soal anatomi umum

“Kenapa orang-orang mengejek micropenis saya? Oh iya nama saya, Andy.”

Micropenis itu apaan sih?”

“Kalau bayi kembar terlahir menempel, apakah dia hanya punya satu alat vital atau satu kemaluan, atau gimana?”

Yap sakit banget

Yap sakit banget via www.i-am-bored.com

“Kenapa rasanya sakit kalau ditentang di bagian buah zakar?”

Meskipun banyak sekali pertanyaan yang bagi sebagian dari kita terlihat lucu di sini, tapi nggak bisa dipungkiri, masih banyak juga yang kita nggak benar-benar ngerti. Hal-hal seperti ini jika jawabannya diketahui dari sumber yang salah tentu bisa jadi masalah.

“Bagaimana caranya mencukur rambut di dalam kemaluan?” Memangnya ada rambut tumbuh di dalam sana, dek?! Serem banget!

download (10)

Waduh! Rambutnya tumbuh ‘di dalam’? via cheezburger.com

Hal-hal yang tabu dan seolah diabaikan sebenarnya perlu menjadi perhatian, karena meskipun masyarakat terkesan cuek, namun anak-anak kan tetap butuh didikan dan jawaban tentang kembang tubuh organ reproduksi mereka. Mereka bisa saja merasa takut atau panik, sementara orang dewasa menganggapnya lucu.

“Normal nggak sih kalau punya rambut yang sangat panjaaaaang di daerah kemaluan?”

Aduh dek

Aduh dek via www.reddit.com

Gimana menurut kamu? Normal nggak?

“Kenapa sih cewek bertingkah sangat menyebalkan kalau sedang haid?” Kenapa hayooo…

download (7)

Awas sedang PMS! via cheezburger.com

Pertanyaan polos ini bisa jadi bahan untuk refleksi juga. Meskipun sedang PMS atau mengalami datang bulan, dan meskipun kadang memang semuanya terjadi secara naluriah, para wanita ga bisa terus menerus menyalahkan dan menjadikan haid sebagai pembenaran buat bersikap nggak mengenakkan terhadap orang lain.

Gak ngeselin kok cuma...

Gak ngeselin kok cuma… via www.reddit.com

“Bagaimana cara orang jaman dulu menggunakan/membuat pembalut” Eh, iya nih, gimana ya caranya? Ada yang tahu nggak?

Selain membantu mengarahkan anak-anak agar tidak salah kaprah tentang seks dan kesehatan organ reproduksinya, pendidikan seks juga mengajarkan hal-hal trivial lain yang juga menarik seperti pertanyaan barusan.

Ternyata begini isi otak para anak-anak yang masih minim pengetahuan akan seks. Membacanya mungkin membuat sebagian dari kita tergelak tapi juga memikirkan apa jadinya kalau mereka sampai dapat jawaban dari sumber yang salah atau tidak bertanggung jawab. Rupanya pendidikan seks juga bukan mata pelajaran yang mengajak murid-muridnya untuk melakukan seks bebas atau tidak sehat; melainkan untuk melindungi diri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya